Xiaomi meluncurkan lampu meja pintar terbarunya, Mijia Desktop Study Lamp Max, di pasar Tiongkok dengan harga pre-order Rp2,1 jutaan (¥799). Lampu meja ini dirancang khusus untuk meningkatkan kenyamanan visual di area kerja lewat intensitas cahaya hingga 1.650 lx, teknologi perlindungan mata Qingshan, serta kehadiran sensor radar 24GHz untuk deteksi keberadaan pengguna secara otomatis.
Langkah ini mempertegas fokus Xiaomi dalam menghadirkan perangkat desk setup produktif yang berorientasi pada kesehatan mata. Lampu ini menjadi model desk lamp pertama dari lini Mijia yang dilengkapi lampu latar (backlight) kompensasi untuk mengurangi kontras kecerahan ekstrem antara permukaan meja dan area sekitarnya.
Sistem Pencahayaan Ganda dan Kontrol Pantulan Cahaya
Xiaomi menerapkan struktur kontrol cahaya refleksi ganda (dual-reflection light control) pada Mijia Desktop Study Lamp Max. Desain optik ini berfungsi meminimalkan paparan sinar langsung yang dapat menyilaukan mata pengguna. Perangkat ini diklaim sanggup menerangi area meja kerja seluas 1,6 meter x 0,6 meter dengan rata-rata tingkat pencahayaan di atas 950 lx.
Selain itu, terdapat mode khusus screen viewing yang mengarahkan sudut pencahayaan murni ke permukaan meja, bukan ke arah layar monitor. Fitur ini efektif menekan pantulan bayangan saat Anda bekerja di depan komputer. Sumber cahayanya mengandalkan manik LED full-spectrum multi-peak tunggal dengan koefisien kesesuaian spektrum matahari (GFC) melampaui 0,985 serta indeks reproduksi warna Ra mencapai 97.
Secara performa, tingkat pencahayaannya melebihi standar intensitas cahaya level AA untuk membaca dan menulis. Di area normal, rata-rata intensitasnya mencapai 1.100 lx dengan angka keseragaman (uniformity) di bawah 4. Sementara pada area pusat pencahayaan, angkanya melonjak hingga di atas 1.650 lx dengan keseragaman 1,6. Lampu ini juga mengantongi sertifikasi perlindungan mata Qingshan bebas kedipan (no visible flicker) serta peringkat bahaya cahaya biru kelas RG0.
Sensor Radar 24GHz dan Otomasi Pintar Xiaomi Home
Sektor otomatisasi menjadi nilai jual utama dari Mijia Desktop Study Lamp Max. Xiaomi menyematkan sensor radar 24GHz yang mampu mendeteksi gestur tubuh saat Anda duduk di meja kerja. Lampu akan menyala secara otomatis tanpa perlu menekan tombol sakelar fisik.
Sebelumnya, teknologi deteksi keberadaan ini hanya hadir pada seri lampu berdiri Mijia Vertical Study Lamp 2 yang dibanderol Rp6,6 jutaan (¥2,499). Selain radar, terdapat dua sensor cahaya terpisah di bagian atas dan bawah unit. Kedua sensor ini bekerja melacak perubahan intensitas cahaya sekitar untuk menyesuaikan kecerahan lampu utama dan backlight secara bersamaan.
Pengguna juga dapat mengendalikan otomasi melalui aplikasi Xiaomi Home. Fitur pengingat terintegrasi dapat dikustomisasi untuk memantau durasi penggunaan lampu, jeda waktu fokus, kelelahan akibat duduk terlalu lama, hingga tingkat cahaya ruangan yang terlampau redup.
Harga dan Ketersediaan Perangkat
Xiaomi Mijia Desktop Study Lamp Max saat ini telah dibuka untuk masa pemesanan awal di Tiongkok dengan banderol Rp2,1 jutaan (¥799). Harga tersebut terbilang kompetitif mengingat kelengkapan sensor radar dan teknologi full-spectrum LED yang diusungnya. Hingga berita ini diturunkan, pihak produsen belum mengumumkan jadwal peluncuran resmi untuk pasar di luar Tiongkok.



