Kinerja keuangan Indosat akhir 2025: Pendapatan naik, laba melonjak, dan strategi AI untuk pengguna
kinerja keuangan Indosat akhir 2025 menunjukkan pendapatan sekitar Rp15,36 triliun dan laba bersih kuartal akhir melonjak 53,5% secara quarter-on-quarter.
Kinerja keuangan: angka utama
Kinerja keuangan Indosat akhir 2025 menunjukkan perbaikan signifikan pada beberapa indikator utama. Perusahaan mencatat pendapatan sekitar Rp15,36 triliun pada kuartal penutup 2025, naik 9 persen dibandingkan kuartal sebelumnya.
Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik induk melonjak 53,5 persen secara quarter-on-quarter, sementara EBITDA tumbuh sekitar 12 persen. Angka-angka ini mengindikasikan perbaikan profitabilitas dan efisiensi operasional pada periode tersebut.
Apa yang menggerakkan pertumbuhan?
Peningkatan pendapatan dan laba disokong oleh beberapa faktor operasional. Indosat melaporkan kenaikan ARPU menjadi sekitar Rp44 ribu, yang dikaitkan dengan penguatan produk dan layanan serta personalisasi layanan berbasis kecerdasan buatan.
Salah satu fitur yang disebut sebagai nilai tambah adalah sistem perlindungan scam dan spam 360 derajat berbasis AI. Sistem ini dirancang untuk mengurangi gangguan digital bagi pengguna, sehingga pengalaman layanan menjadi lebih aman dan nyaman.
Ekspansi layanan rumah dan jangkauan 5G
Untuk memenuhi kebutuhan konektivitas rumah, Indosat mengembangkan produk fixed wireless access bernama HiFi Air. Hingga akhir 2025, layanan 5G dan HiFi Air telah tersedia di 24 kota besar dan mengumpulkan sekitar 400.000 pelanggan Home Broadband.
Bagi pengguna yang mengandalkan koneksi untuk bekerja dan belajar dari rumah, perluasan layanan ini berarti pilihan koneksi alternatif selain jaringan seluler tradisional, dengan fokus pada stabilitas dan cakupan yang lebih luas di area yang dilayani.
Strategi jangka menengah: menjadi AI-native techco
Manajemen menegaskan langkah transformasi menuju model AI-native techco. Integrasi kecerdasan buatan ke dalam infrastruktur jaringan ditujukan untuk meningkatkan efisiensi, personalisasi layanan, dan pengalaman pelanggan secara keseluruhan.
Transformasi ini bertumpu pada pengembangan jaringan, otomatisasi, dan layanan digital yang lebih adaptif. Bagi pengguna, artinya layanan yang lebih responsif terhadap kebutuhan, serta fitur keamanan digital yang lebih proaktif.
Implikasi bagi konsumen dan pasar
Perbaikan kinerja finansial memberikan sinyal bahwa perusahaan mampu menyeimbangkan pertumbuhan pendapatan dan kontrol biaya. Untuk pelanggan, hasil ini berpotensi berdampak pada ketersediaan layanan baru, peningkatan kualitas jaringan, dan lebih banyak opsi untuk konektivitas rumahan.
Pengembangan teknologi AI yang dipadukan dengan layanan broadband rumah menggarisbawahi tren penyedia telekomunikasi yang bergerak tidak hanya sebagai operator jaringan, tetapi juga sebagai penyedia layanan digital yang lebih luas.
Nama eksekutif yang disebut dalam laporan adalah Vikram Sinha sebagai pimpinan perusahaan, yang menekankan pentingnya penguatan jaringan dan personalisasi layanan sebagai pendorong pertumbuhan.
Secara keseluruhan, kinerja kuartal akhir 2025 menunjukkan arah peningkatan yang jelas bagi Indosat, dengan fokus pada monetisasi layanan, perluasan broadband rumah, dan adopsi AI sebagai pilar transformasi.