HP kembali meramaikan pasar perangkat kerja kelas atas dengan memperkenalkan laptop berukuran 16 inci terbarunya secara internasional. Perangkat yang dinamai HP OmniBook Ultra 16 ini hadir dengan membawa spesifikasi kelas berat yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan para profesional dan kreator konten yang membutuhkan performa tanpa cela.
Hadir dalam satu pilihan warna dengan ketebalan bodi mencapai 15,73 mm, laptop ini langsung menarik perhatian berkat perpaduan komponen internal berdaya gedor tinggi. HP memilih untuk memperluas jajaran seri OmniBook Ultra yang sebelumnya diisi oleh varian 14 inci dan OmniBook Ultra Flip 14.
Performa Tangguh Berbasis Chipset Nvidia RTX Spark N1X
Dalam hal dapur pacu, HP memberikan keleluasaan bagi konsumen untuk memilih varian prosesor grafis yang disematkan. HP OmniBook Ultra 16 dibekali pilihan antara dua varian chipset Nvidia RTX Spark N1X yang bertenaga, mengikuti langkah pabrikan Windows lain seperti Asus, Dell, dan MSI yang turut mengadopsi arsitektur serupa untuk form factor 16 inci.
Untuk pasar Amerika Serikat, varian standar dengan chipset Nvidia RTX Spark N1X berinti 18 dibanderol mulai Rp54,8 jutaan ($3,199). Harga tersebut terpaut sekitar Rp3,5 jutaan ($200) lebih mahal dibanding saudaranya yang berukuran lebih kecil, yaitu OmniBook X dengan spesifikasi chipset serupa. Sementara itu, untuk varian chipset Nvidia RTX Spark N1X berinti 20, HP menetapkan harga Rp64,1 jutaan ($3,619). Di pasar Inggris, varian 20-inti ini dipasarkan seharga Rp77,1 jutaan (£3,199) sudah termasuk pajak.
Konfigurasi Memori Ekstrem dan Kapasitas Baterai Maksimal
Salah satu daya tarik utama dari laptop ini terletak pada kapasitas memori dan penyimpanannya yang masif. Pengguna dapat mengonfigurasi HP OmniBook Ultra 16 dengan kapasitas RAM 64 GB seharga Rp74,3 jutaan ($4,199). Bagi pengguna yang membutuhkan sumber daya komputasi lebih ekstrem, HP menyediakan opsi peningkatan RAM hingga 128 GB dengan tambahan biaya sekitar Rp19,6 jutaan ($1,110).
Tidak hanya itu, sektor penyimpanan juga Mendapatkan perhatian serius. HP menawarkan opsi penggantian SSD bawaan berkapasitas 1 TB PCIe Gen 5 dengan tambahan biaya sekitar Rp15 jutaan ($850) untuk kapasitas setara yang lebih cepat. Jika seluruh spesifikasi tertinggi dipilih, total harga ritel HP OmniBook Ultra 16 ini mencapai Rp109 jutaan ($6,159).
Terlepas dari perbedaan konfigurasi jeroan tersebut, seluruh unit SKU HP OmniBook Ultra 16 dipastikan mengusung kapasitas baterai yang sama besar, yakni 99 Wh. Kapasitas ini dirancang maksimal untuk menopang mobilitas tinggi seharian tanpa harus sering mencari stopkontak.
Kualitas Visual Memukau Melalui Panel OLED 120 Hz
Sektor layar menjadi salah satu nilai jual paling menonjol pada perangkat ini. HP melengkapi seluruh varian OmniBook Ultra 16 dengan panel layar OLED berukuran 16 inci beresolusi 2.880 x 1.800 piksel yang didukung oleh refresh rate 120 Hz.
Layar tersebut diklaim mampu memancarkan tingkat kecerahan puncak hingga 500 nits saat menampilkan konten SDR biasa. Ketika pengguna memutar konten HDR aktif, tingkat kecerahan layarnya mampu melonjak hingga mencapai 1.100 nits, memberikan pengalaman visual yang tajam dan kontras warna mendalam di berbagai kondisi pencahayaan.
Mengenai ketersediaannya, pihak HP menjadwalkan pengiriman pesanan awal bagi pemesan di Amerika Serikat akan dimulai pada tanggal 6 November. Sementara itu, peritel Currys di Inggris melaporkan bahwa pengiriman pre-order untuk wilayah tersebut akan mulai berjalan pada tanggal 17 November mendatang.