Kabar mengenai perangkat lipat pertama dari Apple kembali memicu perhatian. Berdasarkan laporan terbaru dari rantai pasokan, perangkat yang digadang-gadang sebagai iPhone Ultra ini diprediksi baru akan menyapa pasar pada awal 2027.
- Peluncuran iPhone lipat diantisipasi pada awal 2027.
- Harga model dasar diprediksi mencapai Rp31.500.000.
- Varian penyimpanan tertinggi bisa menyentuh Rp34.600.000.
- Perangkat ini bakal menjadi pesaing langsung Samsung Galaxy S27 Ultra.
Penundaan Pengembangan Perangkat Lipat
Laporan dari United Daily News Group menyebutkan adanya penundaan pengembangan setidaknya empat bulan dari jadwal semula. Apple kemungkinan besar tidak akan merilis perangkat ini bersamaan dengan seri iPhone 18 Pro di bulan September. Pengumuman resmi mungkin terjadi di acara September, namun ketersediaan unit di pasar baru akan terjadi pada awal 2027.
Harga dan Posisi di Pasar
iPhone Ultra diproyeksikan mencetak rekor sebagai iPhone termahal yang pernah diproduksi. Dengan estimasi harga dasar Rp31.500.000, perangkat ini memiliki selisih harga sekitar 66 persen lebih tinggi dibanding model Pro Max saat ini. Untuk pasar Eropa, angka tersebut bahkan diprediksi bisa menembus Rp40.000.000 karena penyesuaian harga regional.
Analisis Target Pengguna
Mengingat banderol harga yang sangat tinggi, perangkat ini diposisikan sebagai produk ultra premium yang menyasar pengguna kelas atas atau kolektor teknologi. Dengan harga tersebut, ekspektasi terhadap durabilitas mekanisme lipatan dan optimasi perangkat lunak sistem operasi tentu akan sangat tinggi untuk menandingi dominasi seri Ultra dari kompetitor.
Komparasi dengan Kompetitor
Samsung Galaxy S27 Ultra akan menjadi lawan tangguh bagi iPhone Ultra. Samsung telah memiliki pengalaman panjang dalam mengoptimalkan layar lipat dan integrasi fitur produktivitas. Apple harus membawa inovasi yang benar-benar berbeda agar mampu mengejar target penguasaan 30 persen pasar perangkat lipat yang diprediksi mencapai 11 juta unit pada 2027.
Referensi: Apple | Notebookcheck
