Tips Memilih Mobil Bekas Yang Masih Ok

Di tengah pandemi Covid-19 yang masih mewabah di Indonesia, memiliki kendaraan pribadi merupakan salah satu pilihan agar terlindung dari penularan di transportasi umum.

Pemerintah telah memberikan relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), agar masyarakat lebih tertarik membeli mobil baru. Tujuannya untuk mendongkrak penjualan di industri otomotif yang mengalami kelesuan selama pandemik.
Namun, membeli mobil bekas juga bisa menjadi pilihan. Ada beberapa faktor yang harus diperhatikan oleh konsumen ketika membeli mobil bekas, agar tidak salah memilih dan mendapatkan kondisi mobil yang kurang memuaskan.
Andi Supriadi, pemilik toko jual-beli mobil bekas, Jordy Mobil di MGK Kemayoran, mengatakan bahwa sebaiknya konsumen menggunakan layanan pengecekan pihak ketiga ketika membeli mobil bekas.

BACA JUGA  Harga Bahan Bakar Terbaru

Adapun tips yang harus dilihat terutama di bagian mesin. Harus diteliti apakah muncul suara aneh dan tidak normal dari mobil yang diincar. Kemudian buka kap mesin dan lihat tulang-tulang mobil di bagian belakang, depan, dan samping, apakah masih bawaan pabrik atau sudah bikinan lain.

“Lihat kaca-kacanya apakah sama semua atau pernah diganti. Karena di kaca ada mereknya sama semua,” kata Andi, saat dihubungi MNC Portal, Minggu (4/4/2021).

Lalu dari sisi interior, lanjut Andi, lihat kondisi jok, serta pedal gas dan rem. Lihat juga kondisi kilometernya dengan mengecek stir apakah sudah linci atau belum.
“Kalau kilometer masih sekitar 50 ribu masih aman. Kalau di atas 100 ribu stir biasanya sudah licin,” tambahnya.

BACA JUGA  Perbedaan Mobil Listrik Hybrid Dan Full Elektrik

Sementara dari sisi kelengkapan surat-surat, menurut Andi ketika membeli di showroom resmi mobil bekas, surat-surat bisa dipastikan aman. Meskipun belum tentu pajaknya masih hidup.

“Kalau di showroom saya kondisi (pajak) pasti hidup. Saya tidak mau kalau pajak mati. Semua faktor tersebut memengaruhi harga, terutama mobil-mobil menengah ke atas,” tandasnya.

Kami mengumpulkan beberapa pertanyaan dari pembaca mengenai tips membeli mobil bekas. Berikut jawaban dari Suparman, Kepala Bengkel Auto 2000 Yos Sudarso.

1. Bagaimana kriteria mesin mobil bekas yang baik?

a. Periksa pencapaian kilometer pada meter dashboard kemudian lihat juga tahun dan bulan pembelian mobilnya, kemudian asumsi rata rata kalau tinggal di Jabotabek setiap hari mobil berjalan (100 kilometer) langsung bisa menaksir yang tertera di meternya masih asli atau sudah diubah.
b.Kalau mendapat informasi rajin service di bengkel resmi malah lebih mudah mendapat data KM terakhirnya.

c.Kalau ada gantungan penggantian oli mesin coba perksa KM terakhir penggantian oli mesinnya.

d.Baru kita dapat memeriksa bagian bagian mesinnya yaitu : – Periksa ruang mesinnya bagian atas dan bawah dalam kondisi bersih atau banyak debu & kebocoran oli; – Periksa jumlah oli mesin dan kwalitas oli mesinnya dengan merasakan kelengketan dan baunya; – Kemudian mesinnya di hidupkan dengarkan saat hidup pertama apakah ada suara suara yang Abnormal (Idling); – Naikkan rpm sampai 3.000 kemudian dengarkan kembali apakah ada suara yang Abnormal; – Gas mesin dengan tiba tiba sampai 5.000 rpm sesaat dan lepas kembali ke posisi Idle periksa pada gas buang knalpot apakah ada warna putih atau bersih gas buangnya , dengarkan juga bunyi pada mesinnya. Kalau gas buang berwarna putih dan ada bunyi Abnormal pada mesin indikasi sudah terjadi keausan atau kebocoran oli mesinnya (mesin kurang baik kondisinya).

e.Coba test jalan dan rasakan apakah mesin ada bunyi bunyi yang abnormal (ngelitik) berarti ruang bakarnya sudah kotor banyak kerak perlu tambahan biaya perawatan mesin .

Tenaga mesin terasa berat. Saat test jalan ini juga bisa di rasakan masuk gigi perpindahannya mudah atau sulit masuk ( 1,2,3,4-5 / R ) Manual atau Matic.

Bila hal hal diatas tidak di temukan kemungkinan besar kondisi mesin masih baik.

2. Apa ciri-ciri mesin mobil yang pernah terendam banjir? Kalau untuk mesin secara Visual dari luarnya bisa dilihat apakah ada bekas karat karat lumpur.

Pada bagian selah-selah yang susah di bersihkan di mesinnya (butuh ketrampilan kusus) apalagi mesin sudahdi lakukan perawatan salon dan biasanya penjual tidak mengijinkan untuk di buka buka bagian mesinnya. Yang mudah di cari malah di bagian dalam mobil dengan merasakan baunya.

3. Tabrakan seperti apa yang mempengaruhi kualitas mesin? Paling utama adalah apabila terjadi tabrakan dan benturan pada bagian mesinnya, bisa dari bawah dan bagian depan.

a. Bagian bawah biasanya terjadi saat nubruk trotoar pembatas jalan atau beton bus way mesinnya bisa pecah

b. Bagian depan jenis tabrakan yang cukup keras sampai dapat menggeser posisi mesinnya ke arah belakang sehingga mesin berikut transmisinya ke dorong ke belakang sampai pecah karet mountingnya .

4. Saat melakukan test drive mobil bekas, apa saja yang harus diperhatikan?

a. Jangan menyalakan audio ( tape , cd , mp3 ) dll saat test drive , karena kita akan merasakan kondisi mobil.

b. Rasakan saat mulai jalan dari 0 – 50 km/jam apakah ada hal hal atau suara suara yang tidak normal.

c. Rasakan saat kecepatan 50 – 120 km / jam biasanya akan terdengar suara ( ban , bearing roda , gardan , transmisi ) apabila kondisinya kurang bagus akan timbul bunyi.

d. Saat kecepatan 120 km/jam di Tol rasakan juga apakah mobil dalam kondisi limbung atau mengayun ayun dengan keras , bila terasa maka tambahan biaya perbaikan Shock Absorber atau ban.

e. Pilih kondisi jalan yang berfariasi antara aspal,beton, con block dan jalan yang berlubang sambil dengarkan apakah ada bunyi bunyi pada bagian bawahnya untuk memastikan bagian kaki kakinya dalam kondisi baik.

5. Bagaimana cara membedakan komponen mesin asli dan palsu? Kalau part sudah terpasang agak sulit membedakan bagi orang awam karena sudah semakin maju cara menirunya yang membedakan biasanya Harga dan life time saat digunakan umurnya pendek. Yang dapat di pastikan beli Part yang original di dealer resmi Auto2000 Toyota ada garansi ke asliannya .

6. Apa saja yang harus dilakukan konsumen setelah membeli mobil bekas? Sebaiknya sebelum membeli mobil bekas, tanyakan apakah ada riwayat servicenya? dimana akan lebih mudah kalau mobil bekas yang di beli rajin di rawat di bengkel resmi.
Seperti di Auto2000 contohnya, kendaraan Toyota yang diservis di Auto2000 pasti tercatat riwayat servisnya.

Sistemnya pun sudah online, maksudnya online adalah semua cabang dan bengkelnya (dari cabang satu ke cabang lain) sistem dan datanya sudah terintegrasi dan terhubung.

Nah kalau tidak ada riwayat servis, pelanggan bisa mulai dengan pencatatan service yang baru.

Untuk kendaraan Toyota, anda dapat datang ke Auto2000 untuk melakukan perbaikan berkala KM yang terdekat dengan mengganti oli komplit (Mesin, Transmisi, Garda) dari sini pelanggan mulai mencatat riwayat service kendaraan yang akan di gunakan harian. Jadi mudah untuk di ingat akan service berikutnya kapan waktunya.

Jika anda memiliki catatan servis, anda memiliki nilai lebih saat mau menjual kembali kendaraan anda. Harga pun bisa lebih baik.

9. Saran dan tips lainnya untuk membeli mobil bekas?

  •  Pastikan surat surat BPKB & STNK Asli sesuai antara nomer mesin dan chasisnya;
  •  Cari mobil bekas yang jelas asal usul history perbaikannya;
  •  Cari mobil bekas yang mulus atau asli body nya tidak bekas tubrukan,kebanjiran,atau karatan karena biaya perbaikan body lebih mahal di bandingkan dengan         komponen mobil lainnya;
  • Cari tempat jual beli mobil bekas yang terpercaya (Autotrust atau mobil 88) ini punya dealer resmi;
  • Cari referensi teman,saudara yang sumbernya jelas;
  • Selamat berburu mobil bekas dengan kualitas terbaik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *