Galaxy M Series Akhirnya Kebagian One UI 8.5, Desain Liquid Glass dan Fitur AI Kini Turun ke Ponsel Mid Range

Samsung mulai mengembangkan One UI 8.5 untuk Galaxy M Series. Desain Liquid Glass dan fitur AI kini tak lagi eksklusif flagship.

Galaxy M Series Akhirnya Kebagian One UI 8.5, Desain Liquid Glass dan Fitur AI Kini Turun ke Ponsel Mid Range
Galaxy M Series Akhirnya Kebagian One UI 8.5, Desain Liquid Glass dan Fitur AI Kini Turun ke Ponsel Mid Range (Foto: Sammobile)

Pengguna Galaxy M Series akhirnya mendapat kabar yang selama ini ditunggu. Samsung mulai menurunkan One UI 8.5 ke lini mid range, menandakan perubahan besar dalam cara mereka memperlakukan pembaruan software.

Bukan cuma soal versi Android terbaru, tapi soal pengalaman visual dan AI yang selama ini identik dengan ponsel mahal.

Galaxy M54 Jadi Pembuka Jalan

Galaxy M54 menjadi perangkat pertama di lini M Series yang terdeteksi menjalani pengujian internal One UI 8.5. Ini bukan kebetulan. Ponsel ini memang diposisikan sebagai mid range terkuat Samsung, baik dari sisi layar, kamera, maupun daya tahan baterai.

Langkah ini memberi sinyal bahwa Samsung ingin menjadikan M54 sebagai jembatan antara kelas menengah dan pengalaman flagship, terutama di sisi software.

One UI 8.5 Bukan Update Biasa

One UI 8.5 bukan pembaruan kecil. Samsung melakukan perubahan visual dan fungsional yang terasa signifikan, terutama lewat pendekatan desain baru dan integrasi kecerdasan buatan yang lebih dalam.

Ini bukan sekadar tampilan segar, tapi cara baru berinteraksi dengan ponsel.

Desain Liquid Glass Bikin Tampilan Lebih Hidup

Bahasa desain Liquid Glass membawa efek transparansi, kedalaman visual, dan animasi yang lebih halus. Antarmuka terasa lebih modern dan responsif tanpa terlihat berlebihan.

Perubahannya memang tidak mencolok di satu titik, tapi terasa konsisten di seluruh sistem. Dari notifikasi, panel cepat, sampai perpindahan aplikasi, semuanya terasa lebih cair.

AI yang Bekerja Diam Diam

Salah satu daya tarik utama One UI 8.5 adalah fitur AI berbasis konteks. Sistem bisa memberi saran tindakan tanpa perlu diminta, berdasarkan kebiasaan dan situasi pengguna.

Menariknya, sebagian besar proses ini berjalan langsung di perangkat. Data tetap tersimpan lokal, membuat fitur terasa cerdas tanpa mengorbankan privasi.

Fitur Praktis yang Benar Benar Kepakai

Selain AI kontekstual, One UI 8.5 membawa fitur yang lebih membumi. Pesan suara bisa langsung ditampilkan dalam bentuk teks, album pribadi kini jadi fitur bawaan, dan pengeditan foto bisa dilakukan lewat perintah sederhana.

Ini bukan fitur pamer teknologi, tapi pembaruan yang langsung terasa dalam pemakaian harian.

Tidak Ikut Beta Tapi Justru Lebih Aman

Pengguna Galaxy M Series tidak akan mendapat akses beta. Sekilas terdengar seperti kekurangan, tapi justru ini keunggulan tersembunyi.

Samsung cenderung merilis versi final yang sudah lebih stabil untuk lini menengah. Artinya, risiko bug besar, baterai boros, atau fitur setengah matang bisa ditekan sejak awal.

Perkiraan Jadwal Rilis

Berdasarkan pola pembaruan sebelumnya, One UI 8.5 kemungkinan debut di perangkat flagship awal 2026. Untuk Galaxy M54, pembaruan stabil diperkirakan hadir sekitar pertengahan tahun.

Setelah itu, model Galaxy M lain akan menyusul secara bertahap tergantung wilayah dan spesifikasi perangkat.

Kenapa Ini Penting untuk Pengguna Galaxy M

Selama ini, pengguna mid range sering harus rela tertinggal soal fitur software. One UI 8.5 mengubah narasi itu.

Dengan desain baru dan AI yang lebih pintar, ponsel Galaxy M tidak lagi terasa sebagai versi kompromi. Nilai perangkat meningkat tanpa perlu ganti hardware.

Catatan Redaksi

One UI 8.5 menandai babak baru untuk Galaxy M Series. Samsung terlihat serius mendekatkan pengalaman flagship ke pengguna yang lebih luas.

Jika pembaruan ini digulirkan konsisten, Galaxy M bisa jadi salah satu lini mid range dengan dukungan software paling menarik di kelasnya. Tahun depan, pengguna Galaxy M tidak lagi sekadar menunggu, tapi ikut menikmati.