Gmktec NucBox G3 Pro mini PC: Ringkas dengan Core i3, opsi TDP, dan dual 4K

Gmktec NucBox G3 Pro mini PC menawarkan Core i3-10110U, tiga profil thermal, Wi-Fi 6, 2.5G Ethernet, dual M.2, serta opsi RAM hingga 64GB.

Gmktec NucBox G3 Pro mini PC: Ringkas dengan Core i3, opsi TDP, dan dual 4K (Photo: Gizmochina, Gmktec)
Gmktec NucBox G3 Pro mini PC: Ringkas dengan Core i3, opsi TDP, dan dual 4K (Photo: Gizmochina, Gmktec)

Gmktec menghadirkan NucBox G3 Pro sebagai pilihan mini PC yang menargetkan penggunaan harian, konsumsi media, dan server rumahan ringan. Bentuknya sangat ringkas, namun menawarkan beberapa opsi konfigurasi dan pengaturan daya yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

Spesifikasi utama dan konfigurasi

Unit ini ditenagai oleh Intel Core i3-10110U dengan dua core dan empat thread, frekuensi dasar 2,1 GHz dan boost hingga 4,1 GHz. Gmktec menyediakan tiga profil thermal untuk menyeimbangkan performa dan kebisingan: Silent (8W), Balanced (10W), dan Performance (15W).

  • Grafis: Intel UHD Graphics, mendukung dual HDMI output hingga 4K pada 24 Hz.
  • Memori: Dua slot SO-DIMM DDR4, dukungan hingga 64 GB.
  • Penyimpanan: Dua slot M.2; satu mendukung PCIe 3.0 x4 sampai 8 TB, satunya mendukung SATA 3.0 sampai 1 TB.
  • Konektivitas: Wi-Fi 6 (RTL8852BE), Bluetooth 5.2, dan port Ethernet 2.5G (Intel i226).
  • Port: Panel depan dengan dua USB 3.2 Gen1 dan tombol daya; belakang dengan dua USB 3.2 Gen1, dua HDMI 1.4, jack 3,5 mm, dan DC input.
  • Fisik: Dimensi 114 x 106 x 44 mm, berat sekitar 280 gram, mendukung mounting VESA.
  • Pendinginan: Satu kipas dan heat pipe tembaga; klaim tingkat kebisingan di bawah 38 dB saat digunakan.
  • Sistem operasi: Mendukung Windows 11 Pro dan distribusi Linux populer.
Gmktec NucBox G3 Pro mini PC tampak depan dan port (Photo: Gizmochina, Gmktec)
Gmktec NucBox G3 Pro mini PC tampak depan dan port (Photo: Gizmochina, Gmktec)

Manfaat pengaturan daya dan penyimpanan

Pilihan profil thermal memberi fleksibilitas: mode Silent membantu menekan kebisingan saat dipakai di meja kerja atau ruang tamu, sedangkan mode Performance berguna saat menjalankan tugas lebih berat seperti kompresi file atau multi-tasking. Dukungan dual M.2 dan slot SO-DIMM memudahkan upgrade; ini relevan untuk pengguna yang ingin membangun workstation ringkas atau server lokal untuk backup dan media streaming.

Bagaimana pengaruhnya ke penggunaan sehari-hari

  • Untuk pekerjaan kantor dan browser multitab, Core i3 dan opsi RAM sampai 64 GB cukup memadai.
  • Untuk tontonan 4K ganda, output dual HDMI berguna meski batas refresh 24 Hz perlu diperhatikan untuk video beresolusi tinggi.
  • Jika butuh koneksi jaringan yang stabil untuk transfer file besar atau server rumah, port 2.5G Ethernet menjadi nilai tambah dibanding port Gigabit standar.

Pilihan varian dan harga

Gmktec menawarkan versi barebone tanpa RAM dan penyimpanan, serta varian pra-pasang. Harga diberitakan dalam dolar AS: barebone mulai dari $169,99 (sekitar Rp2,55 juta), versi 8 GB + 256 GB seharga $239,99 (sekitar Rp3,6 juta), dan konfigurasi 16 GB + 512 GB di $299,99 (sekitar Rp4,5 juta). Ada juga catatan harga reguler untuk barebone pada angka yang lebih tinggi.

Pilihan barebone cocok bagi yang sudah memiliki RAM dan SSD, sedangkan versi pra-pasang lebih pas untuk pengguna yang ingin perangkat siap pakai tanpa repot melakukan instalasi komponen.

Modularitas pada NucBox G3 Pro membuatnya relevan bagi pengguna mobile-first yang butuh perangkat kecil namun fleksibel: mudah dipindahkan, bisa ditempatkan di belakang monitor pakai VESA, dan tidak memakan banyak ruang meja. Untuk penggunaan yang menuntut kebisuan, mode low-power membantu menjaga lingkungan kerja tetap tenang tanpa mengorbankan fungsionalitas dasar.

Rangkaian fitur dan opsi konfigurasi ini menempatkan NucBox G3 Pro sebagai alternatif buat yang mencari mini PC ringkas dengan opsi upgrade, konektivitas modern, dan pengaturan performa yang bisa disesuaikan menurut skenario penggunaan—apakah untuk kerja, hiburan, atau server ringan di rumah.