GADGET / LIPUTAN KHUSUS

E Ink Kaleido 4 Resmi Meluncur, Bawa Layar Berwarna Lebih Cerah dan Video 18fps

/ E Ink memperkenalkan panel Kaleido 4 dengan peningkatan kontras 50%, warna dua kali lipat lebih luas, dan dukungan pemutaran video hingga 18fps.

DIMAS ARYASUTA •
Tampilan teknologi layar E Ink Kaleido 4 pada tablet e-paper berwarna
E Ink Kaleido 4 membawa lonjakan kontras hingga 50 persen dan reproduksi warna yang jauh lebih cerah dibanding generasi sebelumnya.
FOTO: Dok. E Ink

Teknologi layar e-paper berwarna memasuki babak baru lewat kehadiran E Ink Kaleido 4. Generasi ke-4 dari panel layar berwarna buatan E Ink ini menjanjikan lonjakan kualitas visual yang signifikan dibanding pendahulunya, Kaleido 3. Layar baru ini tidak hanya menawarkan cakupan warna dua kali lipat lebih luas, melainkan juga tingkat kecerahan warna putih dan kontras yang jauh lebih tinggi.

Penggunaan oxide TFT backplane baru memungkinkan pengisian daya voltase lebih tinggi, sehingga refresh rate layar melonjak pesat. Panel ini kini mampu memutar video hingga kecepatan 18 frame per second (fps). Terobosan ini langsung diadopsi oleh tablet Hanvon M10C II sebagai perangkat pertama di dunia yang menggunakan teknologi layar tersebut.

Lonjakan Kualitas Visual dan Performa Layar E Ink Kaleido 4

Struktur susunan panel layar E Ink Kaleido 4 dengan oxide TFT backplane
Penggunaan oxide TFT backplane baru memungkinkan transmisi voltase lebih tinggi untuk akselerasi refresh rate hingga 18fps. (Foto: E Ink)

Jika dibandingkan dengan Kaleido 3 yang mentenagai perangkat populer seperti Onyx Boox Tab Ultra C dan Bigme S6 Color+, E Ink Kaleido 4 membawa peningkatan teknis yang masif. Produsen mengklaim volume color gamut meningkat dua kali lipat hingga menembus angka di atas 40K. Tidak hanya itu, tingkat pemantulan warna putih (white reflectance) naik 15 persen, sedangkan rasio kontras melonjak hingga 50 persen.

Peningkatan kontras dan kecerahan ini secara langsung mengatasi kelemahan utama layar e-paper generasi sebelumnya, yaitu tampilan gambar yang cenderung buram atau berbutir (grainy). Dokumen presentasi, grafik bisnis, hingga ilustrasi berwarna kini tampil jauh lebih jernih dan tajam. Visual kian tajam. E Ink juga merancang ulang sistem front light pada Kaleido 4 agar reproduksi warna terlihat lebih alami serta kaya detail saat digunakan dalam kondisi pencahayaan redup.

Aspek kecepatan animasi juga menjadi fokus pembaruan. Dengan dukungan oxide TFT backplane dan algoritma pengolahan gambar terbaru, Kaleido 4 mampu mengeksekusi gerakan layar secara lebih halus. Respons layar meningkat pesat. Kecepatan frame rate yang mencapai 18fps merupakan lonjakan nyata dibanding Bigme S6 Color+ yang dibatasi pada 12fps. Pengalaman navigasi maupun pemutaran konten multimedia ringan kini terasa lebih dinamis.

Hanvon M10C II: Debut Perdana Panel Kaleido 4 di Pasar Tablet

Tablet Hanvon M10C II yang dibekali layar E Ink Kaleido 4
Hanvon M10C II debut sebagai tablet pertama di dunia yang menggunakan panel layar E Ink Kaleido 4. (Foto: Hanvon)

Tablet Hanvon M10C II mencatatkan sejarah sebagai perangkat pertama yang secara resmi mengadopsi layar E Ink Kaleido 4. Tablet ini dipersenjatai prosesor octa-core Qualcomm yang dipadukan dengan RAM 4GB serta memori internal 128GB. Kolaborasi hardware ini dirancang untuk menunjang produktivitas harian pengguna bisnis dan akademisi.

Sektor kecepatan operasi mendapat dorongan. Perpindahan halaman dan proses scrolling diklaim 27 persen lebih cepat dibanding generasi sebelumnya. Akselerasi performa ini merupakan buah gabungan dari oxide backplane, teknologi Enhanced Pressure Floating besutan Hanvon, serta timing controller T2000. Pengoperasian antarmuka terasa kian responsif.

Untuk keperluan mencatat dan menggambar, Hanvon M10C II menyertakan pena nirkabel tanpa baterai yang mendukung 8.192 tingkat sensitivitas tekanan (pressure levels). Permukaan layarnya dilapisi kaca tempered hitam bertekstur micro-etched anti-glare. Lapisan ini efektif meminimalkan pantulan cahaya dan efek parallax, sekaligus memberikan sensasi goresan layaknya menulis di atas kertas fisik.

Menakar Dampak Kaleido 4 bagi Ekosistem Perangkat E-Paper

Hadirnya E Ink Kaleido 4 berpotensi mengubah peta persaingan perangkat tablet e-paper berwarna secara menyeluruh. Sebelumnya, keterbatasan warna pudar dan gerakan layar lambat membuat tablet e-paper hanya disukai oleh segmen pembaca buku digital. Kini, kemampuan memutar video 18fps dan kontras tinggi membuka peluang penggunaan yang lebih luas, termasuk pemantauan dokumen teknis hingga penggunaan sebagai monitor portabel.

Tablet ini juga disokong ekosistem fitur produktivitas yang matang. Hanvon membekali M10C II dengan fitur OCR (Optical Character Recognition), aplikasi perkantoran berbasis kecerdasan buatan (AI), perekam suara, serta sinkronisasi pustaka berbasis awan (cloud). Terdapat pula teknologi ripple-reduction dan perbaikan font rendering untuk menjaga keterbacaan teks tetap optimal.

Meskipun rincian harga resmi Hanvon M10C II belum diumumkan oleh produsen, kehadiran teknologi ini dipastikan akan segera diikuti oleh manufaktur besar lainnya seperti Onyx Boox dan Bigme. Inovasi ini menjadikannya salah satu Pilihan Tablet 2026 yang patut diantisipasi bagi konsumen yang menginginkan kenyamanan membaca tanpa membuat mata cepat lelah.

TANYA JAWAB

FAQ Seputar E Ink Kaleido 4 Resmi Meluncur, Bawa Layar Berwarna Lebih Cerah dan Video 18fps

Q1Apa keunggulan utama E Ink Kaleido 4 dibandingkan Kaleido 3?
E Ink Kaleido 4 menawarkan volume color gamut 2x lebih besar (di atas 40K), kontras 50% lebih tinggi, pantulan warna putih naik 15%, serta refresh rate lebih cepat yang mendukung video hingga 18fps.
Q2Perangkat apa yang pertama kali menggunakan layar E Ink Kaleido 4?
Tablet Hanvon M10C II menjadi perangkat pertama di dunia yang dikonfirmasi menggunakan panel E Ink Kaleido 4.
Q3Berapa kecepatan pemutaran video pada panel E Ink Kaleido 4?
Panel E Ink Kaleido 4 sanggup memutar konten video hingga kecepatan 18 frames per second (fps), meningkat dari 12fps pada generasi sebelumnya.
Sumber: Gizmochina
D
SENIOR TECH & MOBILE HARDWARE EDITOR

Dimas Aryasuta

Jurnalis teknologi yang mendalami pengujian perangkat seluler, arsitektur chipset, dan teknologi sensor kamera. Berpengalaman lebih dari 8 tahun mengulas gawai secara empiris untuk pasar Indonesia.

LIHAT SEMUA ARTIKEL OLEH DIMAS ARYASUTA →

TERKAIT