Bug HyperOS Bikin Redmi Note 14 Mati Mendadak, Masalah Baterai Ini Jadi Alarm Serius untuk Pengguna
Bug HyperOS bikin Redmi Note 14 mati mendadak saat baterai lemah. Xiaomi sudah mengakui masalah ini dan menyiapkan solusi sementara.
Redmi Note 14 tiba tiba mati saat baterai belum benar benar habis bukan lagi cerita segelintir pengguna. Dalam beberapa minggu terakhir, keluhan ini muncul konsisten di berbagai wilayah, cukup untuk membuat Xiaomi akhirnya angkat bicara. Masalah ini penting diperhatikan sekarang karena menyangkut kestabilan harian perangkat yang dipakai jutaan orang, terutama di kelas menengah yang mengandalkan ponsel sebagai alat utama kerja dan komunikasi.
Masalah Utama Ada di Pembacaan Baterai
Dari penjelasan resmi Xiaomi, sumber masalahnya bukan baterai rusak, melainkan kesalahan kalibrasi di HyperOS. Sistem menampilkan sisa daya yang terlihat aman, padahal kapasitas baterai sebenarnya sudah hampir habis. Akibatnya, ponsel mati mendadak tanpa peringatan, bahkan saat indikator masih menunjukkan 10 sampai 15 persen.
Dalam pemakaian nyata, kondisi ini berisiko. File yang belum tersimpan bisa hilang, aplikasi bisa rusak, dan dalam beberapa kasus perangkat butuh waktu lebih lama untuk menyala kembali setelah diisi daya.
Versi HyperOS yang Terdampak
Xiaomi mengonfirmasi bug ini terjadi di versi tertentu HyperOS yang berjalan di Redmi Note 14 dan Redmi Note 14 Pro. Artinya tidak semua pengguna terdampak, tetapi jumlahnya cukup besar hingga masuk kategori prioritas perbaikan. Ini bukan bug kecil yang bisa diabaikan, melainkan gangguan yang langsung terasa dalam aktivitas harian.
Solusi Sementara yang Disarankan Xiaomi
Sambil menunggu pembaruan resmi, Xiaomi menyarankan pengguna melakukan kalibrasi baterai manual. Caranya sederhana tapi perlu disiplin. Gunakan ponsel hingga benar benar mati karena kehabisan daya, lalu isi ulang sampai 100 persen tanpa jeda. Langkah ini membantu sistem membaca ulang kapasitas baterai secara lebih akurat.
Beberapa pengguna melaporkan hasil positif setelah kalibrasi, meski tidak semuanya langsung bebas masalah. Ini solusi sementara, bukan perbaikan permanen.
Bug Lain yang Ikut Terungkap
Menariknya, laporan mingguan Xiaomi juga mengungkap masalah lain di perangkat berbeda. Salah satunya gangguan kamera di Redmi Note 13 Pro Plus yang bergetar dan mengeluarkan suara aneh saat dibuka. Masalah ini diduga terkait konflik perangkat lunak dan modul stabilisasi kamera, dan masih dalam tahap investigasi.
Di sisi lain, ada juga kabar baik. Xiaomi mengonfirmasi sejumlah bug berhasil diperbaiki, mulai dari masalah konektivitas jaringan, aplikasi yang sering tertutup sendiri, hingga gangguan pengisian daya dan NFC di beberapa model lain.
Sikap Xiaomi dan Apa yang Perlu Dilakukan Pengguna
Yang patut dicatat, Xiaomi cukup terbuka dalam kasus ini. Mereka mengakui masalah, menjelaskan penyebabnya, dan memberi panduan sementara sambil menyiapkan pembaruan stabil. Ini penting, karena transparansi sering kali lebih dibutuhkan pengguna dibanding janji kosong.
Untuk sekarang, pengguna Redmi Note 14 disarankan tidak membiarkan baterai turun terlalu rendah tanpa rencana mengisi daya, rutin memeriksa pembaruan sistem, dan melaporkan masalah melalui fitur umpan balik bawaan jika masih mengalami mati mendadak.
Bug ini memang mengganggu, tetapi juga menjadi pengingat bahwa sistem baru seperti HyperOS masih dalam proses pematangan. Dengan respons yang relatif cepat dan perbaikan yang sudah berjalan di belakang layar, kasus ini tampaknya lebih soal waktu daripada ketidakpastian. Bagi pengguna, sedikit kewaspadaan hari ini bisa mencegah masalah yang lebih merepotkan sebelum pembaruan resmi benar benar tiba.