Xiaomi kembali mendobrak pasar aksesori mobile melalui kehadiran model terbarunya, yaitu Xiaomi 10000mAh 45W Ultra-Thin Magnetic Power Bank (WPB1026S). Perangkat ini ditujukan bagi pengguna yang membutuhkan solusi pengisian daya tinggi tanpa harus membawa beban berat di saku.
Perangkat ini sudah mulai dipasarkan di platform Xiaomi Youpin dengan harga 399 yuan atau setara dengan kisaran Rp1,1 jutaan (¥399). Peluncuran ini menjadi kelanjutan dari lini aksesori daya portabel mereka setelah sebelumnya merilis model WPB1025S dengan spesifikasi serupa pada awal tahun ini.
Rancang Bangun Tipis dan Teknologi Baterai Silikon Karbon
Peningkatan paling mencolok pada power bank ini terletak pada sektor material dan dimensi fisiknya. Xiaomi membalut bodi perangkat dengan material paduan aluminium berukuran 102 x 70,5 x 13,2 mm serta bobot 195 gram. Konsumen dapat memilih varian warna perak putih dan abu-abu gelap dengan lapisan matte.
Di dalam cangkang tipis tersebut, Xiaomi menanamkan dua buah sel baterai berkapasitas 5.000 mAh. Sel baterai ini memanfaatkan anoda silikon karbon dengan kandungan silikon 16 persen serta tingkat kepadatan energi mencapai 840 Wh/L. Berkat teknologi kimia baru ini, perangkat tercatat 35 persen lebih kecil, 43 gram lebih ringan, serta 6,6 mm lebih tipis dibanding model pendahulunya yang berkapasitas sama dengan daya 33W.
Daya Keluar 45W dan Dukungan Fast Charging Luas
Sektor performa pengisian daya menjadi nilai jual utama dari aksesori ini. Port tunggal USB-C yang disediakan mampu menghantarkan daya keluar hingga 45W untuk pengisian kabel, sekaligus mendukung daya masuk hingga 30W saat mengisi ulang daya power bank itu sendiri.
Dukungan protokol pengisian dayanya tergolong lengkap untuk berbagai perangkat modern. Perangkat ini kompatibel dengan standar USB PD 3.0 yang dilengkapi PPS, Quick Charge 3.0, serta Apple 2.4A. Sementara itu, bantalan pengisian nirkabel magnetik mampu menyalurkan daya hingga 20W, meski batas kecepatan maksimal tersebut dioptimalkan untuk perangkat tertentu seperti lini Xiaomi 15 dan Xiaomi 17.
Bagi ekosistem Apple seperti iPhone 17, iPhone 17 Pro, dan iPhone Air, pengisian nirkabel berjalan pada kecepatan standar 7.5W. Power bank ini juga sanggup mengisi dua perangkat secara bersamaan melalui jalur kabel dan nirkabel, kendati total daya gabungannya akan dibatasi pada angka 15W.
Manajemen Termal dan Fitur Keamanan Portabel
Untuk memantau kondisi operasional, Xiaomi menyematkan sistem manajemen informasi baterai. Pengguna bisa menghubungkan power bank ke komputer via kabel USB-C guna memantau suhu baterai, voltase, detail manufaktur, status operasional, hingga log aktivitas tidak normal secara mendetail.
Urusan pembuangan panas dipercayakan pada chip pengontrol suhu NTC, lapisan pembuangan panas berbahan graphene, serta silikon termal. Dari sisi regulasi, perangkat telah memenuhi standar keamanan China GB 47372-2026 untuk kategori baterai portabel serta berada di bawah batas 100Wh yang aman dibawa ke dalam kabin pesawat terbang komersial.



