Melihat game yang saat peluncurannya dapat sambutan biasa-biasa saja, lalu beberapa tahun kemudian berubah jadi favorit banyak orang, selalu menarik. Itulah yang terjadi pada Kingdoms and Castles. Game city builder berlatar abad pertengahan ini awalnya dirilis dengan review yang bercampur. Tapi sekarang, berdasarkan lebih dari 31.160 ulasan di Steam, 93% di antaranya positif.
Yang lebih menarik, momen ini bertepatan dengan diskon besar-besaran. Jadi kalau Anda penyuka game simulasi dan sempat melewatkannya, sekarang mungkin saat yang paling pas untuk meliriknya lagi.
Mengenal Kingdoms and Castles
Kingdoms and Castles adalah game city builder yang dikembangkan dan diterbitkan oleh Lion Shield. Inspirasinya datang dari dua nama besar: Banished dan SimCity. Jadi kalau Anda familiar dengan gameplay di dua game itu, Anda bisa langsung membayangkan inti dari Kingdoms and Castles. Anda membangun kota, mengelolanya, dan perlahan mengembangkannya menjadi sebuah kerajaan yang kuat.
Di game ini, dunia di sekitar Anda hidup dan penuh ancaman. Salah satu yang paling terasa adalah invasi Viking. Musuh bisa datang menyerbu kapan saja, dan Anda perlu melindungi sumber daya serta rakyat Anda dari kehancuran.
Membangun Pertahanan dan Bertahan dari Cuaca
Untuk menghadapi ancaman seperti serangan Viking, Anda harus membangun tembok dan menara pertahanan. Tanpa perlindungan yang solid, kota yang susah payah Anda bangun bisa luluh lantak dalam sekejap. Tidak cuma serangan musuh, cuaca ekstrem juga jadi tantangan tersendiri. Anda wajib memastikan kota bisa selamat dari berbagai kondisi alam yang bisa datang tiba-tiba.
Salah satu aspek yang disukai pemain adalah fleksibilitas dalam mecoba berbagai kombinasi pertahanan. Anda bebas mencari formasi dan strategi terbaik supaya kota tetap berdiri tegak.

Mengelola Kota dan Membahagiakan Rakyat
Bertahan hidup saja tidak cukup. Anda juga harus memastikan kota berkembang dan rakyat Anda bahagia. Setiap bangunan yang Anda dirikan harus didesain untuk meningkatkan kebahagiaan penduduk. Ekonomi juga perlu diputar: pungut pajak, kelola lahan pertanian, panen sumber daya, dan bentuk aliansi.
Semua elemen ini saling terhubung. Kalau penduduk tidak bahagia, ekonomi bisa goyah. Kalau ekonomi ambruk, aliansi bisa retak. Di sinilah seni mengelola ala city builder benar-benar teruji.

Penerimaan Pemain: Dari Biasa Jadi Luar Biasa
Kingdoms and Castles pertama kali rilis pada 20 Juli 2017. Saat itu, sambutannya tidak spesial: review pemain bercampur, ada yang suka dan ada yang kecewa. Tapi Lion Shield tampaknya terus memperbaiki game ini. Hasilnya, kini 93% dari lebih 31.160 review di Steam positif.
Apa yang bikin pemain jatuh hati? Gameplay-nya yang solid serta dunia yang terasa hidup dan dinamis sering disebut sebagai nilai jual utama. Mekanik pembangunan juga dapat pujian karena memungkinkan variasi gaya bermain yang berbeda-beda antar pemain. Tapi bukan berarti tanpa cela. Beberapa pemain mengeluhkan tingkat kesulitan yang tinggi untuk dikuasai, plus gameplay yang terasa repetitif setelah beberapa waktu. User interface game ini juga jadi sasaran kritik tersendiri.
Diskon 50% di Steam
Kabar baiknya, Kingdoms and Castles sekarang lagi diskon 50% di Steam. Harganya jadi Rp160 ribuan (aslinya $9.99), turun dari harga normal Rp320 ribuan ($19.99). Penawaran ini berlaku sampai 25 Juni 2026, jadi Anda masih punya banyak waktu untuk memutuskan.
Tentu saja, harga bisa berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan penjual. Tapi dengan rating sepositif ini, kesempatan buat nyoba game city builder yang sudah teruji kualitasnya dengan setengah harga tentu sayang dilewatkan begitu saja.
Via: Notebookcheck


