Momen ketika Anda sudah menyiapkan dana, menunggu tepat di depan layar, lalu dalam 30 menit semua barang lenyap oleh gerombolan scalper. Itulah realita pahit peluncuran Steam Controller dari Valve pada awal Mei lalu. Bukannya mulus, aksesori yang ditunggu lebih dari satu dekade ini justru berubah menjadi barang mewah dadakan.
- Steam Controller terjual habis dalam 30 menit dan diborong calo untuk dijual kembali berkali lipat.
- Valve membuka sistem reservasi ala Steam Deck, namun antrean terburuk bisa mencapai tahun 2027.
- Masalah ini memunculkan kekhawatiran serius terhadap strategi peluncuran konsol Steam Machine yang dijadwalkan Musim Panas 2026.
- Lonjakan harga komponen seperti RAM DDR5 dan SSD diperkirakan akan membuat harga Steam Machine membengkak.
Sistem Antrean yang Bikin Patah Arang
Merespons gelombang protes, Valve bergerak cepat dengan membuka sistem reservation queue yang terinspirasi dari penjualan Steam Deck. Mereka juga membatasi pembelian hanya untuk akun yang dibuat sebelum 27 April demi menghalau para spekulan. Namun, buletin terbaru pada 18 Juni justru membawa kabar yang bikin frustrasi.
Proyeksi paling optimis menyebut stok akan tersedia lagi pada September. Bagi yang kurang beruntung, peripheral ini bahkan dijadwalkan baru sampai di tangan mereka pada 2027. Sebuah jarak waktu yang terasa amat jomplang untuk sekadar sebuah controller.
Bayang-Bayang Suram untuk Steam Machine
Di tengah krisis ini, pertanyaan besarnya bukan lagi soal controller. Bagaimana dengan Steam Machine? Valve agaknya sedang menimbun stok dalam jumlah besar, terlihat dari catatan impor ke kantor mereka di AS. Langkah ini seolah menjadi pelajaran dari bencana controller agar pasokan tidak lagi kedodoran. Tapi ada satu masalah besar: biaya produksi.
Steam Machine hadir sebagai PC mini ruang tamu dengan spesifikasi yang cukup serius. Salah satunya, RAM DDR5 16GB yang kini harganya bersama SSD sedang meroket di pasar global. Situasi ini bisa mendorong harga jual ke titik yang tidak lagi masuk akal.
Valve sejauh ini belum mundur dari estimasi perilisan Musim Panas 2026. Sinyal positif muncul dari pembaruan SteamDB dan SteamOS yang semakin intens. Bahkan, ada bocoran yang menyebutkan bahwa sistem reservasi untuk konsol ini akan dimulai pada 30 Juni. Namun, jika biaya komponen memaksa Valve mematok harga terlalu tinggi, PC mungil ini bisa bernasib sama: hanya bisa dipandang, bukan dibeli.
Sumber: Notebookcheck

