Dunia konsol genggam kembali diramaikan dengan kehadiran dua perangkat baru dari OneXPlayer yang mengandalkan chipset Intel Arc G3 Extreme. Langkah ini menjadi jawaban bagi para gamer yang menginginkan performa tinggi di dalam bodi ringkas, sekaligus menantang dominasi prosesor Ryzen AI Z2 Extreme yang mulai populer di pasaran.
- Menggunakan chipset Intel Arc G3 Extreme dengan iGPU Arc B390.
- OneXPlayer X2 mempertahankan desain tablet dengan kontroler yang bisa dilepas.
- OneXPlayer Apex Air hadir dengan fitur baterai 85W yang dapat dilepas pasang.
- Kompatibilitas aksesori yang luas dengan generasi sebelumnya.
Pembaruan pada Lini X2 dan Apex Air
OneXPlayer X2 hadir sebagai penerus dari model X1 yang sebelumnya mengandalkan Core Ultra 7 155. Dari tampilan awal, perangkat ini tetap mempertahankan konsep tablet dengan mekanisme kontroler lepas pasang. Hal ini memudahkan pengguna untuk menggunakan aksesori lama mereka tanpa perlu membeli perangkat tambahan, sehingga transisi ke model baru terasa lebih praktis.
Sementara itu, OneXPlayer Apex Air mengadopsi desain dari model non-Air yang mengedepankan mobilitas. Salah satu nilai jual utama pada versi ini adalah penggunaan baterai 85W yang bisa ditukar dengan mudah. Fitur ini memberikan keleluasaan bagi pengguna untuk bermain lebih lama tanpa harus terikat pada kabel pengisi daya dalam waktu yang lama.

Analisis Penggunaan dan Performa
Dengan integrasi chipset Intel Arc G3 Extreme dan iGPU Arc B390, perangkat ini ditargetkan bagi pengguna yang membutuhkan tenaga ekstra untuk menjalankan game berat. Konsol ini dirancang untuk menangani beban kerja grafis yang intensif, menjadikannya pilihan bagi gamer yang sering berpindah tempat namun enggan mengorbankan kualitas visual atau frame rate. Penggunaan chipset Intel terbaru ini memastikan efisiensi daya dan kemampuan pemrosesan yang lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya.

Lanskap Produk dan Peta Persaingan
Kehadiran dua perangkat ini memperketat peta persaingan di pasar konsol genggam berbasis Windows. Meskipun rincian harga resmi belum diumumkan, produk ini diposisikan untuk bersaing di segmen kelas atas. Sebagai perbandingan, model sebelumnya seperti ROG Flow Z13 dengan AI Max 390 dipasarkan di kisaran Rp28.200.000 (1.799,99 dolar AS). OneXPlayer diprediksi akan segera memberikan informasi lebih detail mengenai harga dan ketersediaan global untuk perangkat dengan Intel Arc G3 Extreme ini dalam waktu dekat.
Via: Notebookcheck
