Tahun 2025 menjadi momen besar dalam dunia Android. Google secara mengejutkan merilis Android 16 lebih cepat dari biasanya, dan saat ini versi beta-nya sudah tersedia untuk lini Google Pixel. Sementara itu, Motorola juga mulai mempersiapkan diri untuk meluncurkan update ini ke sejumlah perangkat andalannya.
Namun, tak semua kabar itu menyenangkan. Ternyata, Android 16 akan menjadi pembaruan besar terakhir untuk beberapa perangkat Motorola. Setelah itu, ponsel-ponsel ini tidak akan mendapatkan update Android utama lagi.
Lalu, apakah HP kamu termasuk? Haruskah kamu ganti perangkat di 2026 nanti? Yuk, kita bahas!
Ini Dia Daftar HP Motorola yang Stop Dapat Update Setelah Android 16
Berikut adalah perangkat Motorola yang diprediksi tidak akan menerima update Android 17, alias Android 16 adalah pembaruan terakhir mereka:
- Motorola Edge 40 Pro
- Motorola Edge (2024)
- Motorola ThinkPhone
- Motorola Razr 2023 / Razr 40
- Motorola Razr+ 2023 / Razr 40 Ultra
- Motorola Moto Pad 60 Pro
- Motorola Moto G85
- Motorola Moto G55
- Motorola Moto G35
Daftar ini dibuat berdasarkan kebijakan update Motorola, di mana sebagian besar perangkat hanya mendapat dua hingga tiga kali update Android besar. Artinya, setelah Android 16, kamu masih bisa pakai HP-nya, tapi tidak akan dapat fitur-fitur baru lagi.
Kenapa Android 16 Jadi Batas Akhir?
Sebenarnya wajar jika smartphone punya batas umur update. Umumnya, HP Android hanya dapat dukungan pembaruan 2–3 tahun, kecuali seri flagship seperti Samsung Galaxy S atau Google Pixel yang bisa dapat hingga 7 tahun.
Dalam kasus Motorola, Android 16 menandai akhir dari siklus pembaruan untuk beberapa model—terutama untuk lini Moto G dan Razr generasi 2023.
Artinya, walaupun HP kamu tetap bisa digunakan, kamu tidak akan lagi dapat fitur Android baru atau sistem keamanan paling update setelah itu.
Apa Saja Fitur Baru Android 16?
Walaupun belum sepenuhnya diluncurkan, Android 16 sudah digadang-gadang membawa banyak peningkatan:
- Privasi dan keamanan ditingkatkan
- Performa baterai makin efisien
- Multitasking lebih halus
- Fitur AI lebih pintar
- Tampilan dan personalisasi makin fleksibel
Jadi, bisa dibilang ini pembaruan terakhir yang paling worth it untuk HP Motorola kamu.
Kapan Android 16 Rilis untuk Motorola?
Motorola dikenal lebih lambat dalam menggulirkan update dibanding Samsung atau Xiaomi. Bahkan di pertengahan 2025 ini, masih ada perangkat Motorola yang baru menerima Android 15.
Namun kabarnya, Motorola sudah membuka beta testing Android 16 untuk beberapa perangkat terpilih. Tapi ingat, kuotanya sangat terbatas dan hanya tersedia di negara tertentu.
Untuk versi finalnya, pengguna Motorola diprediksi baru akan mendapatkan update Android 16 sekitar September hingga Oktober 2025. Namun, Motorola jarang memberi tanggal pasti jadi pengguna harus rajin cek notifikasi pembaruan secara manual.
Apa Dampaknya Jika Tidak Update Lagi?
Jika kamu tetap menggunakan perangkat yang berhenti di Android 16, sebenarnya tidak ada yang salah. Namun ada beberapa risiko yang perlu dipertimbangkan:
- Tidak dapat fitur baru dari Android berikutnya
- Risiko keamanan meningkat seiring waktu
- Kompatibilitas aplikasi tertentu bisa terganggu di masa depan
- Tidak mendapat dukungan teknis resmi
Maka dari itu, jika kamu adalah pengguna aktif yang sering mengandalkan smartphone untuk pekerjaan, bisnis, atau gaming, sebaiknya pertimbangkan upgrade di tahun 2026.
Tips: Apakah Harus Langsung Ganti HP?
Belum tentu.
Jika kamu masih nyaman dengan performa HP saat ini, Android 16 akan tetap cukup kuat digunakan hingga 1–2 tahun ke depan. Namun, untuk kamu yang:
- Ingin fitur Android terbaru
- Sering pakai aplikasi berat
- Butuh performa dan keamanan maksimal
Maka mengganti perangkat di tahun depan bisa jadi pilihan terbaik. Khususnya karena Motorola kemungkinan akan merilis lini Edge dan Razr baru dengan dukungan Android 17 dan seterusnya.
Android 16 memang jadi langkah besar, tapi juga menjadi titik akhir untuk beberapa perangkat Motorola. Jika HP kamu termasuk dalam daftar di atas, maka kamu masih punya waktu menikmati update besar terakhir ini.
Namun, jangan abaikan kenyataan bahwa dukungan software tak selamanya. Siapkan strategi ke depan apakah kamu akan bertahan, atau siap sambut perangkat baru?
Dengan dunia teknologi yang terus bergerak cepat, keputusan cerdas hari ini bisa membuat kamu tetap produktif dan aman di masa depan.