Ternyata Mini PC Desain Retro Ini Simpan Spesifikasi Sekencang Workstation

22 Jun, 2026 3 min read
Mengupas Acemagic Retro X3, mini PC berdesain konsol klasik dengan performa Ryzen 7 dan port USB4 yang mendukung eGPU, lengkap dengan detail diskonnya.
Ternyata Mini PC Desain Retro Ini Simpan Spesifikasi Sekencang Workstation

Mini PC semakin jadi pilihan menarik buat Anda yang ingin setup meja kerja rapi tanpa mengorbankan performa. Tapi biasanya, desainnya cenderung monoton, kotak hitam atau silver yang aman-aman saja. Acemagic rupanya menangkap kejenuhan itu dan menghadirkan sesuatu yang berbeda lewat Retro X3.

Yang bikin mini PC ini langsung mencuri perhatian adalah tampilannya. Acemagic Retro X3 hadir dengan casing retro yang terinspirasi dari konsol Nintendo NES. Ukurannya mungil, hanya 128 × 128 × 44 mm, jadi bisa diselipkan di sudut meja gaming, rak TV, atau dibiarkan terpajang sebagai aksen dekoratif. Dan kebetulan, sekarang ada potongan harga yang membuatnya makin menggoda.

Desain Retro yang Curi Perhatian

Sulit mengabaikan daya tarik visual dari mini PC yang satu ini. Acemagic Retro X3 memodelkan casing-nya menyerupai konsol Nintendo NES, lengkap dengan aksen dua warna yang memicu nostalgia. Tapi jangan tertipu oleh tampilan klasiknya, karena di dalamnya ada hardware yang siap menangani beban kerja modern.

Dengan dimensi 128 × 128 × 44 mm, Retro X3 dirancang sebagai mini PC berperforma tinggi yang bisa menyatu di meja gaming maupun di bawah TV. Acemagic menyebutnya cocok difungsikan sebagai HTPC stylish untuk konsumsi media sekaligus gaming ringan. Fleksibilitas penempatan ini jadi nilai tambah buat Anda yang tinggal di ruang terbatas atau ingin menjaga estetika ruang tamu.

Dapur Pacu Ryzen 7 yang Tidak Main-main

Di balik casing retro-nya, Retro X3 ditenagai APU AMD Ryzen 7 H 255. Ini chip delapan-core dengan 16 thread berarsitektur Zen 4 yang bisa melesat hingga 4,9 GHz dengan konsumsi daya maksimal 54 W. Ditemani Radeon 780M iGPU, mini PC ini sanggup menjalankan beban kerja office, produktivitas, dan gaming ringan tanpa kendala berarti.

Konfigurasi memorinya juga terbilang serius. Retro X3 dibekali RAM LPDDR5-6400 16 GB dalam konfigurasi dual-channel. Untuk penyimpanan, sudah terpasang SSD PCIe Gen 4 1 TB, dan masih tersedia satu slot SSD tambahan kalau Anda ingin ekspansi kapasitas di kemudian hari. Kombinasi ini membuat proses booting, loading aplikasi, dan multitasking terasa gesit.

Port Melimpah untuk Segala Kebutuhan

Meskipun ukurannya kecil, Retro X3 tidak pelit soal port. Di bagian depan, Anda bisa menemukan dua port USB 3.2 Gen2 Type-A, satu port USB4 Type-C, dan satu jack audio combo 3,5 mm. Konfigurasi ini memudahkan akses cepat untuk colok flash drive, headphone, atau perangkat mobile tanpa harus meraba ke belakang casing.

Beralih ke bagian belakang, ada satu port LAN 2,5G RJ45, empat port USB 3.2 Gen1 Type-A, satu port HDMI 2.1, satu DisplayPort 2.0, dan satu DC power jack. Konektivitas nirkabelnya juga modern dengan Wi-Fi 6E dan Bluetooth 5.2, memastikan Anda bisa terhubung ke internet dan berbagai peripheral gaming tanpa hambatan kabel yang mengganggu.

Yang menarik adalah port USB4 di bagian depan. Port ini membuka fleksibilitas tambahan, misalnya untuk menyambungkan dock atau solusi eGPU. Ada dukungan DP Alt Mode dengan kecepatan setara DisplayPort 1.4, ditambah USB PD 3.0 untuk pengisian daya berkecepatan tinggi. Artinya, Anda bisa mendongkrak kemampuan grafis Retro X3 dengan GPU eksternal kalau suatu saat performa iGPU-nya dirasa kurang.

Harga Diskon untuk Waktu Terbatas

Lewat toko resmi Acemagic di Amazon, Retro X3 sekarang dipatok dengan diskon 30 persen menggunakan kode "ACERETROX3". Setelah dipotong, harganya menjadi Rp 10,4 jutaan ($629.99), turun cukup signifikan dari harga aslinya yang sekitar Rp 14,8 jutaan ($899.99). Promo ini berlangsung sampai 30 Juni, jadi ada batas waktu yang perlu Anda perhatikan kalau mulai tertarik.

Melihat spesifikasi yang ditawarkan, APU delapan-core, RAM dual-channel, SSD PCIe Gen 4, dan port USB4 yang fleksibel, harga diskon ini cukup kompetitif untuk pasar mini PC saat ini. Desain retro-nya jelas jadi pembeda utama. Kalau selama ini Anda mengincar mini PC dengan kombinasi performa kuat dan tampilan yang keluar dari pakem, Retro X3 bisa jadi kandidat serius sampai akhir Juni nanti.

Sumber: Notebookcheck