Semua yang Perlu Anda Tahu Soal Dock Gaming Lipat Jsaux untuk Switch 2

23 Jun, 2026 3 min read
Dock lipat Jsaux ini janjikan solusi all-in-one untuk charging dan penyimpanan, tapi apakah desain dan harganya sebanding dengan yang ditawarkan?
Semua yang Perlu Anda Tahu Soal Dock Gaming Lipat Jsaux untuk Switch 2

Membawa Nintendo Switch 2 bepergian seringkali memunculkan dilema kecil. Di satu sisi, Anda ingin setup gaming yang rapi dan siap pakai di hotel atau rumah teman. Di sisi lain, bawaan resmi terasa terlalu besar dan fitur standar sebuah dock kadang membuat Anda berpikir, "Masa cuma buat colok ke TV doang?"

Nah, Jsaux sepertinya mendengar keluhan yang jarang diutarakan itu. Mereka meluncurkan sebuah aksesori yang tidak hanya berfungsi sebagai penghubung ke layar lebar, tapi juga pusat pengisian daya dan penyimpanan. Namanya Jsaux 6-in-1 Gaming Dock untuk Switch 2, dan pendekatannya berbeda dari dock kebanyakan.

Desain yang Bisa Dilipat, Ringkas Dibawa Bepergian

Hal pertama yang langsung menarik perhatian adalah faktor bentuknya. Dock ini bisa dilipat rata saat tidak digunakan, membuatnya cukup ringkas untuk masuk ke saku ransel Anda tanpa membuat tas terasa penuh. Saat Anda buka lipatannya, barulah fungsinya terlihat jelas.

Di bagian depan, ada sebuah jendela bundar cekung dengan ikon-ikon LED yang akan menyala begitu perangkat tersambung. Lampu-lampu kecil ini memberi tahu status koneksi secara sekilas, sentuhan kecil yang bikin pengalaman pakai terasa lebih modern.

Isi Daya Empat Joy-Con Sekaligus, Plus Pro Controller

Dock resmi Nintendo memang praktis, namun opsi pengisian dayanya terbatas. Di sinilah Jsaux mencoba menawarkan lebih. Di sisi kiri dan kanan bagian depannya, Anda bisa menempelkan Joy-Con 2 untuk diisi ulang baterainya.

Yang lebih menarik, di balik bagian atasnya ada dua slot pengisian tambahan. Jadi, alih-alih bergantian, Anda bisa mengisi daya empat Joy-Con 2 secara bersamaan. Cukup untuk Anda yang gemar main bareng dan butuh semua kontroler selalu siap tempur.

Belum selesai sampai di situ. Ada satu konektor USB-C yang posisinya dirancang untuk menyimpan Nintendo Switch 2 Pro Controller saat di-charge. Konektor yang sama juga bisa dipakai untuk mengisi daya Switch 2 itu sendiri, dengan syarat Anda memasang adapter dock khusus yang sudah disertakan dalam paket pembelian ke konektor USB-C tersebut.

Port Lengkap dan Tempat Koleksi Game Fisik

Untuk urusan konektivitas, Jsaux membekali dock ini dengan 100W USB-C PD port. Ini memungkinkan pengiriman daya yang cukup efisien. Kemudian ada dua port USB 2.0 Type-A dan satu port HDMI 2.0 yang mendukung output 4K di 60Hz, sesuai untuk memaksimalkan grafis saat tersambung ke monitor atau TV modern.

Koneksi jaringan juga tidak dilupakan berkat kehadiran satu port RJ45 dengan kecepatan 1000Mbps. Buat Anda yang lebih percaya stabilitas internet kabel daripada Wi-Fi saat main online, ini jelas poin plus yang signifikan.

Bagian yang paling unik mungkin adalah slot penyimpanannya. Jsaux menyisipkan tempat untuk empat kartrid game dan empat kartu microSD. Jadi, koleksi fisik dan memori eksternal Anda tetap rapi dan selalu dalam jangkauan, bukan berserakan di dasar tas.

Lebih Berat, Tapi Jauh Lebih Murah dan Kaya Fitur

Dari sisi bobot, angka 405 gram membuatnya sedikit lebih berat dibanding dock orisinal Switch 2 yang punya bobot 383 gram. Namun, selisih kecil ini langsung terasa wajar begitu Anda melihat daftar fitur yang dibawanya. Ini jelas bukan sekadar pengganti fungsi standar; ia dirancang sebagai sentra komando untuk setup gaming portabel Anda.

Urusan harga, perbandingannya jadi lebih gamblang. Banderol resmi Jsaux untuk dock ini adalah Rp 980 ribuan ($59,99), sementara dock resmi Switch 2 dijual sekitar Rp 2 jutaan ($124,99) dan itu pun sudah termasuk adaptor AC. Harga yang kurang dari separuhnya terasa cukup menggoda untuk fitur sebanyak ini.

Jsaux 6-in-1 Gaming Dock ini hadir dalam warna hitam dan saat ini sudah bisa langsung dibeli melalui situs resmi mereka. Buat Anda yang mulai merasa dock bawaan kurang memenuhi gaya main, aksesori ini terlihat seperti sebuah alternatif yang dipertimbangkan dengan serius.

Sumber: Notebookcheck