GADGET / LIPUTAN KHUSUS

BYD dan Chery Menyalip Tesla di Eropa, Apa Arti Lonjakan 84 Persen?

/ Registrasi mobil baru di Eropa tumbuh 5,8 persen, tetapi 84 persen tambahan itu datang dari pabrikan China. BYD dan Chery kini menyalip Tesla.

MAYA KARTIKA •
Mobil listrik BYD melintas di Lisbon, Portugal
Mobil BYD di Lisbon menjadi ilustrasi pertumbuhan merek otomotif China di Eropa sepanjang Januari hingga Agustus 2026.
FOTO: Dok. BYD

Pabrikan mobil China menjadi sumber utama pertumbuhan pasar otomotif Eropa sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Dari sekitar 500.000 tambahan registrasi mobil penumpang baru, sebanyak 419.000 unit berasal dari produsen China, setara 84 persen dari total kenaikan.

Perubahan itu tidak berhenti pada pertumbuhan volume. BYD dan Chery, termasuk submerek Omoda serta Jaecoo, untuk pertama kalinya mencatat registrasi gabungan lebih dari 1 juta mobil di Eropa dan sekaligus melampaui Tesla. Data ini menunjukkan persaingan kendaraan listrik serta teknologi otomotif mulai bergeser secara nyata.

Pertumbuhan Eropa Bertumpu pada Pabrikan China

Grafik registrasi mobil baru Eropa berdasarkan kelompok pabrikan 2026
Grafik menunjukkan pabrikan China menyumbang 419.000 dari sekitar 500.000 tambahan registrasi mobil baru di Eropa. (Foto: CAM)

Data registrasi resmi dari Uni Eropa, EFTA, dan Inggris menunjukkan pasar mobil Eropa tumbuh 5,8 persen dalam delapan bulan pertama 2026. Namun, angka agregat tersebut menyembunyikan perbedaan kinerja yang lebar antara pabrikan China dan kelompok produsen lainnya.

Analisis AutomotiveCompass dari Center of Automotive Management atau CAM mencatat produsen China membukukan 1.034.685 registrasi baru pada periode tersebut. Jumlah ini naik 68,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sekaligus menaikkan pangsa gabungan mereka dari 7,1 persen menjadi 11,3 persen.

Sebaliknya, seluruh produsen mobil lain jika digabung hanya mencatat kenaikan 0,3 persen. Tanpa lonjakan registrasi mobil China, pertumbuhan pasar Eropa akan berada di bawah 1,0 persen. Artinya, kenaikan pasar tidak tersebar merata, melainkan sangat terkonsentrasi pada kelompok merek tertentu.

Bagi pembeli, pergeseran ini berarti pilihan merek China tidak lagi berada di pinggir perhatian industri. Pertambahan registrasi menunjukkan produk mereka semakin sering dipilih, meskipun data CAM tidak merinci alasan pembelian, model terlaris, atau perbandingan harga antarproduk.

BYD dan Chery Melewati Registrasi Tesla

Grafik registrasi BEV dan mobil bensin Eropa pada 2026
Grafik memperlihatkan registrasi BEV mencapai 2,13 juta unit dan melampaui mobil bensin murni di Eropa. (Foto: CAM)

BYD mencatat 234.099 registrasi baru di Eropa selama Januari hingga Agustus 2026. Angka tersebut meningkat 144,1 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Chery bersama submerek Omoda dan Jaecoo membukukan 207.871 registrasi, dengan pertumbuhan hampir 280 persen. Kenaikan Chery terlihat lebih tajam secara persentase, sedangkan BYD mencatat volume registrasi yang lebih tinggi.

Tesla mencatat 191.787 registrasi kendaraan listrik dalam periode yang sama. Dengan demikian, BYD dan kelompok Chery telah melewati angka Tesla berdasarkan registrasi di Eropa selama delapan bulan pertama tahun ini.

Perbandingan ini tetap perlu dibaca secara tepat. Data yang tersedia membandingkan registrasi BYD, Chery beserta submereknya, dan Tesla dalam periode yang sama, bukan penjualan global atau kinerja setiap model. Sumber juga tidak menyebutkan penyebab spesifik perubahan tersebut, sehingga faktor seperti harga, jaringan distribusi, pilihan model, insentif, dan preferensi konsumen tidak dapat dipastikan dari angka ini saja.

Meski begitu, dampaknya bagi pembeli cukup jelas. Tesla tidak lagi menjadi satu-satunya nama yang menonjol dalam percakapan mobil listrik di Eropa, sementara BYD dan Chery memperluas posisi melalui portofolio merek yang lebih beragam.

Mobil Listrik Menyalip Model Bensin Murni

Perubahan terbesar lain terlihat pada jenis powertrain. Untuk pertama kalinya, registrasi kendaraan listrik murni atau BEV melampaui mobil yang hanya menggunakan mesin bensin selama delapan bulan pertama 2026.

Registrasi BEV naik 38,8 persen menjadi 2,13 juta unit, dengan pangsa pasar mencapai 23,2 persen. Pada periode yang sama, registrasi mobil bensin murni turun 17,5 persen menjadi 1,97 juta unit. Registrasi mobil diesel juga merosot 19,0 persen.

Angkanya penting, tetapi adopsi BEV tidak seragam di seluruh Eropa. Prancis mencatat pangsa BEV hampir 30 persen, disusul Jerman sebesar 26,2 persen dan Inggris 25,6 persen. Italia berada jauh di bawahnya dengan pangsa 8,0 persen, sementara sebagian besar pembeli di negara tersebut masih memilih mobil hibrida konvensional.

Perbedaan ini membuat keputusan membeli mobil listrik sangat bergantung pada negara, infrastruktur, kebijakan, dan kebiasaan berkendara setempat. Data sumber tidak memuat rincian stasiun pengisian, jarak tempuh, atau insentif tiap negara, sehingga angka registrasi belum dapat dipakai untuk menilai pengalaman penggunaan secara langsung.

Bagi konsumen, pertumbuhan BEV berarti pilihan kendaraan listrik semakin luas. Namun, angka pangsa nasional tidak otomatis menjamin setiap model cocok untuk kebutuhan harian. Kapasitas baterai, jaringan pengisian, dukungan purnajual, dan ketersediaan suku cadang tetap perlu diperiksa sebelum membeli.

Tekanan Baru bagi Produsen Lama

CAM menilai struktur biaya, perangkat lunak, dan kendaraan listrik menjadi faktor penting bagi masa depan produsen otomotif mapan. Data registrasi memperkuat peringatan tersebut karena merek yang tidak mampu mengikuti perubahan mulai kehilangan posisi terhadap pesaing Asia.

Struktur biaya berpengaruh langsung pada kemampuan produsen menawarkan kendaraan dengan harga kompetitif, sedangkan perangkat lunak semakin menentukan pengalaman di balik kemudi, mulai dari antarmuka hingga pembaruan fitur. Sumber tidak menyebutkan sistem operasi, kemampuan perangkat lunak, atau spesifikasi teknis kendaraan dari masing-masing merek, sehingga penilaian lebih jauh tidak dapat ditarik dari laporan ini.

Perubahan tersebut juga memberi tekanan pada strategi produk. Produsen lama tidak cukup hanya mempertahankan penjualan mobil berbahan bakar bensin atau diesel, sebab pertumbuhan terbesar kini datang dari BEV dan merek China. Namun, peralihan menuju kendaraan listrik harus tetap disertai layanan purnajual dan dukungan penggunaan jangka panjang.

Bagi calon pembeli di Tanah Air, tren Eropa ini lebih tepat dibaca sebagai indikator arah industri daripada rekomendasi pembelian langsung. Angka registrasi di Eropa tidak menggambarkan harga, fitur, jaringan servis, atau ketersediaan model BYD dan Chery secara resmi di Indonesia.

Menimbang Arti Kenaikan 84 Persen bagi Konsumen

Data CAM memperlihatkan dua pergeseran sekaligus: pabrikan China mengambil sebagian besar pertumbuhan pasar Eropa, sementara BEV menyalip mobil bensin murni dalam registrasi. Keduanya memperkuat posisi kendaraan listrik sebagai pusat persaingan otomotif baru.

BYD memiliki volume registrasi lebih tinggi daripada Chery dan Tesla, sedangkan Chery mencatat pertumbuhan persentase paling besar di antara ketiganya berdasarkan angka yang tersedia. Tesla tetap menjadi pemain penting, tetapi posisinya tidak lagi dominan dalam perbandingan registrasi tersebut.

Bagi pembeli, pilihan terbaik tetap bergantung pada kebutuhan nyata, termasuk akses pengisian, layanan purnajual, biaya kepemilikan, dan kecocokan model. Pertumbuhan registrasi adalah sinyal kuat tentang perubahan minat pasar, bukan bukti bahwa satu merek otomatis lebih unggul dalam seluruh aspek.

• Kelebihan utama tren ini: pilihan BEV dan merek otomotif semakin beragam.

• Catatan bagi konsumen: data registrasi tidak menjelaskan harga, spesifikasi, kualitas layanan, atau pengalaman berkendara setiap model.

• Implikasi industri: produsen perlu mempercepat pengembangan kendaraan listrik, struktur biaya, dan perangkat lunak agar tidak tertinggal.

TANYA JAWAB

FAQ Seputar BYD dan Chery Menyalip Tesla di Eropa, Apa Arti Lonjakan 84 Persen?

Q1Berapa kontribusi pabrikan China terhadap pertumbuhan pasar mobil Eropa?
Pabrikan China menyumbang 419.000 dari sekitar 500.000 tambahan registrasi mobil penumpang baru, setara 84 persen dari total pertumbuhan.
Q2Apakah BYD dan Chery benar-benar melampaui Tesla di Eropa?
Ya. BYD mencatat 234.099 registrasi, sedangkan Chery bersama Omoda dan Jaecoo mencapai 207.871. Tesla membukukan 191.787 registrasi kendaraan listrik pada periode yang sama.
Q3Bagaimana perkembangan mobil listrik murni di Eropa?
Registrasi BEV naik 38,8 persen menjadi 2,13 juta unit dengan pangsa 23,2 persen, melampaui mobil bensin murni yang mencapai 1,97 juta unit.
M
WEARABLE & HEALTH TECH EDITOR

Maya Kartika

Penulis gawai gaya hidup dan teknologi kebugaran digital. Aktif menguji akurasi sensor biometrik smartwatch, kualitas transmisi audio TWS, dan integrasi aplikasi kesehatan.

LIHAT SEMUA ARTIKEL OLEH MAYA KARTIKA →

TERKAIT