Klaim Performa AMD Lawan MacBook Neo: Benarkah Game Berat Bisa Berjalan Lancar

16 Jun, 2026 3 min read
AMD meluncurkan kampanye pemasaran yang membandingkan performa laptop Ryzen dengan MacBook Neo seharga Rp9,2 jutaan. Apakah klaim gaming mereka benar-benar akurat?
Klaim Performa AMD Lawan MacBook Neo: Benarkah Game Berat Bisa Berjalan Lancar

Persaingan di segmen laptop harga terjangkau kini semakin memanas. Apple melalui MacBook Neo seharga Rp9,2 jutaan mencoba merambah pasar yang sebelumnya didominasi oleh perangkat berbasis Windows. Namun, langkah ini mendapatkan tantangan serius dari AMD melalui kampanye pemasaran terbaru mereka.

  • MacBook Neo hadir di harga sekitar Rp9,2 jutaan dengan keunggulan desain metal dan efisiensi chip ala iPhone.
  • AMD mengklaim laptop berbasis Ryzen 5 220 dan 240 lebih unggul untuk kebutuhan gaming dibandingkan produk Apple.
  • Terdapat perdebatan mengenai klaim AMD yang mempromosikan game berat berjalan di bawah 20 fps sebagai pengalaman yang layak.
  • Benchmark independen menunjukkan keunggulan MacBook Neo dalam tugas sehari-hari dibandingkan klaim produktivitas dari pihak kompetitor.

Sengketa Klaim Gaming dan Realita Pengguna

Perbandingan visual antara laptop berbasis AMD Ryzen dan MacBook Neo dalam penggunaan sehari hari
Pilihan antara laptop Windows dan MacBook Neo bergantung pada preferensi fitur dan kebutuhan penggunaan (Photo: AMD dan Apple)

AMD baru saja meluncurkan kampanye yang membandingkan laptop berbasis Ryzen 5 240 dengan MacBook Neo. Pihak AMD menyebutkan bahwa laptop mereka mampu menjalankan 20 game populer pada resolusi 1080p dengan pengaturan grafis rendah. Sebaliknya, mereka mengklaim 15 dari game tersebut sama sekali tidak berjalan di perangkat Apple.

Namun, angka yang dipromosikan tersebut menuai tanda tanya besar bagi para pengguna. Sebagai contoh, judul game populer seperti Starfield hanya berjalan pada 14 fps, sementara Assassin Creed Shadows tercatat di angka 17 fps. Memasarkan kecepatan frame rendah tersebut sebagai pengalaman bermain yang bisa dinikmati tentu menjadi perdebatan tersendiri di kalangan komunitas teknologi.

Perbandingan Performa di Dunia Nyata

Ilustrasi pengujian performa grafis pada laptop gaming kelas entri
Klaim performa gaming pada perangkat mobile sering kali memerlukan pengujian mendalam (Photo: AMD dan Apple)

Penting untuk memahami bahwa banyak game yang dijadikan acuan oleh AMD memang tidak memiliki dukungan asli untuk sistem operasi macOS. Walaupun beberapa judul bisa dimainkan menggunakan perangkat lunak pihak ketiga, pengalaman yang didapatkan tentu tidak akan seoptimal pada ekosistem Windows yang didukung secara penuh.

Di sisi lain, MacBook Neo tetap memiliki keunggulan tersendiri. Berdasarkan pengujian menggunakan Geekbench 6.6, perangkat ini justru menunjukkan hasil yang lebih stabil untuk penggunaan harian, baik dalam tugas single-thread maupun multi-thread. Bahkan, chip grafis milik Apple mampu mencatatkan performa hingga 50 persen lebih cepat pada beberapa skenario pengujian tertentu.

Lanskap Produk dan Pilihan Pengguna

Desain fisik MacBook Neo yang menonjolkan kualitas material metal
Material bodi premium menjadi salah satu nilai jual utama MacBook Neo (Photo: AMD dan Apple)

Memilih antara laptop Windows dengan prosesor Ryzen atau MacBook Neo memang bergantung pada kebutuhan spesifik. Laptop Windows menawarkan fleksibilitas lebih baik seperti ketersediaan layar sentuh, variasi desain yang beragam, serta jumlah port yang lebih melimpah. Ini adalah pilihan tepat bagi pengguna yang mengutamakan kompatibilitas aplikasi luas dan konektivitas.

Sementara itu, MacBook Neo tetap menjadi pilihan menarik bagi mereka yang menginginkan efisiensi daya tinggi dan kualitas bodi premium dengan harga yang cukup kompetitif di kelasnya. Bagi calon pembeli, sangat disarankan untuk selalu melihat ulasan mendalam dan tidak langsung menelan mentah-mentah angka pemasaran dari vendor, karena kebutuhan penggunaan nyata sering kali berbeda dengan hasil benchmark di atas kertas.

Detail port dan konektivitas pada laptop berbasis Windows
Fleksibilitas port menjadi keunggulan laptop Windows dibandingkan produk Apple (Photo: AMD dan Apple)
Pengguna sedang menggunakan laptop untuk produktivitas kreatif
Kinerja harian menjadi faktor krusial bagi pengguna laptop saat ini (Photo: AMD dan Apple)

Via: Notebookcheck