Cooler Magnetik UGREEN LP1012: Kenyamanan iPhone, Kerepotan Terselubung untuk Android

18 Jun, 2026 4 min read
UGREEN LP1012 hadir sebagai solusi overheat untuk mobile gaming seharga Rp450 ribuan. Dingin ekstrem, tapi menuntut charger besar dan trik ekstra di Android.
Cooler Magnetik UGREEN LP1012: Kenyamanan iPhone, Kerepotan Terselubung untuk Android

Tidak ada yang lebih merusak sesi gaming mobile selain layar yang tiba-tiba meredup dan frame rate yang anjlok karena panas. UGREEN mencoba menjawab frustrasi klasik ini dengan LP1012, sebuah pendingin magnetik baru yang dijanjikan mampu membekukan suhu ponsel Anda. Namun, di balik desainnya yang ramping dan lampu RGB-nya yang memikat, ada sebuah kompromi yang perlu Anda ketahui sebelum dompet terbuka.

  • Harga rilis di China hanya Rp450 ribuan, jauh lebih terjangkau dibanding kompetitor sekelas.
  • Klaim dingin ekstrem hingga minus, tapi dibungkus dengan syarat wajib: charger 30W dan ketergantungan kabel.
  • Desain magnetik mulus untuk iPhone MagSafe, namun menuntut trik ekstra berupa stiker ring atau clamp untuk pengguna Android.
  • Layar digital dan RGB yang bisa dimatikan, memadukan estetika gamer dengan fleksibilitas pengguna awam.

Dingin yang Membutuhkan ‘Tumbal’ Daya

Tampak depan cooler magnetik UGREEN LP1012 dengan kipas dan lampu RGB menyala
Desain ringkas UGREEN LP1012 yang menempel secara magnetik. (Photo: UGREEN)

Bagian dalam LP1012 menyembunyikan pelat pendingin termoelektrik (TEC) berukuran 36 x 36mm. UGREEN secara agresif mengklaim perangkat ini bisa menurunkan suhu permukaan hingga -25°C dalam kondisi lab yang terkontrol. Tentu, klaim di atas kertas dan performa dunia nyata adalah dua hal yang berbeda, terutama di iklim tropis. Namun, arsitektur enam lapis yang digunakan, mulai dari chip TEC, pelat konduktor aluminium, sirip pendingin, hingga bantalan silikon termal, cukup solid untuk sekadar menahan throttling saat bermain Genshin Impact atau merekam video 4K.

Masalahnya dimulai dari cara ia mendapatkan tenaga. Tanpa baterai internal, Anda harus terus-menerus mencolokkannya ke sumber listrik via USB-C. Untuk mencapai performa maksimal, ia haus arus: membutuhkan adaptor dengan output minimal 30W. Ini adalah pengingat realitas bahwa kedinginan yang ia tawarkan tidak gratis; ia menyandera port pengisian daya Anda dan menuntut kepala charger yang mumpuni.

  • Pelat Pendingin: 36 x 36mm TEC
  • Desain Internal: 6 lapis (TEC, aluminium konduktor, sirip, bantalan termal)
  • Bobot: 96 gram
  • Konsumsi Daya: USB-C, wajib charger 30W

Desain yang Pandai Menyamar, Kipas yang Tahu Sopan Santun

Modul pendingin UGREEN LP1012 dilihat dari sudut memperlihatkan ventilasi samping dan layar digital
Ventilasi udara diarahkan ke samping agar tidak mengganggu tangan. (Photo: UGREEN)

UGREEN tampaknya melakukan pekerjaan rumah soal kenyamanan ergonomis. Alih-alih menyemburkan udara panas ke atas atau bawah, yang pasti akan memanggang jari Anda saat memegang ponsel secara horizontal, ventilasi LP1012 diarahkan ke samping. Ini adalah detail kecil yang krusial untuk sesi gaming panjang. Kipas tujuh bilahnya memiliki tiga tingkat kecepatan: mode rendah di 2.500 RPM (suara hanya 20dB, nyaris tak terdengar), mode standar 4.000 RPM, hingga deru maksimal di 6.500 RPM untuk pertempuran yang paling intens.

Estetika tetap menjadi nilai jual. Sebuah cincin lampu RGB 12 LED dengan lima pola menari di sekeliling kipas, plus layar digital kecil di tengah yang memajang suhu dan mode pendinginan saat ini. Namun, jika Anda bukan penggemar kesan gamery yang mencolok, lampu itu bisa dimatikan total.

Kisah Dua Ekosistem: iPhone Dimanjakan, Android Diakali

Cooler UGREEN LP1012 terpasang di punggung iPhone melalui sistem MagSafe
Menempel mulus di iPhone MagSafe, Android butuh clamp tambahan. (Photo: UGREEN)

Di sinilah narasi sempurna LP1012 mulai retak. Pendingin ini dirancang untuk menempel secara magnetik langsung ke punggung iPhone 12 dan yang lebih baru berkat standar MagSafe Apple, sebuah proses yang mulus, cepat, dan solid. Namun, mayoritas ponsel Android tidak memiliki magnet bawaan yang kompatibel. Untuk menjembatani ini, UGREEN menyertakan cincin magnetik berperekat dan sebuah penjepit (clamp) fisik di dalam kotak penjualan. Basis pendinginnya sendiri dilapisi silikon lembut untuk mencegah goresan.

Ini adalah kompromi yang cukup signifikan. Alih-alih pengalaman serupa iPhone yang tinggal tempel, pengguna Android harus berurusan dengan stiker tambahan di bodi ponsel atau mekanisme penjepit yang menambah bulk. Ini bukan kecacatan produk, melainkan batasan ekosistem yang melebar: LP1012 adalah aksesori MagSafe yang dipaksa untuk berlaku universal.

Tersedia di JD.com untuk pasar China dengan harga 199 yuan (sekitar Rp450 ribuan), LP1012 masuk dalam jajaran aksesori pendingin yang cukup terjangkau. Sebagai perbandingan, solusi pendingin magnetik dari merek seperti Razer biasanya menyentuh harga dua hingga tiga kali lipat. Meski belum ada informasi kehadirannya di luar China, bodinya yang dilengkapi ulir standar 1/4 inci juga memberi petunjuk bahwa UGREEN membayangkan perangkat ini bisa menempel pada tripod untuk perekaman video stasioner. Di luar pendingin, UGREEN juga baru saja merilis power bank 10.000mAh 45W dengan kabel bawaan dan layar warna, serta charger GaN 45W setebal 12,5mm.

Sumber: Gizmochina