Anker resmi memperkenalkan power station portabel flagship terbarunya, Anker SOLIX S5000, yang mengusung kapasitas baterai masif sebesar 5.024Wh. Perangkat penyimpan daya ini dirancang khusus untuk menangani kebutuhan listrik rumah tangga saat pemadaman, aktivitas outdoor berat, hingga penggunaan pada kendaraan rekreasi (RV). Dibanderol dengan harga peluncuran awal sebesar Rp44,2 jutaan ($2,499.99) dari harga normal Rp63,7 jutaan ($3,599.99), Anker juga menyediakan paket diskon awal senilai Rp31,8 jutaan ($1,799) bagi pengguna di Amerika Serikat mulai 27 Oktober.
Keunggulan utama perangkat ini terletak pada kombinasi daya output raksasa dan durasi pengisian yang tergolong sangat efisien. Anker mengklaim perangkat ini sebagai power station kelas 5kWh dengan ketahanan baterai paling lama di kategorinya. Perangkat ini mampu menyokong peralatan esensial rumah tangga seperti kulkas, router Wi-Fi, mesin kopi, pencahayaan, hingga pengisian daya HP hingga 48 jam nonstop. Untuk pemakaian kulkas saja, estimasi waktu operasional dapat mencapai 86 jam, sementara AC jendela sanggup bertahan hingga 25 jam tergantung beban pemakaian riil.
Output Daya Masif dan Dukungan Port Lengkap
Anker SOLIX S5000 dibekali nilai rated output sebesar 4.500W dengan peak output mencapai 8.000W. Kemampuan ini membuatnya sanggup menjalankan peralatan berdaya tinggi baik pada tegangan 120V maupun 240V. Perangkat menyediakan port khusus L14-30R, port TT-30R untuk peralatan RV, stopkontak NEMA 5-20R, port USB-A, serta port USB-C dengan power delivery 100W.
Fungsi Uninterruptible Power Supply (UPS) terintegrasi dapat mengalihkan arus ke daya baterai hanya dalam tempo 10 milidetik saat listrik padam. Respons perpindahan arus sangat cepat. Tingkat kebisingan operasionalnya dijaga tetap senyap di kisaran 30dB dengan konsumsi daya menganggur (idle power) pada output 120V hanya sebesar 8,8W.
Baterai LFP 314Ah dan Pengisian Daya Kilat 99 Menit
Dapur pacu energi perangkat ini mengandalkan sel baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 314Ah. Baterai LFP ini dirancang memiliki daya tahan hingga 6.000 siklus pengisian sebelum kapasitasnya menyusut ke 80 persen, atau 10.000 siklus hingga 60 persen. Dengan estimasi penggunaan satu hingga dua kali siklus per hari, masa pakai perangkat diperkirakan mencapai 15 tahun, didukung jaminan garansi resmi selama lima tahun serta sertifikasi keselamatan UL 9540 dan UL 9540A.
Proses pengisian daya dari nol hingga penuh hanya membutuhkan waktu 99 menit dengan total charging input maksimal 4.300W. Pengisian via arus AC mendukung hingga 1.800W pada colokan 120V dan 4.500W pada tegangan 240V. Bagi pengguna tenaga surya, tersedia dua jalur solar input masing-masing berkapasitas 1.000W dan 2.000W, serta generator input hingga 4.500W.
Menakar Nilai Kelayakan Anker SOLIX S5000
Meski mengusung kapasitas raksasa 5.024Wh, bobot Anker SOLIX S5000 berada di angka 44 kilogram (97 pon) dengan dimensi 10,6 x 22 x 15,2 inci. Rancang bangunnya dilengkapi roda terintegrasi dan gagang tarik ergonomis. Desain ini membuatnya lebih ringkas dan ramah mobilitas dibandingkan model Anker SOLIX F3800 yang berkapasitas lebih kecil (3.840Wh).
Bagi pengguna dengan kebutuhan energi ekstrem, kapasitasnya dapat diekspansi dari 5kWh hingga 30kWh menggunakan maksimal lima unit baterai tambahan. Anker SOLIX S5000 menawarkan solusi cadangan daya yang sangat andal untuk skala rumah tangga maupun aktivitas luar ruangan skala besar. Kombinasi sel LFP tahan lama, waktu isi ulang 99 menit, serta output 4.500W menjadikannya salah satu power station paling kompetitif di kelasnya. Saat ini ketersediaan resmi baru diumumkan untuk pasar Amerika Serikat.