Acer Predator Orion 7000: Desktop Gaming dengan Intel Core Ultra 9 dan RTX 5080

acer predator orion 7000 intel core ultra 9 rtx 5080, desktop gaming dengan CPU 24-core, GPU GDDR7, pendingin 360mm, RAM 64GB, dan penyimpanan luas.

Acer Predator Orion 7000: Desktop Gaming dengan Intel Core Ultra 9 dan RTX 5080 (Photo: Gizmochina, Acer)
Acer Predator Orion 7000: Desktop Gaming dengan Intel Core Ultra 9 dan RTX 5080 (Photo: Gizmochina, Acer)

Acer Predator Orion 7000 hadir sebagai desktop gaming yang membawa kombinasi Intel Core Ultra 9 285K dan kartu grafis Nvidia GeForce RTX 5080, dihargai 29.999 yuan, sekitar Rp 66 juta. Unit ini dirancang untuk pemain dan kreator yang butuh performa tinggi sekaligus kemampuan AI untuk beban kerja modern.

Performa CPU dan kemampuan AI

Di jantungnya terpasang Intel Core Ultra 9 285K dengan total 24 core—8 core performa dan 16 core efisiensi—yang bisa mencapai boost hingga 5,7 GHz. Konfigurasi ini membantu menangani game berat sekaligus tugas produktivitas seperti streaming, rendering video, atau multitasking dengan banyak aplikasi.

Prosesor juga dilengkapi NPU untuk mempercepat tugas berbasis AI, yang artinya fitur seperti peningkatan gambar, akselerasi fitur kreatif, atau optimasi tertentu saat bermain bisa berjalan lebih cepat tanpa membebani CPU utama. Ditaruh pada platform Z890 dengan batas daya PL1 200W agar performa lebih stabil dalam sesi panjang.

Acer Predator Orion 7000 dengan Intel Core Ultra 9 dan RTX 5080 (Photo: Gizmochina, Acer)
Acer Predator Orion 7000 dengan Intel Core Ultra 9 dan RTX 5080 (Photo: Gizmochina, Acer)

Grafis, memori, dan opsi penyimpanan

Grafis memakai Nvidia GeForce RTX 5080 dengan memori GDDR7 yang menawarkan bandwidth lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya. GPU ini mendukung DLSS 4 dengan multi-frame generation sehingga frame rate lebih halus melalui teknik upscaling berbasis AI, dan mampu memberikan hingga 1800 TOPS untuk beban AI tertentu.

Untuk RAM disertakan 64 GB DDR5-5600 yang sudah cukup untuk game modern dan tugas kreatif; kapasitas bisa ditingkatkan hingga 128 GB lewat empat slot DIMM. Kapasitas penyimpanan standar adalah SSD 2 TB, ditambah satu slot PCIe Gen5 M.2, dua slot Gen4 M.2, serta satu bay SSD hot-swappable untuk memudahkan upgrade atau backup. Tersedia juga dua bay HDD 3,5 inci untuk kebutuhan arsip besar atau media penyimpanan lokal.

Predator Orion 7000 spesifikasi CPU 24-core dan NPU (Photo: Gizmochina, Acer)
Predator Orion 7000 spesifikasi CPU 24-core dan NPU (Photo: Gizmochina, Acer)

Pendinginan, konektivitas, dan fitur penunjang

Acer menempatkan sistem pendingin FrostBlade X360 dengan AIO 360 mm dan tiga kipas ARGB untuk mengelola panas komponen kelas atas. Casingnya dilengkapi panel kaca tempered panoramic dengan perisai EMI dan pencahayaan ARGB 16,7 juta warna yang bisa diatur lewat perangkat lunak PredatorSense. Bahan plastik yang digunakan diklaim 85 persen dari PCR, sebagai langkah pengurangan limbah plastik.

Bagian konektivitas lengkap: Thunderbolt 4, berbagai port USB 3.2 Gen1 dan Gen2 Type-A, USB-C, output HDMI 2.1 dan DisplayPort, Ethernet RJ45, serta Wi-Fi 6E. Di bagian atas ada tiga port USB-A 3.2 Gen1, satu USB-C 3.2 Gen1, dan jack audio 3,5 mm. Dukungan DTS:X Ultra juga disediakan untuk pengalaman audio spatial yang lebih baik saat bermain atau menonton.

Secara keseluruhan, Predator Orion 7000 ini menggabungkan hardware kelas atas dengan fitur pendinginan dan konektivitas lengkap—cocok untuk pengguna yang ingin desktop siap pakai untuk gaming intensif, streaming, dan pekerjaan kreatif yang membutuhkan performa serta opsi ekspansi luas.

Harga yang diumumkan berada di kisaran Rp 66 juta, mengingat konfigurasi dan komponen yang digunakan, Orion 7000 menawarkan paket lengkap untuk pengguna yang mencari desktop high-end dengan kemampuan AI lebih baik dan fleksibilitas upgrade.