Asus ROG Kithara: Headset Planar Magnetic yang Memprioritaskan Kualitas Suara
asus rog kithara planar magnetic headset menonjolkan kualitas audio dengan driver planar 100mm, desain open-back, jack 4.4mm balanced dan mic MEMS.
Asus mengambil langkah berbeda lewat ROG Kithara: bukan sekadar menambahkan lampu RGB atau fitur nirkabel, melainkan menempatkan kualitas suara sebagai fokus utama. Produk ini tampil sebagai crossover antara headphone audiophile dan headset gaming, berbekal driver planar besar dan desain open-back.
Apa yang membuat Kithara berbeda?
Inti Kithara adalah driver planar magnetic berukuran 100mm, yang biasanya ditemui pada perangkat audiophile. Keunggulan tipe driver ini terasa pada pemisahan detail antara bass, mid, dan treble, sehingga efek langkah kaki atau sumber suara arah lebih mudah dikenali tanpa dipenuhi bass berlebih.
Perangkat memakai desain open-back, yang membuat soundstage terasa lebih luas dan natural. Imbasnya, isolasi suara ke luar dan masuk jadi minim, sehingga tidak ideal untuk penggunaan di tempat bising atau saat bepergian, namun bagus untuk sesi gaming di rumah atau dengar musik di lingkungan tenang.

Spesifikasi inti
- Driver planar magnetic: 100mm.
- Rentang frekuensi yang diklaim: 8Hz hingga 55kHz (lebih luas dari rentang pendengaran manusia).
- Desain open-back untuk soundstage lebih luas.
- Berat sekitar 420 gram, dengan rangka yang memadukan logam di area engsel dan headband.
Konektivitas, mikrofon, dan fitur lain
Kithara menyediakan beberapa pilihan koneksi: jack 3,5mm standar, konverter 6,3mm, serta jack 4,4mm balanced — pilihan yang jarang ada di headset gaming dan memberi opsi koneksi ke perangkat yang mendukung output balanced. Satu adapter USB-C juga disertakan sehingga kompatibilitas dengan perangkat modern lebih luas.
Mikrofon yang disertakan adalah boom mic detachable berbasis teknologi MEMS dengan rentang 20Hz–20kHz, cukup untuk kebutuhan komunikasi permainan atau obrolan online. Tidak tersedia mode nirkabel, active noise cancellation, atau pencahayaan RGB; semua tanda bahwa fokus produk memang pada kualitas suara.
Kelengkapan kotak
- Kabel 3,5mm serta adapter 6,3mm dan 4,4mm balanced.
- Adaptor USB-C untuk koneksi digital.
- Boom mic detachable MEMS dan earpad ekstra.
Kenyamanan penggunaan sehari-hari
Berat sekitar 420 gram membuat Kithara tidak termasuk ringan, yang kerap jadi kompromi desain planar besar. Kenyamanan pemakaian panjang akan bergantung pada bentuk kepala dan toleransi terhadap bobot; bantalan tambahan dalam paket dapat membantu menyesuaikan posisi pemakaian.
Untuk pengguna mobile-first di Indonesia, dua catatan penting: pertama, desain open-back membuatnya kurang cocok dipakai di kendaraan umum atau ruang publik karena kebocoran suara; kedua, jack 4,4mm balanced dan adapter USB-C membuka kemungkinan kualitas lebih baik jika tersambung ke sumber yang mendukung output berkualitas tinggi.
Harga yang disebutkan saat peluncuran adalah sekitar Rp 4,5 juta, menempatkan Kithara pada segmen penggemar audio dan pemain yang ingin kompromi antara keakuratan suara dan kebutuhan gaming. Dengan pendekatan yang mengutamakan kualitas suara ketimbang fitur gemerlap, produk ini lebih cocok bagi yang sering bermain di ruang tenang atau ingin pengalaman audio yang mendekati headphone audiophile sekaligus bisa dipakai untuk gaming.
Dalam penggunaan sehari-hari, ROG Kithara terasa seperti pilihan bagi yang menilai kualitas suara sebagai prioritas; bagi yang membutuhkan isolasi, mode nirkabel, atau lampu custom, pilihan lain mungkin lebih sesuai. Hadirnya konektor balanced dan adapter USB-C membuatnya fleksibel untuk setup desktop maupun perangkat modern, sementara bobot dan desain open-back menjadi pertimbangan utama sebelum membeli.