Honor resmi meluncurkan smartphone flagship Magic9 di China dengan layar OLED 6,37 inci, dua kamera 200MP ARRI, baterai 8.000mAh, dan sistem MagicOS 11. Harga awalnya sekitar Rp13,2 jutaan (¥4.999), sehingga perangkat ini menyasar pengguna yang mengutamakan fotografi, video sinematik, serta daya tahan panjang dalam bodi relatif ringkas.
Magic9 bukan model besar dalam lini tersebut. Namun, perangkat ini tetap membawa perangkat kamera kelas atas, termasuk kamera telefoto 200MP dengan dukungan telekonverter eksternal hingga panjang fokus ekuivalen 200mm. Belum ada pengumuman resmi mengenai harga dan ketersediaannya di Indonesia.
Layar ringkas dengan perlindungan mata agresif
Honor Magic9 menggunakan panel datar OLED 6,37 inci beresolusi 1,5K dan laju penyegaran 120Hz. Teknologi LTPS membantu menjaga konsumsi daya, sementara bingkai layar setipis 0,95mm membuat bagian depan terlihat lebih luas tanpa memperbesar ukuran bodi secara berlebihan.
Layar ini memiliki tingkat kecerahan puncak hingga 10.000 nit dan kecerahan global hingga 2.000 nit. Angka tersebut ditujukan untuk menjaga keterbacaan pada kondisi terang, sedangkan tingkat kecerahan minimum 1 nit lebih sesuai untuk penggunaan malam hari.
Fitur Oasis Eye Care mencakup peredupan PWM hingga 3.840Hz, pengurangan cahaya biru pada tingkat perangkat keras, AI defocusing, mode tampilan menyerupai cahaya alami, serta mode bantuan tidur berbasis AI. Honor menyebut Magic9 sebagai smartphone pertama yang menerima sertifikasi TÜV Rheinland Global Eye Care 6.0.
Fisiknya memakai rancangan kaca 3D dengan proses cold-carved unibody. Modul kameranya mengambil inspirasi dari kamera sinema klasik. Pilihan warnanya terdiri dari Popcorn Yellow, Opening White, Curtain Black, dan Olive Green. Bodinya setebal 8,49mm dengan bobot 209 gram.
Dua kamera 200MP menjadi pusat pengalaman fotografi
Konfigurasi kamera menjadi alasan utama Magic9 menarik perhatian. Honor menggandeng ARRI untuk menghadirkan pengolahan warna dan perangkat sinematik, lalu memasangkannya dengan kamera utama 200MP bersensor 1/1,4 inci, bukaan f/1.9, serta stabilisasi gambar CIPA 7.5.
Kamera telefoto 200MP memakai sensor 1/1,56 inci, bukaan f/2.6, dan panjang fokus ekuivalen optik 85mm dengan pembesaran digital hingga 120x. Kamera ini juga memiliki rating stabilisasi CIPA 7.5. Bagi fotografer ponsel, sensor beresolusi tinggi tersebut memberi ruang lebih besar untuk memotong gambar, meski kualitas akhir tetap bergantung pada pemrosesan dan kondisi cahaya.
Sistem belakangnya dilengkapi kamera ultralebar 50MP dengan bukaan f/2.0. Kamera depan 55MP memiliki sensor persegi, sehingga pengguna dapat memilih bingkai 1:1, 16:9, atau 9:16 tanpa batasan umum dari sensor swafoto berbentuk persegi panjang.
Fitur ARRI memperluas fungsi video
Kerja sama ARRI tidak berhenti pada filter warna. Magic9 mendukung alur video ARRI LogC3, sehingga pengguna memiliki ruang pengaturan warna lebih luas saat proses penyuntingan. Tersedia pula 87 ARRI Looks resmi yang dapat diterapkan langsung ke rekaman.
Mode ARRI Movie Live merekam video dalam rasio sinematik 2,39:1 dan tetap melanjutkan perekaman selama tiga detik setelah tombol rana ditekan. Fitur ini dirancang untuk menangkap cuplikan gerak singkat, bukan sekadar foto diam, serta mendukung perekaman 4K dalam format sinematik tersebut.
Honor juga menawarkan potret 200MP zoom-flash yang memadukan kamera telefoto beresolusi tinggi dengan efek lampu kilat. Aksesori telekonverter Honor G200 dijual terpisah, memiliki bobot 88 gram dan panjang 81mm, lalu mengubah kamera telefoto 85mm menjadi jangkauan ekuivalen 200mm.
Performa flagship dan baterai 8.000mAh
Honor Magic9 ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5, dipadukan dengan RAM LPDDR5X dan penyimpanan UFS 4.1. Sumber tidak mencantumkan hasil benchmark, sehingga klaim performa sebaiknya dibaca berdasarkan spesifikasi, bukan angka pengujian yang belum tersedia.
Honor menyatakan perangkat dapat mempertahankan pengalaman tanpa jeda, kerusakan aplikasi, penurunan bingkai, putus koneksi, atau tersendat dalam kondisi pengujian mereka. Klaim tersebut belum dapat menggantikan pengujian independen, terutama saat perangkat menjalankan kamera, permainan, dan aplikasi berat dalam waktu panjang.
Baterai Qinghai Lake berkapasitas 8.000mAh menggunakan material silikon tinggi dengan kandungan silikon 25 persen. Pengisian kabel mencapai 80W, sedangkan pengisian nirkabel mencapai 50W. Sistem nirkabelnya diklaim kompatibel dengan lebih dari 300 model mobil jika dipasangkan dengan perangkat pengisian yang sesuai.
MagicOS 11, konektivitas, dan catatan daya tahan
MagicOS 11 debut pada seri Magic9 dengan sejumlah fungsi AI berbasis asisten YOYO. Tombol AI khusus dapat merekam sorotan video dalam sekali tekan, sementara pola tekan lain dapat diberi fungsi berbeda. YOYO juga menangani penggabungan subtitel, pemotongan video, serta konversi video menjadi konten Live.
YOYO Task dan YOYO Proactive Service menangani tugas terjadwal serta pengingat, termasuk pengambilan makanan dan kode pengambilan paket. Fitur lain mencakup AI Call Assistant, AI Calendar, AI Recorder, AI Notes, dan AI File Management. Melalui Honor Connect, Magic9 juga dapat terhubung dengan perangkat Apple untuk sinkronisasi notifikasi panggilan dan foto awan.
Untuk jaringan, tersedia Wi-Fi 7, Bluetooth 6.0, NFC, pemancar inframerah, sensor sidik jari ultrasonik 3D, tombol kamera khusus, dua pengeras suara, tiga mikrofon, dan port USB 2.0. Chip penguat RF C3 generasi ketiga memakai arsitektur tujuh inti serta pemilihan jaringan berbasis AI, dengan dukungan 356 kombinasi pita frekuensi dalam 38 skenario.
Perangkat mengantongi peringkat IP68, IP69, dan IP69K dalam kondisi laboratorium terkontrol. Namun, peringkat ini bukan jaminan ponsel tahan air secara permanen, dan kerusakan akibat cairan tidak ditanggung garansi.
Siapa yang Paling Diuntungkan oleh Honor Magic9?
Honor Magic9 paling sesuai bagi pengguna yang menginginkan kamera telefoto beresolusi tinggi, perangkat video dengan alat ARRI, serta baterai besar tanpa berpindah ke ponsel berukuran sangat besar. Layar 6,37 inci juga memberi pilihan bagi pengguna yang menyukai bodi lebih mudah digenggam.
Catatan utamanya ada pada port USB 2.0 dan aksesori telekonverter yang harus dibeli terpisah. Harga konfigurasi tertingginya mencapai sekitar Rp18,5 jutaan (¥6.999). Pilihan yang tersedia meliputi 12GB + 256GB seharga sekitar Rp13,2 jutaan (¥4.999), 12GB + 512GB sekitar Rp14,6 jutaan (¥5.499), serta 16GB + 512GB sekitar Rp15,9 jutaan (¥5.999).
Kelebihan utama: dua kamera 200MP ARRI, baterai 8.000mAh, layar 120Hz dengan fitur perlindungan mata, serta dukungan telekonverter 200mm.
Keterbatasan: belum ada kepastian harga resmi di Indonesia, port masih USB 2.0, dan klaim kestabilan performa belum disertai benchmark independen.