ChatGPT uji iklan pada pengguna gratis: apa yang berubah dan bagaimana mengatur privasi

ChatGPT uji iklan pada pengguna gratis, uji coba terbatas dengan iklan terlabel, kontrol privasi, dan opsi berlangganan bebas iklan.

ChatGPT uji iklan pada pengguna gratis: apa yang berubah dan bagaimana mengatur privasi (Photo: Gizmochina)
ChatGPT uji iklan pada pengguna gratis: apa yang berubah dan bagaimana mengatur privasi (Photo: Gizmochina)

ChatGPT uji iklan pada pengguna gratis, sebuah uji coba yang mulai dijalankan terbatas untuk melihat bagaimana iklan bisa masuk ke pengalaman chat tanpa mengganggu hasil jawaban.

Siapa yang terkena uji coba ini

Uji coba ini berlaku untuk pengguna dewasa yang masuk ke akun dan berada pada tingkat gratis serta paket Go. Paket berbayar seperti Plus, Pro, Business, Enterprise, dan Education tidak akan menampilkan iklan. Program ini dijalankan terbatas di Amerika Serikat, dan belum berarti perubahan serupa akan langsung diterapkan untuk pengguna di Indonesia.

Tampilan contoh iklan di ChatGPT saat ChatGPT uji iklan pada pengguna gratis (Photo: Gizmochina)
Tampilan contoh iklan di ChatGPT saat ChatGPT uji iklan pada pengguna gratis (Photo: Gizmochina)

Bagaimana iklan ditampilkan dan batasannya

Iklan yang muncul akan diberi label jelas dan dipisahkan secara visual dari jawaban AI agar tidak menimbulkan kebingungan tentang mana yang konten iklan dan mana yang respons ChatGPT. Menurut pengaturan uji, jawaban yang dihasilkan oleh model tetap independen dan tidak dipengaruhi oleh pengiklan.

Iklan dipasangkan berdasarkan topik percakapan, percakapan sebelumnya, dan interaksi iklan lalu untuk meningkatkan relevansi. Misalnya, percakapan tentang ide memasak bisa memicu promosi terkait makanan atau layanan bahan. Pengiklan tidak diberikan akses ke isi percakapan individu; yang dibagikan hanya data performa agregat seperti jumlah tayangan dan klik.

Tujuan, kontrol pengguna, dan implikasi praktis

Pengenalan iklan ditujukan untuk membantu menutup biaya infrastruktur dan memungkinkan akses fitur AI yang lebih tinggi bagi pengguna versi gratis atau lebih murah. Paket Go disebutkan memiliki biaya sekitar 8 dolar AS per bulan, sekitar Rp 130.000 per bulan, sebagai pilihan berbayar yang tetap menghadirkan model dengan harga lebih terjangkau namun mungkin menampilkan iklan dalam uji.

Pengguna mendapat beberapa kendali atas pengalaman iklan, termasuk opsi untuk menutup iklan, memberi umpan balik, dan mengatur preferensi personalisasi. Ada juga pembatasan agar iklan tidak muncul di dekat topik sensitif seperti kesehatan, politik, atau kesehatan mental.

Dari sisi privasi, klaimnya adalah tidak ada data percakapan individual yang diberikan ke pengiklan. Hanya metrik agregat yang dibagi, sehingga pengiklan tidak bisa melihat percakapan pribadi pengguna.

Apa artinya untuk pengguna Indonesia

Bagi pengguna mobile-first di Indonesia, perubahan ini menandakan kemungkinan interaksi dengan iklan dalam antarmuka chat jika uji coba diluaskan. Iklan yang relevan dengan topik percakapan bisa terasa membantu pada beberapa kasus, misalnya saat mencari rekomendasi produk, namun juga bisa mengganggu alur percakapan bila frekuensi dan penempatan tidak pas.

Untuk menghindari gangguan, opsi paling langsung adalah beralih ke paket berbayar yang dijamin bebas iklan atau menyesuaikan pengaturan personalisasi iklan bila tersedia. Perlu juga memperhatikan pengumuman resmi jika format uji ini diperluas ke wilayah lain, karena implementasi dan kebijakan perlindungan data dapat berubah.

Secara keseluruhan, uji iklan ini adalah langkah untuk mencari keseimbangan antara akses layanan AI yang lebih luas dan kebutuhan pendanaan operasional, sembari menempatkan kontrol dan batasan bagi pengguna. Pantauan lebih lanjut diperlukan untuk melihat bagaimana pengalaman pengguna berjalan bila fitur ini dilebarkan ke lebih banyak wilayah.