Kebutuhan masif akan memori DRAM dan NAND flash dari raksasa AI seperti OpenAI sempat memicu kenaikan harga komponen penyimpanan secara drastis sejak Oktober 2025. Namun, data terbaru menunjukkan tren yang lebih stabil bagi konsumen yang berencana melakukan upgrade perangkat keras dalam waktu dekat.
- Harga rata-rata DDR5 RAM hanya naik 1 persen selama Juni 2026.
- DDR3 dan DDR4 justru mengalami penurunan harga tipis pada bulan yang sama.
- M.2 SSD kini berada di kisaran dua kali lipat harga dari tahun lalu.
- SSD kapasitas 8 TB dengan DRAM cache melonjak hingga 24 persen.
- Harga terendah untuk SSD 8 TB kini menyentuh Rp17.800.000.
Stagnasi Harga di Pasar Ritel
Setelah mengalami kenaikan hingga empat kali lipat antara September 2025 sampai Januari 2026, harga memori di pasar ritel cenderung stagnan. Pemantauan 3D Center menunjukkan bahwa kenaikan harga yang terus terjadi di tingkat industri belum sepenuhnya dibebankan kepada pembeli akhir.
Faktor utama di balik kondisi ini adalah tingkat inventaris yang masih tinggi di gudang distributor, sementara minat beli konsumen tetap rendah. Selain itu, penyesuai, kenaikan harga di akhir tahun 2025 memang sudah dilakukan secara agresif, sehingga ruang untuk kenaikan tambahan menjadi terbatas.
Pilihan Memori yang Lebih Hemat
Bagi pengguna yang masih mengandalkan platform dengan dukungan DDR4, saat ini adalah momen yang cukup tepat untuk melakukan penghematan. Dibandingkan dengan DDR5 yang terus menunjukkan tren kenaikan tipis, harga modul DDR4 justru bergerak turun pada Juni lalu.
Meskipun harga DDR4 saat ini masih berada di kisaran tiga kali lipat dari tahun sebelumnya, selisih harga tersebut jauh lebih masuk akal bagi pengguna yang ingin memperpanjang usia pakai PC tanpa harus beralih ke platform baru. Keputusan ini menjadi opsi cerdas bagi pekerja lepas atau pemilik bisnis kecil yang membutuhkan kapasitas memori besar untuk multitasking.
Dinamika Harga SSD Kapasitas Tinggi
Kondisi berbeda terlihat pada sektor penyimpanan SSD. Rata-rata harga M.2 SSD hanya naik sekitar 1,8 persen di bulan Juni. Namun, perhatian khusus perlu diberikan pada SSD berkapasitas besar yaitu 8 TB yang dilengkapi dengan DRAM cache.
Kategori SSD 8 TB mengalami lonjakan harga yang cukup signifikan sebesar 24 persen. Sebagai gambaran, harga terendah untuk SSD 8 TB saat ini berada di angka Rp17.800.000 (1.029 Euro). Sementara itu, model populer seperti WD_Black SN850X kapasitas 8 TB di pasar Amerika Serikat dibanderol seharga Rp23.500.000 (1.499 Dolar AS).
Analisis Penggunaan
Komponen dengan DRAM cache seperti seri 8 TB tersebut memang lebih optimal untuk kebutuhan workstation berat, seperti editing video resolusi tinggi atau pengelolaan database besar. Pengguna kasual atau pekerja kantoran disarankan untuk memilih SSD kapasitas 1 TB atau 2 TB yang memiliki fluktuasi harga jauh lebih stabil dibandingkan varian kapasitas masif yang saat ini sedang mengalami kelangkaan pasokan komponen tertentu.
Via: Notebookcheck

