GAMING / LIPUTAN KHUSUS

AION 2 Meluncur dengan 400.000 Pemain, Hadirkan Pertempuran Udara dan Masalah Monetisasi

/ MMORPG terbaru AION 2 sukses catat hampir 400.000 pemain serentak di Steam, namun menuai kritik pedas terkait model monetisasi pay-to-win.

RIAN PRADANA •
Tangkapan layar peluncuran AION 2 dengan jumlah pemain tinggi di Steam
Grafik peluncuran AION 2 yang mencatat hampir 400.000 pemain serentak di Steam.
FOTO: NC

Peluncuran resmi AION 2 di platform Steam pada tanggal 5 Oktober 2026 langsung mencuri perhatian komunitas gamer global. Game bergenre MMORPG ini berhasil mencatat rekor impresif dengan hampir 400.000 pemain aktif secara serentak. Angka tersebut bahkan belum menghitung pengguna yang mengakses permainan melalui peluncuran mandiri milik NC, yaitu Purple launcher.

Di balik angka pemain yang masif, ulasan para pengguna di Steam ternyata menceritakan kisah yang berbeda. Mayoritas pemain memuji kualitas visual dan mekanisme unik yang ditawarkan, tetapi mereka juga menyuarakan kekhawatiran besar. Isu utama yang menjadi sorotan adalah sistem monetisasi yang dianggap membatasi pengalaman bermain secara gratis.

Eksplorasi Vertikal dan Pertempuran Udara di Dunia Atreia

Tangkapan layar aksi pertempuran di udara AION 2
Pemandangan pertempuran vertikal di udara yang menjadi ciri khas AION 2. (Foto: NC)

Berbeda dengan kebanyakan game MMORPG konvensional yang berfokus pada eksplorasi daratan, AION 2 menempatkan langit sebagai medan pertempuran utama. Pengembang dari NC merancang dunia fantasi Atreia dengan memaksimalkan dimensi vertikal secara konsisten. Sebagai bangsa Daevas bersayap, pemain dapat bergerak bebas ke segala arah tanpa memerlukan tunggangan terbang khusus.

Sistem pertempuran darat tetap mempertahankan formula klasik dunia MMO, di mana pemain harus menyelesaikan misi, menaikkan level karakter, serta menaklukkan ruang bawah tanah bersama kelompok. Namun, ritme pertarungan terasa jauh lebih cepat berkat kemampuan merangkai aksi serangan secara instan. Pemain juga dimanjakan oleh kustomisasi karakter yang sangat mendetail melalui pembuat karakter bawaan.

Grafis Unreal Engine 5 dan Spesifikasi Perangkat

Kualitas visual menjadi salah satu daya tarik paling menonjol berkat pemanfaatan mesin grafis Unreal Engine 5. Area terbuka dan panorama dari udara terlihat memukau, menyerupai game peran pemain tunggal modern ketimbang game online klasik. Tentu saja, kualitas grafis tingkat tinggi ini menuntut spesifikasi perangkat yang memadai dari para pemainnya.

Pihak pengembang menyarankan spesifikasi minimum yang mencakup memori RAM 16 GB, prosesor Ryzen 7 3700X, serta kartu pengolah grafis NVIDIA RTX 2070 agar game berjalan optimal. Di luar urusan performa visual, tantangan teknis terbesar justru muncul dari kebijakan ekonomi dalam game yang diterapkan oleh penerbit.

Kontroversi Monetisasi dan Sistem Pay-to-Win

Meskipun mengusung model gratis untuk dimainkan, NC menerapkan berbagai bentuk pembelian opsional seperti keanggotaan berbayar, tiket pertempuran, dan barang kosmetik. Kontroversi terbesar terletak pada pembatasan fitur dasar. Tanpa keanggotaan berbayar, akses penting seperti pasar atau rumah lelang dibatasi secara ketat bagi pemain.

Selain itu, kehadiran mekanisme yang memungkinkan konversi uang nyata menjadi mata uang dalam game memicu tuduhan bahwa game ini mengarah ke sistem bayar untuk menang. Komunitas Steam melaporkan bahwa permainan tetap bisa dinikmati secara gratis selama pemain tidak berniat bersaing di tingkat kompetitif tertinggi. Masa depan AION 2 kini sangat bergantung pada langkah penyesuaian yang akan diambil oleh pengembang terhadap sistem ekonominya.

TANYA JAWAB

FAQ Seputar AION 2 Meluncur dengan 400.000 Pemain, Hadirkan Pertempuran Udara dan Masalah Monetisasi

Q1Berapa jumlah pemain serentak yang dicapai AION 2 saat rilis di Steam?
AION 2 berhasil mencatat puncak 397.905 pemain aktif secara serentak di platform Steam.
Q2Apa masalah utama yang dikeluhkan oleh para pemain AION 2?
Kritik terbesar komunitas tertuju pada sistem monetisasi yang dianggap membatasi fitur pasar dan mengarah ke sistem bayar untuk menang.
R
MINI PC & SFF COMPUTING SPECIALIST

Rian Pradana

Pemerhati sistem komputer kompak (Small Form Factor) dan performa hardware. Berfokus pada arsitektur prosesor x86/ARM hemat daya, handheld PC, dan setup meja kerja ringkas.

LIHAT SEMUA ARTIKEL OLEH RIAN PRADANA →

TERKAIT