Ternyata Game Ini Sudah Tembus 1 Juta Wishlist Meski Baru Diumumkan Dua Minggu

21 Jun, 2026 3 min read
Capcom mengonfirmasi remake Resident Evil Veronica telah melampaui 1 juta wishlist di Steam dan PlayStation Store hanya dalam waktu kurang dari dua minggu, jauh sebelum rilis tahun 2027.
Ternyata Game Ini Sudah Tembus 1 Juta Wishlist Meski Baru Diumumkan Dua Minggu

Capcom baru saja mengonfirmasi sesuatu yang cukup mengejutkan lewat kanal sosial resmi mereka. Game remake Resident Evil Veronica yang baru diumumkan di Summer Game Fest belum genap dua minggu sudah mengantongi lebih dari 1 juta wishlist. Angka ini gabungan dari Steam dan PlayStation Store, dan langsung menempatkan game yang jadwal rilisnya masih tahun 2027 itu sebagai salah satu judul paling diantisipasi dalam pipeline Capcom.

Yang bikin menarik, game ini belum punya tanggal rilis pasti. Bahkan belum ada gameplay footage yang beredar secara luas. Tapi antusiasme pemain sudah meledak, dan Capcom secara spesifik menyebut bahwa animo ini datang dari penggemar yang memang aktif melacak judul ini sejak pengungkapan perdananya. Sebuah sinyal kuat bahwa basis penggemar Resident Evil benar-benar lapar akan proyek dari katalog lawas.

Buat Anda yang tumbuh bersama seri klasik Capcom, angka tujuh digit dalam waktu sesingkat ini jelas bukan hal biasa. Apalagi untuk game yang masih berjarak dua tahun lebih dari perkiraan peluncurannya.

Dominasi Steam dan ekspansi ke Xbox Store

Lonjakan wishlist ini langsung mendorong Resident Evil Veronica ke puncak tangga wishlist mendatang Steam. Capcom mengungkapkan momentum ini berpotensi membesar lebih lanjut setelah mereka baru saja meluncurkan landing page resmi game ini di Xbox Store. Dengan begitu, pemilik Xbox Series X/S kini bisa ikut memasukkan game ini ke daftar pantauan mereka, bergabung dengan pengguna PC dan PlayStation 5.

Ini bukan strategi dadakan. Capcom punya pendekatan yang sudah teruji: rilis bersamaan di PC dan konsol pada hari yang sama. Tujuannya jelas untuk menjaring audiens seluas mungkin sejak hari pertama. Dengan penambahan dukungan Xbox, eksosistem pelacakan pra-rilis Resident Evil Veronica kini mencakup tiga platform besar sekaligus.

Menggunakan RE Engine yang sudah jadi andalan studio, Capcom rupanya terus memperkuat engagement komunitas di seluruh ekosistem next-gen. Keterlibatan pemain dalam fase pra-rilis seperti ini biasanya jadi indikator awal performa komersial sebuah judul besar.

Perspektif tetap over-the-shoulder, tanpa opsi first-person

Dari sisi teknis, produser Yoshiaki Hirabayashi sudah memberikan beberapa kepastian yang cukup krusial melalui kanal pengembang resmi. Pertama dan paling penting: game ini akan menggunakan perspektif fixed third-person, over-the-shoulder. Tidak akan ada opsi tampilan first-person seperti yang sempat muncul di judul-judul utama terbaru semacam Resident Evil Village atau Resident Evil Requiem.

Ini keputusan yang disengaja dan punya alasan naratif yang solid. Catatan resmi pengembang menjelaskan bahwa peristiwa di Rockfort Island terjadi hanya tiga bulan setelah Claire Redfield berhasil lolos dari Raccoon City. Dalam rentang waktu sesingkat itu, Claire belum memiliki pelatihan taktis militer tingkat lanjut. Tidak akan ada mekanik parry atau gerakan tempur canggih yang biasa Anda temukan di game-game Resident Evil modern.

Desain inti dibangun di atas fondasi survival klasik: warga sipil biasa yang terjebak dalam situasi mengerikan, dengan sumber daya yang sangat terbatas. Bukan tentara terlatih, bukan agen spesial. Hanya Claire, keberanian, dan apa pun yang bisa ia temukan di sepanjang pulau.

Yang lebih meyakinkan, proyek ini dipegang langsung oleh tim internal yang sebelumnya bertanggung jawab atas remake Resident Evil 2 dan Resident Evil 4, dua judul yang sama-sama meraih pujian kritis luas. Kalau melihat rekam jejak itu, ekspektasi tinggi para pemain yang sudah memasukkan game ini ke wishlist tampaknya bukan sekadar dorongan nostalgia, melainkan kepercayaan nyata terhadap kapabilitas tim pengembang.

Satu juta wishlist dalam waktu kurang dari dua minggu untuk game tahun 2027 memang bukan jaminan kesuksesan final. Tapi angka itu menunjukkan satu hal: rasa penasaran terhadap kembalinya Claire Redfield dalam format remake modern sudah mencapai titik yang sulit diabaikan.

Via: Notebookcheck