Hub USB-C Terbaik 2026: Pilihan Ringkas untuk Laptop, Tablet, dan Kreator
Hub USB-C terbaik 2026, ringkasan pilihan yang menggabungkan pengisian cepat, output 4K, dan port multi‑fungsi untuk kebutuhan mobile dan workstation.
Perangkat tambahan berbasis USB-C masih menjadi aksesori penting untuk laptop dan tablet. Tahun 2026 menampilkan hub yang menggabungkan pengisian cepat, transfer data tinggi, dan dukungan layar 4K dalam bodi yang relatif ringkas.
Pilihan hub USB-C yang menonjol
Anker 555 USB-C Hub (8-in-1)
Model ini pas bagi pengguna yang butuh perluasan dasar tanpa banyak kabel. Menyediakan delapan port termasuk HDMI 4K, USB-C Power Delivery 100W dengan pass-through 85W, dua port USB-A 3.2, port USB-C untuk data 10Gbps, Ethernet, dan dua slot kartu SD. Desain kompak dan build yang solid memudahkan pemakaian mobile untuk pekerjaan harian, streaming, dan transfer media.
Baseus 12-in-1 USB-C Hub
Untuk yang membutuhkan fleksibilitas layar dan port lebih banyak, Baseus menawarkan dua HDMI 4K@60Hz, DisplayPort, tiga USB-A 3.0, USB-C data, pembaca SD/TF, Ethernet, port PD 100W, dan jack audio 3.5mm. Unit ini dirancang untuk diletakkan di bawah laptop sehingga memberi sedikit kemiringan untuk kenyamanan mengetik. Pada laptop Windows dengan dukungan DP 1.4, hub ini bisa menampilkan tiga layar terpisah, berguna untuk pekerjaan multitasking dan presentasi.
Hiearcool 7-in-1 USB-C Hub
Alternatif paling terjangkau di daftar, model ini dijual di bawah $30 (sekitar Rp 450.000). Fitur utamanya mencakup HDMI 4K, dua USB-A 3.0, slot SD dan microSD, serta port USB-C khusus pengisian 100W. Kecepatan transfer mencapai 5Gbps dan bodi aluminium membuatnya cocok dibawa bepergian, meski tidak memiliki Ethernet dan terkadang tidak dapat menggunakan slot SD dan TF secara bersamaan.
Ugreen Revodok Pro 210
Dirancang untuk kreator dan profesional yang bekerja dengan banyak layar, Revodok Pro 210 mendukung dual HDMI 4K@60Hz atau satu HDMI 8K@30Hz. Susunan 10 port termasuk USB-C dan USB-A 3.0 (5Gbps), USB-A 2.0 untuk periferal, Gigabit Ethernet, pembaca SD/TF, serta pengisian 100W PD. Bobotnya lebih berat, tetapi komponen yang lebih robust dan kompatibilitas luas cocok untuk workstation yang kompleks.
Plugable 9-in-1 USB-C Hub
Model ini menyasar pengguna yang butuh daya besar dan transfer supercepat. Mendukung input PD 3.1 hingga 140W dan mampu menyalurkan hingga 125W ke laptop. Port meliputi HDMI 4K@60Hz, satu USB-C 10Gbps, dua USB-A 10Gbps, satu USB 2.0, pembaca SD/microSD UHS-II, dan Gigabit Ethernet. Kabel bawaan 7,5 inci membantu merapikan meja kerja sambil menjaga koneksi stabil untuk laptop bertenaga besar.

Apa yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli
Kesesuaian port menjadi titik penting: periksa apakah hub mendukung output video yang diinginkan dan apakah port USB-C yang disediakan untuk data bisa juga mengeluarkan video. Untuk pengguna yang sering berpindah lokasi, fokus pada ukuran, bobot, dan adanya case atau bodi aluminium agar tahan guncangan.
Daya pengisian penting untuk pengguna laptop kelas berat. Jika kebutuhan pengisian mencapai lebih dari 100W, pilih hub dengan PD 3.1 atau dukungan pengisian kuat seperti model Plugable. Untuk transfer file media besar, port 10Gbps dan pembaca kartu UHS-II menghemat banyak waktu.
Kompatibilitas sistem operasi juga berpengaruh, terutama soal cara macOS menangani beberapa layar eksternal dibandingkan laptop Windows. Pastikan laptop atau tablet yang dipakai mendukung standar DisplayPort/HDMI yang diperlukan jika target penggunaan adalah multi‑monitor.
Memilih hub yang tepat berarti menimbang kombinasi port, daya, dan mobilitas sesuai kebiasaan kerja. Untuk pengguna mobile yang butuh solusi ringkas dan andal, model 7–8 port sering kali sudah mencukupi. Bagi kreator atau pekerja dengan setup desktop semi‑permanen, model dengan output multi‑layar dan PD tinggi memberikan fleksibilitas lebih tanpa menambah kompleksitas kabel.



