Huawei kembali meramaikan pasar smartphone kelas atas lewat peluncuran Huawei Mate 90 di pasar domestik China. Perangkat ini diposisikan sebagai model standar dalam lini keluarga flagship terbarunya, membawa kombinasi peningkatan performa dapur pacu, efisiensi daya yang masif, serta ketahanan bodi yang ditingkatkan secara signifikan dibanding pendahulunya.
Pabrikan menyematkan chipset Kirin 9030 yang dipadukan dengan sistem operasi HarmonyOS 7. Meski bukan silikon baru karena sempat dipakai pada model sebelumnya, Huawei mengklaim adanya peningkatan performa keseluruhan hingga 27 persen berkat optimalisasi arsitektur dan sistem penjadwalan baru.
Performa Chipset Kirin 9030 dan Dukungan Grafis
Dapur pacu Huawei Mate 90 mengandalkan prosesor Kirin 9030 yang diklaim membawa lonjakan performa CPU sebesar 13 persen, pengolahan grafis GPU melompat 54 persen, serta peningkatan unit NPU sebesar 13 persen jika dikomparasikan langsung dengan Kirin 9020 pada lini Mate 80.
Selain peningkatan angka mentah tersebut, chipset ini sudah mendukung fitur hardware ray tracing hingga kemampuan 31 juta sinar per detik. Pengujian internal Huawei mencatat fitur ini mampu berjalan optimal pada game tertentu, sementara sistem penjadwalan FFRT diklaim sanggup melipatgandakan kecepatan pemuatan gambar di dalam aplikasi.
Konfigurasi Tiga Kamera Belakang Berteknologi RYYB
Sektor optik menjadi salah satu daya tarik utama berkat kehadiran tiga modul kamera di bagian belakang. Kamera utamanya menggunakan sensor RYYB beresolusi 50MP dengan ukuran 1/1.56 inci, dukungan stabilisasi OIS, serta bukaan lensa variabel mulai dari F1.4 hingga F4.0.
Penggunaan bukaan variabel ini memberikan keleluasaan bagi pengguna untuk mengatur tingkat kedalaman ruang secara mekanis. Bukaan F1.4 menghasilkan efek latar belakang buram yang natural, sementara bukaan F4.0 menjaga ketajaman bidang pandang secara menyeluruh di dalam bingkai foto.
Pendukung lainnya meliputi kamera telefoto 50MP berteknologi RYYB dengan bukaan F2.2, OIS, serta kemampuan 4x optical zoom dan 8x optical-quality zoom. Tidak ketinggalan, sensor ultrawide beresolusi 40MP turut melengkapi fleksibilitas pemotretan harian.
Kapasitas Baterai Masif dan Ketahanan Bodi
Peningkatan paling mencolok hadir pada sektor daya lewat penanaman baterai berkapasitas tipikal 6.600 mAh atau kapasitas terukur 6.415 mAh. Angka ini melonjak jauh dibanding baterai 5.750 mAh pada seri Mate 80 sebelumnya.
Urusan pengisian daya, perangkat mendukung pengisian kabel cepat 66W dan pengisian nirkabel hingga 50W. Huawei juga menyediakan mode khusus luar ruangan yang diklaim mampu memperpanjang umur daya hingga 15 hari untuk navigasi peta darurat.
Konstruksi bodi mengadopsi gaya Xuanwu dengan lapisan kaca Kunlun generasi ketiga yang diklaim memiliki ketahanan jatuh 50 persen lebih baik. Sertifikasi ketahanan air dan debu hadir dalam peringkat IP68 serta IP69 untuk menyaring semprotan air bertekanan tinggi.
Harga dan Ketersediaan Pasar
Huawei memasarkan lini Mate 90 di China dalam tiga opsi konfigurasi memori dengan banderol harga resmi:
• Varian 12GB+256GB dipatok seharga Rp10,6 jutaan (CNY 5,999 atau sekitar $895)
• Varian 12GB+512GB dibanderol Rp12,3 jutaan (CNY 6,999 atau sekitar $1,045)
• Varian tertinggi 12GB+1TB dijual seharga Rp15,0 jutaan (CNY 8,499 atau sekitar $1,268)
Pilihan warna yang tersedia mencakup Crystal Green, Crystal Pink, Zero White, dan Obsidian Black. Varian warna hijau dan pink mengusung desain pola kisi-kisi unik di bagian punggung bodi. Hingga saat ini, pihak pabrikan belum mengumumkan jadwal peluncuran global maupun harga resmi untuk pasar luar China.



