BCA raih sertifikasi manajemen AI dan privasi: Apa artinya bagi nasabah

BCA raih sertifikasi manajemen AI dan privasi, termasuk ISO 42001 dan ISO 27701, menjanjikan pengelolaan data dan penggunaan AI yang lebih aman bagi nasabah.

BCA raih sertifikasi manajemen AI dan privasi: Apa artinya bagi nasabah (Photo: GadgetDIVA)
BCA raih sertifikasi manajemen AI dan privasi: Apa artinya bagi nasabah (Photo: GadgetDIVA)

BCA raih sertifikasi manajemen AI dan privasi setelah menerima dua standar internasional, ISO 42001 dan ISO 27701, sebagai bukti komitmen terhadap keamanan data dan tata kelola AI.

Apa yang berubah untuk nasabah

Dengan sertifikat ISO 27701, pengelolaan data pribadi nasabah diupayakan lebih terukur dari hulu ke hilir. Proses pengumpulan, penyimpanan, hingga penghapusan data harus mengikuti prosedur yang jelas sehingga potensi penyalahgunaan dapat diminimalkan.

Hasilnya, pengguna layanan digital BCA bisa lebih tenang saat melakukan transaksi lewat aplikasi atau kanal online, karena ada standar tertulis yang mengatur bagaimana data sensitif diperlakukan. Dalam praktik sehari-hari, ini berarti langkah keamanan dan audit internal yang lebih konsisten.

Mengapa sertifikasi manajemen AI penting

Sertifikat ISO 42001 menempatkan penggunaan kecerdasan buatan pada kerangka tata kelola. Standar ini mendorong bank untuk memastikan sistem AI bekerja dengan etika, dapat dipertanggungjawabkan, dan tidak merugikan kepentingan nasabah.

Bagi pengguna, perhatian pada manajemen AI berpengaruh pada keputusan otomatis yang mungkin memengaruhi layanan perbankan, seperti penilaian risiko atau rekomendasi produk. Pengaturan yang baik membuat proses tersebut lebih transparan dan mengurangi potensi bias atau kesalahan yang tidak terdeteksi.

Langkah BCA dan signifikansi industri

Penyerahan kedua sertifikat berlangsung di kantor pusat BCA dan diterima oleh jajaran manajemen bank sebagai bagian dari transformasi digital mereka. Pernyataan resmi manajemen menekankan bahwa inovasi harus berjalan seiring dengan tata kelola yang baik.

Secara industri, langkah ini menegaskan bahwa adopsi teknologi baru tidak boleh melupakan aspek perlindungan pengguna. BCA menempatkan keamanan dan etika sebagai dasar saat mengembangkan layanan digital agar kenyamanan tetap didampingi rasa aman.

Catatan untuk pengguna harian

Untuk nasabah, sertifikasi bukan jaminan mutlak terhadap seluruh jenis risiko, namun menjadi indikator bahwa bank menerapkan praktik terbaik dalam pengelolaan data dan AI. Pengguna tetap disarankan memeriksa izin aplikasi, memperbarui perangkat lunak, dan menggunakan fitur keamanan pribadi seperti otentikasi dua faktor.

Perubahan paling terasa adalah meningkatnya audit internal dan kebijakan penghapusan data yang lebih jelas. Ini berpotensi memperkecil jejak digital yang tidak perlu dan memberi kontrol lebih baik kepada nasabah atas informasi pribadi mereka.

Kesimpulan

Pencapaian dua sertifikat internasional oleh BCA menegaskan pendekatan yang lebih serius terhadap privasi dan tata kelola AI. Bagi pengguna layanan perbankan digital, hal ini seharusnya diterjemahkan menjadi pengalaman yang lebih aman dan proses yang lebih transparan tanpa mengorbankan kenyamanan bertransaksi.

Ke depan, komitmen tersebut perlu diikuti oleh implementasi nyata dan komunikasi yang mudah dipahami agar nasabah benar-benar merasakan manfaat dari standar yang diterapkan.