Galaxy S26 Ultra Bakal Gunakan Snapdragon 8 Elite Gen 2 Buatan Samsung: Comeback yang Mengejutkan!

Fredy

25 August 2025

4
Min Read
Galaxy S26 Ultra Bakal Gunakan Snapdragon 8 Elite Gen 2 Buatan Samsung
Galaxy S26 Ultra Bakal Gunakan Snapdragon 8 Elite Gen 2 Buatan Samsung

Samsung kembali membuat gebrakan di industri smartphone flagship. Menjelang perilisan seri Galaxy S26 di awal 2026, bocoran terbaru menyebutkan bahwa Galaxy S26 Ultra akan memakai Snapdragon 8 Elite Gen 2 buatan Samsung — bukan versi TSMC yang selama ini dianggap lebih unggul.

Kabar ini jelas mengejutkan banyak pihak. Apakah ini pertanda Samsung siap kembali unjuk gigi dengan pabrikannya sendiri? Atau hanya strategi efisiensi produksi semata?

Kembali Pakai Chip Buatan Sendiri: Berani Ambil Risiko?

Menurut informasi dari Digital Chat Station yang dibagikan di Weibo pada 23 Juli 2025, varian chip dengan kode SM8850s sedang disiapkan untuk digunakan di lini Galaxy S26. Chip ini merupakan hasil produksi Samsung Foundry menggunakan teknologi 2nm Gate-All-Around (GAA) — sebuah inovasi besar yang sempat mengalami banyak tantangan.

Sebelumnya, sempat beredar kabar bahwa chip ini dihentikan produksinya karena masalah efisiensi dan suhu. Namun tampaknya Samsung tidak menyerah. Mereka justru terus meningkatkan proses produksinya agar siap dipakai massal pada awal 2026.

Lebih Murah, Tapi Apakah Lebih Baik?

Alasan utama Samsung kembali memilih Snapdragon 8 Elite Gen 2 versi internal adalah biaya produksi yang jauh lebih rendah dibanding versi TSMC. Strategi ini memungkinkan mereka menjaga harga flagship tetap stabil, bahkan untuk model Ultra yang harganya diprediksi mendekati $1.219 — sama seperti Galaxy S25 Ultra.

Tapi yang jadi pertanyaan: apakah versi murah ini bisa memberikan performa dan efisiensi sebanding? Atau akan mengulang kekecewaan seperti Snapdragon 888 dan 8 Gen 1?

Snapdragon for Galaxy Mungkin Ditinggalkan

Biasanya, Samsung dan Qualcomm bekerja sama dalam versi khusus “Snapdragon for Galaxy” yang eksklusif. Tapi, kali ini bisa saja label itu tidak lagi digunakan. Pasalnya, beberapa produsen ponsel Tiongkok juga dikabarkan akan memakai chip yang sama. Jika benar, maka branding eksklusif tersebut bisa jadi hanya sejarah.

Meskipun begitu, Samsung sepertinya tak terlalu khawatir. Mereka lebih fokus memastikan proses produksinya cukup matang, efisien, dan bisa bersaing dari sisi teknis maupun biaya.

Tiga Chip, Satu Seri: Strategi Samsung di Galaxy S26

Menariknya, seri Galaxy S26 diperkirakan akan hadir dengan tiga varian chip:

  1. Exynos 2600 – chip internal Samsung untuk varian dasar, juga berbasis 2nm GAA.
  2. Snapdragon 8 Elite Gen 2 buatan Samsung – untuk Galaxy S26 Ultra di beberapa pasar global.
  3. Snapdragon 8 Elite Gen 2 buatan TSMC – kemungkinan tetap dipakai oleh brand Tiongkok karena dianggap lebih efisien.

Strategi ini mengingatkan kita pada Galaxy S22, yang terbagi antara Exynos 2200 dan Snapdragon 8 Gen 1. Namun kali ini, semua chip berbasis teknologi terbaru, dan Samsung tampaknya lebih siap secara teknis.

Apa Dampaknya Buat Pengguna?

Buat kamu calon pengguna Galaxy S26, ini mungkin bikin sedikit bingung. Karena tergantung negara tempat kamu beli, performa chip yang dipakai bisa berbeda.

Namun, sumber dalam menyebut bahwa versi Samsung kini punya peningkatan efisiensi daya yang signifikan, bahkan mendekati kualitas TSMC. Artinya, suhu lebih dingin, baterai lebih hemat, dan performa harian tetap mulus.

Tentu saja, ini masih harus dibuktikan saat ponsel resmi diluncurkan dan diuji oleh reviewer independen.

Kenapa Samsung Nekat Produksi Sendiri Lagi?

Di balik keputusan ini, ada ambisi besar. Samsung tidak hanya ingin jadi produsen ponsel, tapi juga pemain utama di dunia semikonduktor global. Dengan memproduksi sendiri chip flagship, mereka bisa:

  • Mengurangi ketergantungan pada TSMC
  • Menekan biaya produksi
  • Meningkatkan margin keuntungan
  • Mendapatkan kendali penuh atas kualitas dan pasokan

Selain itu, di era AI dan kecerdasan buatan, memiliki kontrol penuh atas arsitektur chip bisa memberikan keunggulan strategis yang besar.

Kapan Galaxy S26 Dirilis?

Kalau mengikuti jadwal tahunan, Samsung kemungkinan besar akan meluncurkan Galaxy S26 series pada Januari atau Februari 2026. Seiring waktu, kita pasti akan melihat lebih banyak bocoran spesifikasi, desain, dan fitur-fitur unggulan lainnya.

Satu hal yang pasti: keputusan untuk memakai Snapdragon 8 Elite Gen 2 buatan Samsung akan jadi topik panas dalam beberapa bulan ke depan.

Taruhan Besar Samsung

Dengan kembali menggunakan chip buatan sendiri di Galaxy S26 Ultra, Samsung mengambil taruhan besar. Jika berhasil, ini akan jadi bukti bahwa mereka sudah mengatasi krisis produksi masa lalu. Tapi jika gagal, bukan tidak mungkin pengguna akan kembali kecewa seperti di era Exynos terdahulu.

Apapun hasilnya, langkah ini menunjukkan ambisi besar Samsung — bukan hanya sebagai pembuat smartphone, tapi juga pemimpin inovasi chipset global.

Related Post