Setelah berbagai rumor beredar selama beberapa pekan terakhir, Samsung akhirnya resmi memperkenalkan jajaran tablet flagship terbarunya ke pasar global. Produsen asal Korea Selatan ini melewatkan kehadiran model standar dan langsung merilis dua varian sekaligus, yakni Galaxy Tab S12 Ultra dan Galaxy Tab S12+. Keduanya dijadwalkan mulai meluncur ke pasaran secara global pada 7 Oktober mendatang dengan membawa sejumlah peningkatan signifikan di sektor performa maupun rancang bangun bodi.
Sebagai lini tertinggi, Samsung merancang kedua perangkat ini untuk memenuhi kebutuhan produktivitas berat maupun hiburan kelas atas. Penggunaan chipset kelas menengah-atas dipadukan dengan kapasitas baterai besar menjadi daya tarik utama bagi para profesional maupun kreator konten di Tanah Air.
Rancang Bangun Tipis dengan Layar Dynamic AMOLED 2X
Galaxy Tab S12 Ultra hadir mencuri perhatian berkat ketebalan bodi yang hanya 5,1 milimeter. Angka tersebut menjadikannya sebagai tablet tertipis yang pernah dibuat oleh Samsung hingga saat ini. Varian Wi-Fi dari model Ultra memiliki bobot 692 gram, sedangkan versi 5G sedikit lebih berat di angka 695 gram. Pada bagian muka, tablet ini mengandalkan layar Dynamic AMOLED 2X seluas 14,6 inci dengan resolusi tajam mencapai 2960 x 1848 piksel.
Sementara itu, saudaranya yaitu Galaxy Tab S12+ mengusung dimensi layar yang sedikit lebih ringkas berukuran 12,6 inci dengan resolusi 2800 x 1752 piksel. Dari segi ketebalan, model Plus memiliki bodi setebal 5,3 milimeter dengan bobot 553 gram untuk varian Wi-Fi dan 555 gram pada model 5G. Keduanya sama-sama sudah mendukung refresh rate 120Hz serta tingkat kecerahan puncak yang sanggup menyentuh 1.600 nits untuk visibilitas optimal di luar ruangan.
Dapur Pacu Dimensity dan Manajemen Suhu Optimal
Urusan performa, Samsung mempercayakan dapur pacu kedua tablet ini pada chipset MediaTek Dimensity 9500. Meskipun bukan lagi prosesor tertinggi di lini MediaTek karena telah diteruskan oleh Dimensity 9600 Pro, chipset ini sudah lebih dari cukup untuk melibas berbagai aplikasi berat yang Anda jalankan. Guna meredam panas saat beban kerja tinggi, Samsung menyematkan sistem pendingin 3D vapor chamber terbaru di dalam bodi kedua perangkat.
Sektor daya didukung oleh baterai berkapasitas masif. Galaxy Tab S12 Ultra dibekali baterai 11.600 mAh, sementara Galaxy Tab S12+ mengandalkan baterai 10.600 mAh. Keduanya sama-sama mendukung teknologi pengisian cepat 45W. Untuk urusan memori, konfigurasi tertinggi pada model Ultra mencakup RAM 16GB dan penyimpanan internal mencapai 1TB yang masih dapat diperluas melalui slot microSD hingga kapasitas 2TB.
Fitur Pendukung Produktivitas dan Perangkat Lunak
Kedua tablet flagship ini menjalankan antarmuka One UI 9 berbasis Android 17 sejak dalam kotak penjualan. Samsung juga memberikan nilai tambah berupa uji coba layanan Google AI Pro selama enam bulan yang mencakup akses penuh ke asisten cerdas Gemini. Dukungan S Pen tetap disertakan dalam paket penjualan, meski pena stylus generasi terbaru ini hadir tanpa menyematkan fitur konektivitas Bluetooth.
Ketahanan fisik juga menjadi perhatian dengan hadirnya sertifikasi ketahanan debu dan air IP68 pada bodi kedua perangkat. Sektor audio diperkuat oleh kehadiran empat buah speaker yang mendukung teknologi spatial audio untuk pengalaman multimedia yang imersif. Pilihan konektivitas nirkabel sudah sangat modern berkat dukungan Wi-Fi 7 pada model Ultra serta Wi-Fi 6E pada model Plus, bersanding dengan dukungan dual SIM fisik dan eSIM.
Estimasi Harga dan Ketersediaan Global
Bagi konsumen yang mengincar perangkat ini, Samsung menyediakan pilihan warna Gray dan Silver. Berbagai aksesoris pendukung seperti Pro Keyboard, Book Cover Keyboard Slim, serta pelindung layar anti-reflektif juga dijual secara terpisah.
Di pasar global, Samsung Galaxy Tab S12 Ultra dibanderol mulai dari Rp24,8 jutaan ($1,399 / €1,569 / £1,399) untuk varian dasar 12GB dan memori internal 256GB. Sementara itu, Galaxy Tab S12+ dipasarkan mulai dari Rp21,2 jutaan ($1,199 / €1,329 / £1,199) untuk konfigurasi memori yang serupa.



