Android 17 Beta 1: fitur penting dan cara pasang di Pixel
Android 17 Beta 1 Pixel membawa perbaikan performa, privasi, dan dukungan layar besar; lihat daftar perangkat yang eligible dan cara instal lengkap.
Android 17 Beta 1 sudah tersedia lebih cepat dari perkiraan, membawa sejumlah perubahan pada performa, privasi, dan dukungan untuk perangkat berlayar besar. Artikel ini merangkum perangkat yang eligible, langkah instalasi yang paling mudah, serta fitur utama yang punya dampak praktis untuk pengguna sehari-hari.
Daftar perangkat yang bisa ikut Android 17 Beta 1
Versi beta awal ini dirilis untuk lini perangkat Pixel. Berikut daftar model yang tercantum sebagai eligible untuk Android 17 Beta 1:
- Pixel 6
- Pixel 6 Pro
- Pixel 6a
- Pixel 7
- Pixel 7 Pro
- Pixel 7a
- Pixel Tablet
- Pixel Fold
- Pixel 8
- Pixel 8 Pro
- Pixel 8a
- Pixel 9
- Pixel 9 Pro
- Pixel 9 Pro XL
- Pixel 9 Pro Fold
- Pixel 9a
- Pixel 10
- Pixel 10 Pro
- Pixel 10 Pro XL
- Pixel 10 Pro Fold
Bila perangkat berada pada versi beta sebelumnya (misalnya Android 16 QPR3 Beta 2.1) dan belum keluar dari program beta, pembaruan Android 17 Beta 1 biasanya datang otomatis melalui menu Pembaruan Sistem.

Cara pasang Android 17 Beta 1
Untuk pengguna yang belum terdaftar dalam program beta, proses pendaftaran cukup sederhana dan dilakukan melalui situs resmi program Android Beta. Pastikan akun Google yang digunakan di perangkat sama dengan akun yang dipakai untuk mendaftar.
- Buka halaman program beta Android (akses via browser) dan pilih perangkat yang ingin didaftarkan; pilih opsi Opt in.
- Setelah pendaftaran berhasil, periksa Settings > System > Software Updates > System Updates untuk mengunduh dan memasang build beta.
- Sebelum memulai instalasi, lakukan cadangan ke layanan cloud atau perangkat lain agar data penting tersimpan.
Catatan penting: versi beta dirancang untuk pengembang dan penguji awal. Performa aplikasi tertentu atau stabilitas sistem bisa berbeda dari rilisan stabil, jadi sebaiknya jangan memasang pada perangkat yang digunakan untuk pekerjaan penting tanpa cadangan data.

Fitur utama Android 17 Beta 1 dan dampaknya
Android 17 Beta 1 lebih menekankan pada perbaikan arsitektural dan dukungan platform daripada perubahan antarmuka besar. Berikut rangkuman fitur yang relevan untuk penggunaan sehari-hari dan implikasinya.
1) Dukungan lebih ketat untuk layar besar dan jendela yang dapat diubah ukuran
Versi ini mewajibkan aplikasi pada perangkat dengan dimensi layar minimum yang besar (smallest width ≥ 600dp) untuk mendukung orientasi landscape dan portrait, serta menyesuaikan saat jendela diubah ukurannya. Dampaknya, tablet, foldable, atau mode jendela desktop akan menghadirkan aplikasi yang lebih adaptif dan minim bug tata letak.
Untuk pengguna, artinya pengalaman multitasking dan penggunaan layar besar akan terasa lebih konsisten—misalnya split screen dan rotasi tidak lagi menyebabkan tampilan aplikasi berantakan pada perangkat yang didukung.
2) Perbaikan performa runtime
Sejumlah perubahan rendah-level ditujukan untuk mengurangi lag dan waktu jeda pengumpulan sampah (garbage collection). Implementasi seperti Lock-free MessageQueue dan generational garbage collection mengurangi beban CPU saat aplikasi bekerja berat.
Hasil praktisnya: animasi dan interaksi UI berpotensi lebih halus, terutama pada aplikasi yang intensif memori atau sering memicu proses latar belakang.
3) Optimalisasi field statis untuk runtime yang lebih agresif
Pemberlakuan aturan lebih ketat pada penggunaan static final fields memungkinkan runtime melakukan optimisasi lebih agresif. Untuk pengembang, ini berarti potensi peningkatan performa aplikasi tanpa perubahan besar pada kode; bagi pengguna, aplikasi bisa meluncur lebih cepat dan responsif.
4) Pembaruan pada kamera dan perekaman video
Pembaruan termasuk sesi kamera dinamis untuk transisi mode yang lebih mulus, pengaturan kualitas konstan untuk perekaman lebih lama, dan dukungan Versatile Video Coding (VVC) bila perangkat memiliki hardware yang mendukung. Pada praktiknya, fitur ini membantu pencipta konten menghasilkan rekaman dengan kualitas stabil dan transisi mode yang lebih rapi.
5) Audio, VoIP, dan Wi-Fi yang lebih matang
Kerangka audio diperbarui, riwayat panggilan VoIP kini mendukung avatar serta kontrol privasi lebih baik, dan Wi-Fi Ranging menambahkan deteksi jarak serta opsi pengukuran yang lebih aman. Untuk pengguna sehari-hari, panggilan internet dan fitur lokasi berbasis Wi‑Fi bisa lebih andal dan privasi lebih terjaga.
6) Manajemen perangkat pendamping yang lebih spesifik
CompanionDeviceManager menambahkan dua profil baru: Medical Devices dan Fitness Trackers. Ini menyederhanakan permintaan izin dan identifikasi perangkat, sehingga akses dan integrasi perangkat kesehatan atau kebugaran menjadi lebih rapi.
Bagaimana timeline rilis dan apa yang harus diperhatikan
Platform Stability dijadwalkan akan dimulai pada fase berikutnya, di mana API dan perilaku aplikasi akan difinalisasi. Rilisan stabil diperkirakan tiba pada sekitar kuartal ketiga 2026 menurut timeline pengembangan.
Saat ini, memasang beta cocok bagi yang ingin mencoba fitur awal dan bagi pengembang yang perlu menguji kompatibilitas aplikasi. Pengguna biasa disarankan menimbang risiko bug dan selalu memastikan cadangan data sebelum berpartisipasi.
Versi beta ini menunjukkan arah fokus pada perangkat layar besar, efisiensi runtime, dan fitur media yang lebih kaya. Perubahan tersebut bertujuan membuat pengalaman pengguna pada perangkat modern lebih konsisten—terutama bagi yang memakai tablet, foldable, atau banyak aplikasi multimedia. Ikuti pembaruan selanjutnya untuk perkembangan stabil dan panduan kompatibilitas aplikasi.