ASUS bawa laptop Ryzen AI 400 Series: Zenbook S16, Zenbook 14, dan lini Vivobook terbaru

laptop ASUS dengan Ryzen AI 400 Series: Zenbook dan Vivobook baru hadir dengan NPU hingga 50 TOPS, layar OLED, dan opsi SSD 1TB untuk produktivitas mobile.

ASUS bawa laptop Ryzen AI 400 Series: Zenbook S16, Zenbook 14, dan lini Vivobook terbaru (Photo: Gizmochina, ASUS)
ASUS bawa laptop Ryzen AI 400 Series: Zenbook S16, Zenbook 14, dan lini Vivobook terbaru (Photo: Gizmochina, ASUS)

ASUS meluncurkan rangkaian laptop baru yang mengandalkan prosesor seri Ryzen AI 400. Varian Zenbook dan Vivobook ini menonjolkan kemampuan NPU untuk tugas kecerdasan buatan di perangkat, layar OLED pada beberapa model, serta konfigurasi memori dan penyimpanan untuk kebutuhan work-from-anywhere.

Inti teknologi: Ryzen AI 400 dan NPU hingga 50 TOPS

Semua model memakai prosesor AMD Ryzen AI 400 Series yang disertai AMD XDNA NPU. NPU ini mampu menghadirkan performa AI sampai 50 TOPS, yang berarti lebih cepat untuk tugas seperti pengolahan gambar, pembatalan bising suara, dan fitur Copilot+ PC yang berjalan langsung di perangkat tanpa perlu mengirim data ke server.

Dalam praktik sehari-hari, manfaatnya terasa untuk pengguna yang sering multitasking, mengedit foto atau video ringan, serta panggilan video yang lebih jelas karena kemampuan AI untuk menangani kebisingan latar dan optimasi koneksi.

Zenbook S16 dengan Ryzen AI 9 465 dan layar OLED 3K (Photo: Gizmochina, ASUS)
Zenbook S16 dengan Ryzen AI 9 465 dan layar OLED 3K (Photo: Gizmochina, ASUS)

Zenbook S16 dan Zenbook 14: opsi premium dengan layar sentuh OLED

Zenbook S16 hadir sebagai model premium dengan prosesor Ryzen AI 9 465, 32GB LPDDR5X, dan SSD 1TB PCIe 4.0. Layar 16 inci OLED 3K (2880 x 1800) berformat 16:10 menawarkan refresh 120Hz dan respons 0.2ms, dukungan stylus, dan sertifikasi warna PANTONE, yang bermanfaat untuk kreator konten dan pekerja visual yang menginginkan warna akurat.

  • Bobot dan ketahanan: bodi aluminium sekitar 1,5 kg, standar MIL-STD 810H, Microsoft Pluton untuk keamanan.
  • Konektivitas: WiFi 7, USB-A, dua USB-C, HDMI 2.1, SD card reader; baterai 83Wh dengan adaptor USB-C 68W.

Zenbook 14 menempati posisi yang lebih ringkas dengan Ryzen AI 5 430, 16GB LPDDR5X, dan SSD 1TB. Layar 14 inci FHD+ OLED (1920 x 1200) menawarkan kualitas gambar tinggi dengan tingkat kecerahan dan perlindungan mata bersertifikat, cocok untuk produktivitas dan hiburan di perjalanan.

Zenbook 14 dengan AMD Ryzen AI 5 430 layar FHD+ OLED (Photo: Gizmochina, ASUS)
Zenbook 14 dengan AMD Ryzen AI 5 430 layar FHD+ OLED (Photo: Gizmochina, ASUS)

Vivobook: pilihan serba guna untuk kerja dan studi

Vivobook S16 menggunakan Ryzen AI 7 445, 16GB DDR5 onboard, dan SSD 1TB dengan slot ekspansi tambahan. Layar 16 inci FHD OLED memberi kontras tinggi dan reproduksi warna yang baik untuk kebutuhan multimedia ringan.

  • Port lengkap meliputi dua USB-C, dua USB-A, HDMI 2.1, dan jack audio; baterai 70Wh dengan adaptor 68W.
  • Varian Vivobook 16 (M1607GA) dan 15 (M1502NAQ) menawarkan konfigurasi berbeda, termasuk opsi layar LED anti-glare pada model 16 inci dan kapasitas RAM yang dapat diperbesar pada model 15 inci.

Spesifikasi keamanan di beberapa model mencakup firmware TPM dan opsi password BIOS, sementara beberapa varian menyertakan fitur Microsoft Pluton untuk perlindungan tingkat sistem.

Vivobook S16 dan Vivobook 16 dengan Ryzen AI serta pilihan konektivitas lengkap (Photo: Gizmochina, ASUS)
Vivobook S16 dan Vivobook 16 dengan Ryzen AI serta pilihan konektivitas lengkap (Photo: Gizmochina, ASUS)

Ringkasan model dan keunggulan singkat

  • Zenbook S16: fokus kreator dan profesional yang butuh layar presisi warna dan performa AI tinggi.
  • Zenbook 14: ringkas, layar OLED, cocok untuk produktivitas mobile.
  • Vivobook S16 dan Vivobook 16: fleksibel untuk pelajar dan pekerja yang butuh keseimbangan performa dan harga.
  • Vivobook 15: orientasi office/business dengan layar IPS matte dan RAM yang dapat diperluas.
Photo: Gizmochina, ASUS
Photo: Gizmochina, ASUS

Perkiraan harga dan ketersediaan

Berikut kisaran harga yang diumumkan, dikonversi ke rupiah untuk gambaran awal: Zenbook S16 mulai dari sekitar Rs. 169.990 (sekitar Rp 29 juta); Zenbook 14 mulai dari sekitar Rs. 115.990 (sekitar Rp 19,7 juta); Vivobook S16 mulai dari sekitar Rs. 104.990 (sekitar Rp 17,8 juta).

Varian Vivobook 16 M1607GA dibanderol dari sekitar Rs. 87.990 (sekitar Rp 15 juta), sementara Vivobook 15 M1502NAQ mulai dari sekitar Rs. 62.990 (sekitar Rp 10,7 juta) dan Vivobook 16 M1605NAQ dari sekitar Rs. 65.990 (sekitar Rp 11,2 juta). Perlu diperhatikan bahwa harga lokal dapat berbeda tergantung konfigurasi dan kebijakan distributor.

Ketersediaan awal dilaporkan lewat saluran resmi ASUS dan pengecer terotorisasi; pembeli yang mempertimbangkan model ini perlu memantau toko resmi untuk pilihan konfigurasi dan garansi.

Rangkaian baru ini memperjelas arah laptop mainstream ke fitur AI on-device, bukan sekadar peningkatan CPU/GPU tradisional. Bagi pengguna yang mengandalkan produktivitas mobile, editing kasual, atau panggilan video berkualitas, beberapa model menawarkan kombinasi layar dan NPU yang relevan, sementara pilihan Vivobook tetap menekankan fleksibilitas dan nilai guna sehari-hari.

Photo: Gizmochina, ASUS
Photo: Gizmochina, ASUS