Buat kamu yang tumbuh besar dengan teriakan histeris Claire Redfield di Rockfort Island, ada pemandangan baru yang akhirnya muncul di etalase digital. Tanpa pengumuman besar, halaman resmi remake Resident Evil Veronica tiba-tiba nangkring di Xbox Store.
- Proyek ini menggunakan judul ringkas Resident Evil Veronica, menandai identitas barunya sebagai remake dari rilisan klasik tahun 2000.
- Produser Yoshiaki Hirabayashi mengonfirmasi tim produksi sedang merombak potongan naskah asli demi menyambung cerita ke lore modern waralaba.
- Game berjalan di RE Engine versi terbaru dengan kamera orang ketiga dan menargetkan rilis di tahun 2027.
Menyambung Benang Merah ke Lore Modern
Langkah Capcom membuka wishlist ini dibarengi dengan pengakuan jujur soal arah naratif. Menurut Hirabayashi, cerita akan dirajut ulang agar mimpi buruk di pulau terpencil itu tersambung mulus ke fondasi cerita game-game utama modern.
Tim pengembang sangat bergantung pada masukan komunitas untuk mempertahankan atmosfer gotik khas versi asli. Kamu tetap akan memandu Claire mencari saudaranya yang hilang, tetapi urutan plot akan terasa lebih ketat dan terintegrasi dalam ekosistem cerita yang lebih besar.
Perspektif Kamera dan Target Platform
Satu teka-teki yang kini terjawab adalah soal gaya bermain. Tidak ada eksperimen sudut pandang orang pertama di sini. Capcom memastikan Resident Evil Veronica akan setia pada perspektif orang ketiga over-the-shoulder, menyelaraskan tampilannya dengan remake Resident Evil 2 dan 4. Ini masuk akal karena tim veteran yang sama memegang kendali proyek.
Ditenagai RE Engine versi terbaru, fokus permainan bertumpu pada navigasi lingkungan yang mencekam dan manajemen sumber daya yang ketat. Platform yang dikunci mencakup PlayStation 5, PC Windows, Xbox Series X dan S, serta konsol Nintendo generasi berikutnya. Hanya saja, untuk menikmati semua kengerian ini, kamu harus bersabar menunggu hingga kalender berganti ke tahun 2027.
Sumber: Notebookcheck
