Masalah Panas Snapdragon 8 Gen 5: Kenapa Ponsel Flagship Bisa Menjadi Sangat Panas
Masalah panas Snapdragon 8 Gen 5 muncul saat beban berat; tes menunjukkan suhu internal sampai 56°C dan penurunan performa lebih dari 50 persen.
Masalah panas Snapdragon 8 Gen 5 muncul saat chip ini bekerja terus-menerus di beban tinggi, terutama selama sesi gaming berat atau rendering panjang.
Apa yang terjadi saat chip ini dipaksa bekerja lama?
Beberapa pengujian menunjukkan suhu internal chip bisa mencapai sekitar 56°C, sementara suhu permukaan ponsel melewati 50°C pada perangkat tanpa pendingin aktif. Pada titik tersebut, ponsel terasa sangat panas saat digenggam dan sistem akan menurunkan performa untuk mencegah kerusakan.
Akibat panas berlebih, mekanisme thermal throttling memotong kecepatan CPU dan GPU. Dalam uji beban grafis, beberapa perangkat menurun performanya lebih dari 50 persen dari awal ke akhir pengujian, dan pada situasi ekstrem performa bisa turun ke kurang dari sepertiga dari puncak.

Apa artinya bagi pengguna sehari-hari?
Bagi pengguna kasual, sebagian besar aktivitas seperti browsing, pesan, video streaming, dan navigasi tidak akan menimbulkan masalah. Aktivitas ringan tidak mendorong chip ke tingkat panas ekstrem yang terlihat di stress test.
Pengguna berat—yang sering bermain game grafis tinggi, melakukan emulasi, atau rendering—besar kemungkinannya merasakan penurunan performa setelah beberapa waktu. Dalam sesi panjang, ponsel dengan chip ini bisa menjadi lebih lambat daripada ponsel dengan generasi chip yang menghasilkan lebih sedikit panas.
Apakah solusi sudah ada dan apa yang produsen lakukan?
Beberapa ponsel gaming menangani masalah ini lebih baik karena punya ruang untuk solusi pendinginan lebih besar, seperti ruang uap lebih besar, sistem pendingin cair, atau kipas internal. Perangkat seperti itu mampu mempertahankan performa lebih lama, tetapi bahkan mereka tidak kebal terhadap throttling atau shutdown jika beban sangat ekstrem.
Di sisi teknologi, ada pendekatan seperti lapisan pendingin tambahan langsung di atas prosesor yang sudah menunjukkan peningkatan pada chip tertentu, sekitar 16 persen dalam uji coba termal, berkat lapisan tembaga yang membantu mengalirkan panas. Langkah semacam ini bisa memperpanjang periode puncak performa di generasi chip berikutnya.
Saran praktis untuk pengguna ponsel
Untuk mengurangi efek panas, batasi durasi sesi gaming intens dan kurangi pengaturan grafis pada game bila ponsel mulai terasa panas. Menggunakan mode hemat daya atau menutup aplikasi latar yang tidak diperlukan dapat membantu menurunkan beban kerja prosesor.
Pertimbangkan ponsel dengan solusi pendinginan lebih baik bila sering bermain game berat. Untuk penggunaan sehari-hari, chip tetap menawarkan kinerja tinggi; masalah panas terutama terlihat pada beban berkelanjutan yang ekstrem.
Intinya, Snapdragon 8 Gen 5 unggul dalam akselerasi performa singkat, tetapi tantangan manajemen panas kini menjadi faktor penentu pengalaman saat beban dipertahankan lama. Perkembangan dalam desain pendingin dan lapisan termal bisa memperbaiki situasi di generasi berikutnya.