Bisa 4K & 100 FPS Lewat Mod, Kenapa Sony Masih 'Sengaja' Cuekin Game Ini di PS5?

19 Jun, 2026 3 min read
Bloodborne di PlayStation 5 bisa berjalan native 4K dan 100 FPS lewat mod sederhana. Mengapa Sony belum manfaatkan potensi ini secara resmi?
Bisa 4K & 100 FPS Lewat Mod, Kenapa Sony Masih 'Sengaja' Cuekin Game Ini di PS5?

Pernahkah Anda merasa kecewa karena game lawas favorit di PlayStation 5 tidak langsung mendapatkan peningkatan visual atau performa? Ini masalah nyata yang dirasakan banyak gamer, terutama saat memainkan judul legendaris seperti Bloodborne. Padahal, sebuah modifikasi sederhana menunjukkan bahwa Bloodborne bisa berjalan mulus di native 4K dengan frame rate di atas 100 FPS di PS5, tanpa intervensi besar dari pengembang.

  • Bloodborne dapat berjalan di native 4K dengan frame rate 30 FPS stabil di PS5 berkat tambahan RAM 4GB dan peningkatan clock CPU/GPU.
  • Modifikasi juga memperbaiki masalah frame pacing dan visual seperti chromatic aberration dan anti-aliasing tanpa merusak estetika game.
  • Dengan menurunkan resolusi ke 1440p dan mengaktifkan 120Hz VRR, frame rate bisa melampaui 60 FPS dan mencapai 70 FPS untuk pengalaman gameplay lebih responsif.
  • Di resolusi 1080p, game ini bahkan bisa menembus 100 FPS, memberikan pengalaman bermain paling halus di konsol saat ini.
  • Sayangnya, Sony belum memanfaatkan potensi hardware PS5 untuk meningkatkan game backward compatible secara resmi, meski potensi teknisnya sangat besar.

Teknologi di Balik Modifikasi Bloodborne pada PlayStation 5

Bloodborne versi PS4 sebenarnya sudah bisa dimainkan di PS5 berkat fitur backward compatibility. Namun, secara default, game ini tidak memanfaatkan kekuatan hardware PS5 secara penuh. Modifikasi yang dilakukan oleh Christina menggunakan exploit retail unit PS5 untuk mengakses RAM tambahan sebesar 4GB dan memaksa CPU serta GPU berjalan pada frekuensi maksimal.

Mod ini juga memperbaiki frame pacing yang selama ini menjadi masalah utama Bloodborne versi vanilla di PS4, sehingga gameplay menjadi jauh lebih mulus. Selain itu, ada optimasi visual seperti penghilangan chromatic aberration dan perbaikan anti-aliasing yang membuat tampilan game lebih rapi dan nyaman di mata.

Pengalaman Bermain di Berbagai Resolusi

Dengan mod ini, Bloodborne dapat berjalan di native 4K dengan frame rate yang terkunci di 30 FPS, memberikan visual tajam dan stabil. Jika Anda menurunkan resolusi ke 1440p dan mengaktifkan Variable Refresh Rate 120Hz, frame rate bisa melampaui 60 FPS, bahkan mencapai 70 FPS saat input lag menjadi lebih rendah, hal yang sangat penting untuk game action RPG yang menuntut respon cepat.

Ketika resolusi diturunkan ke 1080p, frame rate bisa menembus angka 100 FPS, yang merupakan pengalaman bermain paling halus yang pernah ada untuk game ini di konsol. Volumetric lighting tetap dapat dijalankan tanpa menurunkan performa secara signifikan, menjaga atmosfer game tetap memukau.

Kenapa Sony Tidak Mengoptimalkan Game Backward Compatibility Ini?

Keberhasilan mod ini menunjukkan bahwa dengan intervensi pengembang yang minimal, game PS4 bisa mendapatkan peningkatan signifikan di PS5. Namun, Sony tampaknya belum mengimplementasikan fitur ini secara sistematis di tingkat sistem operasi atau firmware PS5. Ini membuat banyak game PS4 yang dijalankan di PS5 masih terbatas pada performa dan resolusi seperti versi aslinya.

Dengan generasi konsol saat ini yang mendekati akhir masa pakainya, kemungkinan Sony memperbaiki hal ini di PS5 sangat kecil. Namun, harapan besar tertuju pada PlayStation 6 yang kemungkinan akan menghadirkan backward compatibility yang tidak sekadar kompatibilitas dasar, tetapi juga peningkatan performa dan visual secara otomatis.

Lanskap Produk dan Peluang di Pasar Konsol Mendatang

Dengan kemampuan hardware yang semakin maju, konsumen kini mengharapkan konsol yang tidak hanya menjalankan game lama, tapi juga meningkatkan kualitasnya agar sesuai dengan standar visual dan performa masa kini. Jika Sony mampu mengintegrasikan fitur seperti yang diperlihatkan mod Bloodborne secara resmi, ini akan menjadi nilai tambah besar yang membuat konsumen lebih tertarik membeli konsol generasi berikutnya, meski dengan harga yang tinggi.

Potensi peningkatan game backward compatibility ini juga bisa menjadi pembeda penting antara PlayStation dan kompetitor lain di pasar konsol yang semakin ketat persaingannya.

Sumber: Wccftech