Exynos 2600 Ray Tracing Benchmark: Kinerja GPU Xclipse 960 Unggul Dibanding Snapdragon 8 Elite Gen 5

Exynos 2600 ray tracing benchmark menunjukkan keunggulan GPU Xclipse 960 dibanding Snapdragon 8 Elite Gen 5, membuka peluang kembali bersaing di segmen flagship.

Exynos 2600 Ray Tracing Benchmark: Kinerja GPU Xclipse 960 Unggul Dibanding Snapdragon 8 Elite Gen 5 (Photo: Gizmochina)
Exynos 2600 Ray Tracing Benchmark: Kinerja GPU Xclipse 960 Unggul Dibanding Snapdragon 8 Elite Gen 5 (Photo: Gizmochina)

Exynos 2600 ray tracing benchmark muncul lebih cepat dan menempatkan chipset baru Samsung di posisi unggul pada tes grafis intensif, menurut hasil Basemark Ray Tracing yang beredar.

Hasil Benchmark dan Perbandingan Langsung

Data Basemark menunjukkan perangkat berlabel SM-S942B — diduga varian Galaxy S26 bertenaga Exynos 2600 — mencetak 8.262 poin pada pengujian ray tracing.

Sebagai bandingan, perangkat BKQ-N49 yang kemungkinan besar adalah versi internasional Honor Magic8 dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5 mencetak 7.527 poin. Dalam tes ini, Exynos 2600 unggul sekitar 9,76 persen. Pada ringkasan awal disebut juga bahwa keunggulan berkisar antara 10 hingga 15 persen pada beberapa pengukuran.

Exynos 2600 ray tracing benchmark menunjukkan skor tinggi pada Basemark (Photo: Gizmochina)
Exynos 2600 ray tracing benchmark menunjukkan skor tinggi pada Basemark (Photo: Gizmochina)

Arsitektur dan Apa Artinya Untuk Pengguna

Salah satu faktor utama di balik hasil ini adalah penggunaan proses manufaktur 2nm Gate-All-Around (GAA) pada Exynos 2600. GAA adalah struktur transistor dengan kontrol elektrostatik yang lebih baik, sehingga memungkinkan operasi pada tegangan lebih rendah untuk efisiensi dan headroom performa yang lebih baik.

Bagi pengguna, implikasinya adalah potensi peningkatan kinerja grafis dan efisiensi daya ketika menjalankan aplikasi berat atau game yang memanfaatkan ray tracing.

Peran GPU Xclipse 960 dan RDNA 4

GPU Xclipse 960 jadi kunci lain. Ini adalah implementasi kustom yang berbasis arsitektur AMD RDNA 4 untuk perangkat mobile, sehingga menghadirkan kemampuan ray-tracing generasi baru pada ponsel.

Jargon-wrapping: RDNA 4 merujuk ke desain GPU yang mengutamakan efisiensi dan fitur ray tracing, sementara Xclipse 960 adalah versi khusus untuk handset yang diharapkan mengoptimalkan kinerja grafis pada game dan aplikasi visual intensif.

Manajemen Panas dan Desain Paket

Exynos 2600 juga mengandalkan paket fan-out wafer-level packaging (FOWLP) serta blok jalur termal baru yang disebut HPB. FOWLP membantu mengecilkan ukuran paket chip, sedangkan HPB adalah heatsink berbahan tembaga yang bersentuhan langsung dengan prosesor untuk menurunkan resistansi termal sekitar 16 persen menurut data yang tersedia.

Manajemen panas yang lebih baik penting untuk menjaga kestabilan performa saat beban tinggi dan mengurangi throttling, yang relevan bagi pengguna yang sering bermain game atau menjalankan aplikasi pengolah grafis.

Relevansi Bagi Berbagai Tipe Pengguna

Bagi mobile gamer, peningkatan kemampuan ray tracing berarti pengalaman visual lebih realistis dalam judul yang mendukung fitur tersebut. Untuk content creator mobile, GPU yang lebih kuat membantu saat rendering atau pengolahan efek real-time pada aplikasi tertentu.

Pengguna kasual juga merasakan manfaat dalam bentuk antarmuka yang lebih responsif dan efisiensi daya saat multitasking berat.

Konteks dan Batasan Pengujian

Perlu dicatat bahwa benchmark hanya mengukur performa dalam kondisi terkontrol dan tidak selalu mencerminkan pengalaman pengguna akhir di semua skenario. Faktor seperti optimasi perangkat lunak, manajemen panas pada desain ponsel final, dan driver GPU turut memengaruhi hasil akhir.

Meski begitu, hasil Basemark ini menandai langkah penting bagi Exynos 2600, yang menunjukkan potensi untuk kembali bersaing di segmen flagship, terutama pada aspek grafis.

Ringkasnya, Exynos 2600 ray tracing benchmark menempatkan Samsung dalam posisi yang lebih kompetitif melawan Snapdragon 8 Elite Gen 5 pada pengujian ray tracing, terutama berkat kombinasi proses 2nm GAA, GPU Xclipse 960 berbasis RDNA 4, serta perbaikan pada solusi termal.