Model eVTOL 5-Ton Pertama Rampungkan Uji Terbang Konversi
eVTOL 5-ton penumpang rampungkan uji terbang konversi; dapat mengangkut 10 penumpang, versi listrik 250 km, hybrid hingga sekitar 1.500 km.
eVTOL 5-ton penumpang rampungkan uji terbang konversi, menunjukkan kemampuan berpindah dari lepas landas vertikal ke penerbangan sayap tetap lalu kembali untuk mendarat vertikal.
Uji terbang konversi terbukti
Pesawat yang diuji berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian konversi tanpa gangguan, menandakan desain besar untuk kendaraan lepas landas dan mendarat secara vertikal mulai bisa diwujudkan di kelas yang lebih berat. Uji ini dilakukan di fasilitas uji penerbangan khusus, dan mencerminkan langkah nyata menuju eVTOL yang bukan sekadar prototipe kecil.

Desain dan kapasitas
Dua versi dari platform ini dikembangkan: satu fokus pada sistem dan struktur, yang lain fokus pada penumpang. Varian penumpang mampu membawa hingga 10 orang atau menampung kargo multi-ton, membuka kemungkinan penggunaan selain sekadar taksi udara perkotaan.
Arsitektur aerodinamisnya menggabungkan sayap komposit dengan tata letak tiga permukaan, plus hingga 20 motor angkat. Jumlah motor yang banyak dimaksudkan untuk redundansi, sehingga pesawat tetap bisa melanjutkan penerbangan dengan aman meski terjadi kegagalan pada beberapa motor.
Jangkauan dan potensi penggunaan
Ada dua konfigurasi penggerak yang disiapkan. Versi murni listrik dirancang untuk jarak sekitar 250 kilometer, cocok untuk perjalanan antar-kerangka kota atau antarwilayah dekat. Versi hybrid dapat memperluas jangkauan hingga sekitar 1.500 kilometer, sehingga relevan untuk rute regional dan tugas logistik yang lebih panjang.
Perbedaan jangkauan ini memberi gambaran perubahan peran eVTOL dari sekadar kendaraan titik-ke-titik di area padat menjadi moda transportasi yang bisa menghubungkan kota dan pulau, atau mengangkut barang antarwilayah tanpa bergantung pada landasan pacu panjang.
Apa artinya bagi penggunaan sehari-hari
Untuk pengguna awam, fitur utama yang penting adalah kapasitas dan jangkauan. Kapasitas 10 penumpang berarti kendaraan ini kurang cocok sebagai kendaraan pribadi, tetapi lebih relevan untuk layanan berbagi penumpang skala menengah, layanan antar bandara, atau transportasi korporat.
Versi listrik dengan jangkauan pendek akan memenuhi kebutuhan perjalanan cepat antar titik di satu wilayah besar, sementara versi hybrid membuka peluang rute lintas kota yang lebih panjang tanpa sering mengisi daya. Desain motor banyak dan sistem aerodinamis juga memberi keuntungan dari sisi keselamatan dan efisiensi bahan bakar pada mode hybrid.
Konteks pengembangan
Perkembangan ini menandai pergeseran teknis dari konsep eVTOL berukuran kecil ke platform yang bisa menampung lebih banyak penumpang dan tugas. Langkah teknis seperti tata letak tiga permukaan dan redundansi motor menjadi fokus utama untuk membuat eVTOL lebih praktis di luar lingkungan uji terbatas.
Meski masih ada tantangan sertifikasi, infrastruktur, dan operasional sebelum produk seperti ini umum dipakai, uji terbang konversi menunjukkan bahwa skala dan fungsi eVTOL bisa berkembang lebih luas daripada sekadar demonstrasi perkotaan.
Perkembangan selanjutnya yang perlu diperhatikan termasuk uji operasional berulang, integrasi sistem navigasi dan keselamatan, serta kesiapan infrastruktur di titik-titik pendaratan vertikal. Semua itu menentukan seberapa cepat teknologi ini akan masuk ke layanan transportasi nyata.