Harga Steam Machine Ternyata Jauh Lebih Mahal dari PC Gaming yang Lebih Kencang

23 Jun, 2026 4 min read
Steam Machine dibanderol mulai Rp16,4 jutaan, tapi PC gaming dengan performa lebih tinggi bisa didapat lebih murah. Simak perbandingan harga dan spesifikasinya di sini.
Harga Steam Machine Ternyata Jauh Lebih Mahal dari PC Gaming yang Lebih Kencang

Melihat sebuah perangkat gaming baru yang ramping dan hampir tanpa suara memang selalu menggoda. Steam Machine hadir dengan segala daya tarik itu: bodi mungil yang bisa muat di mana saja, operasi yang nyaris hening, dan panel depan magnetis yang membuat kustomisasi tampilan jadi pekerjaan hitungan detik. Semua ini adalah nilai jual yang sulit diabaikan begitu Anda melihatnya dari dekat.

Tapi begitu kita mulai bicara soal angka di layar, ceritanya langsung berubah. Perangkat ini memang terlihat istimewa secara fisik, tetapi ketika Anda membandingkan label harga dengan performa mentah yang ditawarkan, ada banyak kejutan yang mungkin bikin Anda berpikir ulang. Apalagi kalau Anda tipe orang yang selalu menghitung setiap dolar untuk frame rate yang Anda dapatkan.

Satu hal yang langsung mencolok adalah positioning Steam Machine di pasaran. Dengan banderol mulai dari $1,049 atau sekitar Rp16,4 jutaan, perangkat ini memasuki wilayah harga yang sebenarnya sudah dihuni oleh PC gaming konvensional dengan spesifikasi lebih tinggi. Ini bukan soal menjelekkan produk, melainkan membaca fakta: nilai yang Anda tukarkan dengan uang Anda di sini layak untuk diperiksa lebih dalam.

Performa GPU Setara Kartu Grafis Kelas Menengah

Perbandingan daftar harga Steam Machine dengan PC gaming alternatif yang memiliki performa lebih tinggi
Sejumlah PC gaming alternatif menawarkan spesifikasi lebih tinggi dengan banderol harga di bawah Steam Machine. (Photo: notebookcheck.net)

Menurut pengujian yang dilakukan oleh Gamers Nexus, chip grafis di dalam Steam Machine punya kemampuan yang kira-kira sejajar dengan beberapa kartu grafis yang sudah cukup akrab di telinga gamer. Performanya setara dengan Nvidia GeForce RTX 3060, Intel Arc A750, atau AMD Radeon RX 7600. Ini bukan angka yang buruk, jangan salah paham. Tapi perhatikan konteksnya: chip seperti Intel Arc B580 dan Nvidia GeForce RTX 5050 ternyata sudah sedikit lebih gesit dari ini.

Di sisi prosesor, Steam Machine menggendong unit enam inti arsitektur Zen 4 yang dibatasi pada disipasi daya hanya 30 watt. Batasan ini membuat performanya kurang lebih sebanding dengan AMD Ryzen 5 5600X. Sekali lagi, ini bukan spesifikasi lemah untuk gaming kasual, tapi ketika Anda membandingkan dengan apa yang bisa Anda rakit di harga yang sama, perbandingannya menjadi topik yang menarik.

Perbandingan Harga dengan PC Gaming Alternatif

Steam Machine yang ringkas dan kustomisasi panel depan magnetis namun tidak mendukung upgrade komponen
Steam Machine unggul dalam ukuran ringkas dan operasi senyap, tetapi tidak mengizinkan upgrade prosesor, kartu grafis, atau RAM. (Photo: notebookcheck.net)

Sekarang mari kita lihat apa yang bisa Anda beli dengan uang yang sama atau bahkan lebih sedikit. Sebuah Zotac MEK yang membawa AMD Ryzen 5 5500, Nvidia GeForce RTX 5050, RAM 16 GB, dan SSD 1 TB bisa Anda dapatkan di Amazon seharga $899. Itu lebih murah $150 dari harga awal Steam Machine, dan kartu grafis RTX 5050 yang dibawanya sudah lebih cepat dari chip grafis yang ada di Steam Machine.

Kalau Anda ingin lompatan performa yang lebih signifikan tanpa terlalu jauh dari harga Steam Machine, ada opsi Novatech Titan Pro. Mesin ini dijual seharga $999, masih di bawah banderol Steam Machine, dan sudah mengemas AMD Ryzen 5 5500 dengan GeForce RTX 5060 yang jauh lebih bertenaga.

Untuk Anda yang tetap menginginkan PC dengan dimensi yang agak kompak, pasar juga tidak kehabisan pilihan. Twelf Nyx D32 hadir dengan Ryzen 5 5500 dan Radeon RX 7600, RAM 16 GB, serta penyimpanan 512 GB di harga $899. Bahkan jika Anda bersedia merogoh kocek lebih dalam tapi ingin tenaga yang benar-benar berbeda level, ada Ocean of Stars yang mengombinasikan Ryzen 5 7600X dengan AMD Radeon RX 9060 XT seharga $1,369.

Persoalan Upgrade dan Nilai Jangka Panjang

Di sinilah perbedaan paling fundamental antara Steam Machine dan PC gaming konvensional muncul ke permukaan. Steam Machine memang secara signifikan lebih ringkas dibandingkan kebanyakan PC gaming lain yang ada di pasaran saat ini. Tidak ada yang bisa menyangkal keunggulan bentuknya yang sangat kecil dan mudah dipindahkan.

Tapi Anda harus tahu: begitu Anda membeli Steam Machine, prosesor dan kartu grafisnya tidak bisa di-upgrade di kemudian hari. Bahkan RAM pun tidak bisa Anda tambah atau ganti setelah pembelian. Ini kontras sekali dengan PC gaming konvensional yang umumnya menawarkan fleksibilitas untuk menukar komponen seiring berjalannya waktu, menyesuaikan dengan kebutuhan game yang semakin berat atau anggaran yang sudah terkumpul.

Bagi Anda yang menempatkan value for money di atas ukuran ringkas dan dukungan native untuk SteamOS, pilihan untuk melirik PC gaming alternatif menjadi sesuatu yang sangat masuk akal. Anda pada dasarnya membayar premi untuk faktor bentuk yang mini dan pengalaman SteamOS langsung pakai, tapi harus mengorbankan fleksibilitas peningkatan di masa depan dan selisih performa yang bisa Anda dapatkan dengan harga serupa.

Sumber: Notebookcheck