Gadget Vivo X300 Ultra menjadi pilihan paling menarik bagi pembeli ponsel flagship 2026 yang menempatkan kualitas kamera sebagai prioritas. Kamera utamanya memakai sensor Sony 901 beresolusi 200MP dengan ukuran 1/1,12 inci, sementara kamera ultrawide-nya juga memakai sensor besar. Harga dan jadwal ketersediaan resmi di Indonesia belum diumumkan.
Seri Vivo X300, X500, dan T5 menawarkan arah yang berbeda. X300 Ultra mengejar kemampuan fotografi, X500 Pro Max mengutamakan daya tahan baterai, X500 Pro menyasar pengguna yang menginginkan bodi lebih ringkas, sedangkan Vivo T5 dan T5 Pro menyasar segmen menengah di India.
Kamera Besar Menjadi Alasan Utama Memilih X300 Ultra
Vivo X300 Ultra memiliki konfigurasi kamera yang lebih kuat dibandingkan X500 Pro dan X500 Pro Max, terutama pada ukuran sensor utama dan ultrawide. Sensor Sony 901 berukuran 1/1,12 inci tergolong sangat besar untuk kamera ponsel, meski sumber tidak mencantumkan detail lengkap mengenai kamera telefoto, stabilisasi, atau kemampuan perekaman videonya.
Perbedaan tersebut terlihat jelas saat dibandingkan dengan Vivo X500 Pro Max, yang menggunakan kamera utama 50MP berbasis sensor Sony LYTIA 910 berukuran 1/1,28 inci. Kamera ultrawide X300 Ultra bahkan memiliki ukuran sensor yang sama dengan kamera utama X500 Pro Max, sedangkan ponsel tersebut memakai sensor ISOCELL JN5 berukuran 1/2,75 inci untuk kamera ultrawide.
Angka sensor bukan satu-satunya penentu hasil foto. Namun, ukuran yang lebih besar memberi fondasi perangkat keras yang lebih meyakinkan untuk menangkap cahaya, terutama ketika pengguna memotret di dalam ruangan atau saat malam.
X500 Pro Max Menang pada Kapasitas Baterai
Pengguna yang lebih mengutamakan waktu pakai panjang dapat mempertimbangkan Vivo X500 Pro Max. Ponsel ini membawa baterai 8.000mAh, lebih besar daripada kapasitas 6.600mAh pada Vivo X300 Ultra, sehingga posisinya cukup jelas untuk pengguna yang sering bepergian atau tidak ingin terlalu sering mencari pengisi daya.
Vivo X500 Pro Max juga tetap membawa sistem kamera yang dinilai mampu, walaupun ukuran sensor kameranya berada di bawah X300 Ultra. Sumber menyebut Snapdragon 8 Elite Gen 5 pada X300 Ultra diperkirakan cukup kuat untuk menopang ponsel flagship hingga 2027, tetapi belum memberikan rincian chipset untuk X500 Pro Max.
X500 Pro untuk Pengguna yang Menginginkan Ukuran Lebih Ringkas
Ukuran layar menjadi pembeda penting dalam seri ini. Vivo X300 Ultra dan X500 Pro Max sama-sama berukuran lebih dari 6,8 inci, sedangkan X500 Pro menawarkan layar 6,36 inci. Model dasar X500 memiliki layar 6,59 inci, tetapi sumber menilai tidak banyak alasan untuk memilihnya dibandingkan varian Pro, Pro Max, atau Ultra tahun sebelumnya, kecuali desainnya yang menonjol.
Vivo X500 Pro menggunakan Dimensity 9600 Pro, sementara model dasar X500 memakai versi modifikasi Dimensity 9500. Kamera utama Pro juga menggunakan sensor Sony LYT-910 yang lebih baru, meski ukuran sensornya sama dengan LYTIA 828 pada model dasar.
Pilihan ini lebih cocok bagi pengguna yang tetap menginginkan ponsel berperforma tinggi, tetapi kurang nyaman dengan layar berukuran sangat besar. Detail dimensi, bobot, ketebalan, dan harga belum tersedia dalam bahan sumber.
Vivo T5 dan T5 Pro Menawarkan Daya Tahan untuk Kelas Menengah
Vivo T5 dan T5 Pro mengisi segmen yang berbeda dari keluarga X. Keduanya memiliki layar 6,83 inci beresolusi 1.5K dengan laju penyegaran 144Hz, menjalankan Android 16 dan OriginOS 6, serta mendapat janji tiga pembaruan sistem operasi utama.
Vivo T5 memakai Dimensity 7500 Turbo, sedangkan T5 Pro menggunakan Snapdragon 7s Gen 4. Chipset pada model Pro menawarkan performa sedikit lebih tinggi di atas kertas, tetapi perbedaannya disebut tidak besar, sehingga kapasitas baterai dan konfigurasi kamera justru menjadi bahan pertimbangan yang lebih penting.
Kedua model menggunakan kamera utama Sony IMX882 50MP berukuran 1/1,95 inci. Menariknya, Vivo T5 memiliki kamera ultrawide 8MP, sedangkan T5 Pro tidak membawanya. Sebagai gantinya, T5 Pro membawa baterai 9.020mAh dengan pengisian cepat 90W, jauh di atas baterai 7.050mAh dan pengisian 44W pada Vivo T5.
Menentukan Pilihan Berdasarkan Prioritas Penggunaan
Vivo X300 Ultra paling tepat dipertimbangkan oleh pengguna yang mengejar perangkat keras kamera besar dan ingin memakai ponsel flagship hingga 2027. X500 Pro Max lebih sesuai bagi pengguna yang menempatkan daya tahan baterai sebagai kebutuhan utama, sedangkan X500 Pro menawarkan ukuran layar yang lebih mudah dikelola.
Untuk pembeli kelas menengah di India, Vivo T5 Pro menarik berkat baterai 9.020mAh dan pengisian 90W, sementara Vivo T5 memiliki keunggulan berupa kamera ultrawide 8MP. Perbedaan chipset keduanya tidak terlalu besar, sehingga keputusan sebaiknya mengikuti kebutuhan kamera dan daya tahan, bukan sekadar nama prosesor.
Belum ada pengumuman harga maupun ketersediaan resmi untuk Indonesia dalam bahan sumber. Karena itu, calon pembeli di Tanah Air sebaiknya menunggu informasi resmi sebelum menjadikan salah satu model sebagai pilihan final.

