Laporan dari rantai pasokan industri hardware menyebutkan bahwa pabrikan penyedia chip utama, Nvidia, tidak lagi menerima pesanan baru untuk paket komponen GPU Blackwell GB202 dan VRAM 32GB GDDR7. Paket komponen ini merupakan basis utama perakitan lini kartu grafis unggulan mereka, Nvidia GeForce RTX 5090. Kebijakan ini berdampak langsung pada produsen mitra papan sirkuit (board partner), di mana sistem pemesanan ulang (backorder) juga dilaporkan telah ditutup total.
Meski pesanan komponen dihentikan, produsen belum menerbitkan pemberitahuan End-of-Life (EOL). Isu kelangkaan stok pun kembali mencuat di kalangan perakit PC. Pihak manajemen mengklaim unit kartu grafis flagship tersebut masih tetap dalam proses pengiriman, walau mengakui adanya keterbatasan kapasitas produksi yang sangat ketat.
Restriksi Pemesanan Komponen dan Respon Resmi Pabrikan
Kabar penghentian alokasi ini pertama kali diungkap oleh pemacu performa (overclocker) dan penguji hardware asal Jerman, Roman "der8auer" Hartung. Berdasarkan informasi dari salah satu produsen mitra yang dirahasiakan namanya, mereka kini sama sekali tidak bisa memesan kit utama penyusun GeForce RTX 5090. Pada periode krisis pasokan di masa lalu, produsen biasanya tetap dapat menempatkan pesanan dan menunggu antrean alokasi. Kini opsi tersebut resmi ditutup.
Pihak perancang chip merespons temuan tersebut dengan menegaskan bahwa perangkat belum dipensiunkan. Namun, keterbatasan kapasitas lini produksi pabrik menjadi alasan utama di balik tersendatnya distribusi. Penjelasan ini sejalan dengan pernyataan eksekutif senior perusahaan, Jeff Fisher. Kendati demikian, mitra produsen mengaku belum mendapatkan kepastian kapan alokasi komponen Blackwell GB202 akan dibuka kembali untuk pesanan baru.
Indikator Rantai Pasokan dan Sinyal Penurunan Produksi
Sinyal pengetatan pasokan kartu grafis ini tidak hanya datang dari produsen papan sirkuit utama. Pemasok sistem pendingin (cooling system) juga melaporkan pemangkasan proyeksi pesanan yang sangat signifikan. Dua produsen mitra tercatat memotong proyeksi pemesanan unit pendingin khusus GeForce RTX 5090 untuk kuartal pertama tahun 2027 jika dibandingkan dengan kuartal ketiga tahun 2026.
Bahkan, untuk kuartal kedua tahun 2027, belum ada satu pun pesanan pendingin yang masuk ke pemasok. Pasokan makin langka. Di pasar retail Amerika Serikat, unit GeForce RTX 5090 mulai menghilang dari etalase Nvidia US Marketplace. Sementara itu, jaringan ritel komputer terkemuka Micro Center telah mengubah status ketersediaan produk ini menjadi Not Carried pada sistem inventaris mereka.
Menakar Dampak Pasokan GeForce RTX 5090 bagi Konsumen
Situasi ini menempatkan perakit PC kelas atas dalam posisi yang cukup dilematis. Perangkat yang digadang-gadang menjadi Pilihan Komputer 2026 bagi kalangan antusias ini terancam makin sulit didapatkan dengan harga normal. Kombinasi arsitektur Blackwell GB202 dan VRAM 32GB GDDR7 membutuhkan proses manufaktur silikon yang sangat kompleks. Hambatan produksi mulai terasa.
Bagi konsumen yang berencana merakit atau memperbarui sistem performa tinggi, kondisi ini memicu potensi lonjakan harga di tingkat pedagang eceran. Pembatasan pesanan komponen biasanya menjadi indikator awal dari penyesuaian strategi alokasi produksi. Jika keran pemesanan ke mitra papan sirkuit tidak segera dibuka kembali, ketersediaan unit di pasar global diproyeksikan bakal makin menyusut dalam beberapa bulan mendatang.