Apakah MacBook Air M4 Layak Dibeli di 2026 untuk Kerja dan Kuliah Sehari Hari

MacBook Air M4 hadir dengan RAM 16 GB sebagai standar, performa efisien, dan harga lebih masuk akal untuk pengguna Apple di 2025.

Apakah MacBook Air M4 Layak Dibeli di 2026 untuk Kerja dan Kuliah Sehari Hari
Apakah MacBook Air M4 Layak Dibeli di 2026 untuk Kerja dan Kuliah Sehari Hari (Foto: Apple)

Memasuki 2026, banyak calon pembeli masih ragu membeli MacBook Air M4, karena di range harganya tidak ada desain baru atau layar 120 Hz . Pertanyaannya masuk akal. Di sisi lain, Apple justru membuat Air M4 terasa seperti laptop yang baru matang di waktu yang tepat, bukan sekadar produk transisi.

MacBook Air M4 bukan mesin pamer teknologi. Ia adalah laptop kerja harian yang dirapikan secara fundamental. Dan justru itu yang membuatnya relevan untuk 2026, khususnya untuk mahasiswa dan pekerja kantoran.

Posisi MacBook Air M4 di 2026

Di tahun 2026, MacBook Air M4 duduk di posisi yang unik. Ia bukan yang termurah, bukan yang paling kencang, dan jelas bukan yang paling futuristik. Namun ia berada di titik keseimbangan yang sulit disaingi laptop lain.

Apple akhirnya menurunkan harga awal sekaligus menaikkan standar RAM ke 16 GB. Dua hal ini mengubah karakter MacBook Air secara drastis. Di 2026, RAM 16 GB bukan lagi kemewahan, melainkan syarat minimum agar laptop terasa awet beberapa tahun ke depan.

Performa untuk Kerja dan Kuliah

Untuk kebutuhan kerja dan kuliah, MacBook Air M4 berada di zona aman.

Menulis, riset, presentasi, puluhan tab browser, aplikasi pesan, hingga pengolahan foto ringan berjalan tanpa hambatan berarti. Bahkan untuk editing video ringan dan desain grafis non intensif, performanya masih terasa lega.

Chip M4 memang bukan lompatan besar dari M3, tapi efisiensinya terasa. Laptop jarang panas, performa stabil, dan tidak terasa melambat saat multitasking panjang. Untuk mahasiswa dan pekerja non teknis berat, ini adalah jenis performa yang lebih penting dibanding angka benchmark.

Bagaimana dengan AI di 2026

Di 2026, AI bukan lagi fitur tambahan. Ia sudah menjadi bagian dari alur kerja.

MacBook Air M4 cukup siap menghadapi itu. Fitur kecerdasan buatan di macOS berjalan mulus dan tidak terasa memaksa. AI hadir sebagai alat bantu menulis, merapikan dokumen, mengolah foto, dan membantu pencarian konteks kerja.

Yang penting, semua itu bisa berjalan tanpa membuat laptop terasa berat atau boros daya. Untuk laptop tanpa kipas, ini poin besar.

Layar dan Desain, Masih Layak atau Mulai Ketinggalan

Di sinilah kompromi terbesar MacBook Air M4.

Layar 13,6 inci Liquid Retina masih sangat bagus untuk kerja lama. Tajam, akurat warna, dan nyaman di mata. Namun refresh rate 60 Hz di 2026 terasa biasa saja, terutama jika pengguna terbiasa dengan layar 90 Hz atau 120 Hz di perangkat lain.

Desainnya pun konservatif. Tipis, ringan, rapi, tapi tidak lagi memicu rasa “wow”. Namun untuk kuliah dan kerja, desain seperti ini justru aman. Tidak mencolok, mudah dibawa, dan tetap terasa premium.

Port dan Produktivitas

Dua USB C, MagSafe, dan jack audio masih cukup untuk mayoritas pengguna. Dongle tetap dibutuhkan, dan ini bukan kabar baik.

Namun ada satu peningkatan penting yang sering luput diperhatikan. MacBook Air M4 kini mendukung dua monitor eksternal tanpa harus menutup layar laptop. Untuk kerja serius di meja, ini mengubah pengalaman secara signifikan.

Bagi mahasiswa tingkat akhir atau pekerja yang mulai sering multitasking, ini membuat MacBook Air terasa jauh lebih dewasa.

Daya Tahan Baterai untuk Aktivitas Seharian

Baterai adalah alasan utama kenapa MacBook Air M4 masih sangat relevan di 2026.

Dalam penggunaan nyata, laptop ini bisa bertahan satu hari penuh kerja atau kuliah tanpa perlu membawa charger. Bahkan dengan pemakaian cukup intens, angka 12 jam masih realistis.

Tidak ada kipas berarti tidak ada suara dan tidak ada panas berlebih di pangkuan. Untuk kerja panjang di perpustakaan, kafe, atau ruang kelas, ini keunggulan yang sering diremehkan sampai benar benar dibutuhkan.

Siapa yang Cocok Membelinya di 2026

MacBook Air M4 sangat cocok untuk
Mahasiswa yang ingin laptop awet hingga lulus
Pekerja kantoran dan profesional kreatif ringan
Pengguna yang mengutamakan stabilitas dan baterai
Pembeli yang ingin ekosistem Apple tanpa masuk harga Pro

MacBook Air M4 kurang cocok untuk
Editor video berat dan pekerjaan render panjang
Pengguna yang menuntut layar refresh tinggi
Mereka yang butuh banyak port tanpa dongle

Apakah Masih Worth It Dibanding Alternatif

Di 2026, banyak laptop Windows menawarkan spesifikasi lebih agresif di harga serupa. Namun sedikit yang bisa menandingi kombinasi performa stabil, baterai panjang, dan pengalaman sistem yang konsisten seperti MacBook Air M4.

Inilah kekuatan utama Apple. Bukan di satu aspek, tapi di keseimbangan keseluruhan.

Kesimpulan Redaksi

Jika pertanyaannya apakah MacBook Air M4 masih layak dibeli di 2026 untuk kerja dan kuliah sehari hari, jawabannya iya, dengan keyakinan yang cukup tinggi.

Ia bukan laptop paling menggoda di etalase. Tapi ia adalah laptop yang paling jarang membuat penggunanya menyesal setelah satu atau dua tahun pemakaian.

MacBook Air M4 adalah definisi laptop matang. Tidak sempurna, tidak heboh, tapi tahu persis apa yang dibutuhkan mayoritas penggunanya di 2026.