Capcom akhirnya membawa salah satu game action tersuksesnya ke konsol hybrid Nintendo. Setelah lebih dari setahun rumor bergulir, Devil May Cry 5: Devil Hunter Edition resmi dikonfirmasi meluncur untuk Nintendo Switch 2. Ini pertama kalinya judul yang sudah terjual lebih dari 11 juta unit itu bisa dimainkan secara portabel di perangkat Nintendo.
Yang bikin versi ini istimewa bukan cuma soal mobilitas. Tim pengembang secara spesifik membidik target performa tinggi yang biasanya cuma jadi angan-angan di konsol handheld. Mereka ingin aksi cepat khas DMC tidak kehilangan taringnya saat dimainkan di layar kecil.
Kunci Performa 60 FPS: Ray Tracing Dikorbankan, Turbo Mode Ditiadakan
Angka 60 frame per second adalah mantra utama Capcom untuk port ini. Dan yang mengejutkan, game berhasil mencapai target itu dalam dua mode sekaligus: docked maupun handheld. Tidak ada kompromi soal kelancaran animasi pertarungan, baik saat Anda main di TV besar atau di genggaman tangan.
Tapi stabilitas 60 FPS ini jelas tidak datang tanpa harga. Capcom mengambil keputusan tegas dengan membuang beberapa fitur yang biasanya hadir di versi PC dan konsol rumahan. Ray tracing yang dipercepat hardware sama sekali tidak disertakan. Fitur Turbo Mode yang mempercepat tempo permainan juga menghilang. Tidak ketinggalan, tingkat kesulitan Legendary Dark Knight yang membanjiri layar dengan kerumunan musuh juga dikorbankan.
Strategi ini punya hasil sampingan yang cukup menguntungkan buat Anda yang khawatir soal ruang penyimpanan. Dengan memangkas aset-aset berat, ukuran instalasi game ini hanya 28 GB. Angka yang terbilang sangat ramah untuk standar game modern, apalagi mengingat penyimpanan internal Switch 2 yang tetap terbatas.
Langsung Bisa Main Semua Karakter, Vergil Siap Tempur dari Awal
Kalau Anda pernah main DMC 5 sebelumnya, Anda pasti ingat bahwa Vergil awalnya hadir sebagai konten tambahan berbayar. Di Devil Hunter Edition, ceritanya berbeda. Begitu game pertama kali dinyalakan, keempat protagonis langsung bisa dipilih tanpa perlu buka kunci apa pun.
Nero, Dante, V, dan saudara kembar Dante, Vergil, tersedia dari boot screen awal. Vergil bahkan sudah terintegrasi penuh ke dalam struktur game. Gaya bertarungnya yang kompleks dan mengandalkan konsentrasi bisa Anda bawa ke setiap misi utama. Tidak ada batasan konten cerita yang mengunci karakter tertentu.
Capcom juga membundel sejumlah paket add-on premium lawas langsung ke dalam unduhan inti. EX Color Pack untuk kostum alternatif karakter sudah termasuk. Begitu pula mechanical arms tambahan untuk Nero, seperti Mega Buster klasik dan Gerbera GP01 yang punya kemampuan directional.
Harga Promo Rp479 Ribuan, Versi Fisik Menyusul Agustus
Capcom menerapkan jadwal rilis bertahap untuk game ini. Versi digital lewat eShop akan meluncur pada 23 Juni 2026 dengan harga promosi sekitar Rp479 ribuan (harga asli $30). Harga spesial ini bertahan hingga 7 Juli, sebelum akhirnya naik ke harga standar sekitar Rp638 ribuan (harga asli $40).
Buat Anda yang lebih suka koleksi fisik, kesabaran sedikit diperlukan. Kartrid game versi retail baru akan tersedia di toko-toko pada 28 Agustus 2026. Capcom tidak menyebutkan apakah kartrid ini akan punya bonus ekstra, tapi setidaknya opsi untuk memajang box art DMC 5 di rak koleksi tetap terbuka.
Keputusan Capcom menghadirkan DMC 5 ke Switch 2 terasa seperti perhitungan matang. Total penjualan franchise ini sudah menembus 38 juta unit seumur hidup, dan membawa judul andalan ke platform Nintendo jelas membuka peluang menambah angka itu. Yang menarik, pendekatan teknis mereka menunjukkan prioritas yang jelas: frame rate mulus di atas segalanya, meski harus mengorbankan fitur visual kelas atas. Buat game yang nyawanya ada di kecepatan input dan kombo, pilihan ini cukup masuk akal.
Sumber: Notebookcheck


