Bagaimana Penjualan Smartwatch China 2025 Mengubah Persaingan: Angka, Strategi, dan Arti untuk Konsumen
penjualan smartwatch China 2025 menunjukkan kenaikan: 21,34 juta unit online dan pendapatan 24,48 miliar yuan, bergeser ke ekosistem dan segmen harga tertentu.
Angka resmi untuk pasar smartwatch online di China pada 2025 menunjukkan pertumbuhan yang nyata: penjualan mencapai 21,34 juta unit, naik 15,6% dibandingkan 2024, sementara pendapatan melonjak 50,8% menjadi 24,48 miliar yuan. Rata-rata harga jual naik menjadi 1.147 yuan, tanda pergeseran ke produk dengan fungsi dan posisi harga lebih tinggi.
Ringkasan angka dan tren utama
Volume unit dan nilai transaksi bergerak tidak seimbang: peningkatan pendapatan jauh lebih besar daripada kenaikan unit, yang menandakan kenaikan average selling price dan pergeseran ke model lebih mahal. Jika dikonversi kasar ke rupiah (1 CNY sekitar Rp2.200), pendapatan tersebut setara sekitar Rp53,9 triliun dan harga rata-rata sekitar Rp2,52 juta per unit.
- Penjualan online: 21,34 juta unit (+15,6% tahun ke tahun).
- Pendapatan: 24,48 miliar yuan (+50,8%), sekitar Rp53,9 triliun.
- Harga rata-rata: 1.147 yuan, sekitar Rp2,52 juta.

Siapa unggul dan strategi produk mereka
Beberapa pabrikan menonjol karena strategi berbeda: ada pemain yang memperkuat ekosistem perangkat, ada yang fokus segmen premium, dan ada yang mempertahankan posisi di segmen nilai. Perbedaan ini menjadi alasan mengapa pendapatan tumbuh lebih cepat daripada unit.

Strategi ekosistem dan layanan kesehatan
Salah satu pendekatan yang terlihat efektif adalah integrasi jam tangan pintar ke platform yang menghubungkan ponsel, perangkat rumah, dan layanan kesehatan. Pendekatan ini memperkuat posisi produk di segmen yang siap membayar lebih untuk kemudahan sinkronisasi dan fitur kesehatan tingkat lanjut. Selain itu, fokus pada fitur ramah usia dan pelacakan kesehatan mendekati standar medis membantu membuka pasar pengguna senior.
Fokus segmen premium dan insentif konsumen
Pabrikan yang menargetkan harga di atas 3.000 yuan (sekitar Rp6,6 juta) berhasil menguasai bagian besar pendapatan pasar. Dalam segmen ini, model-model premium menyumbang lebih dari 60% penjualan unit di atas ambang tersebut dan sekitar 40% dari pangsa pendapatan total, menandakan daya beli konsumen untuk produk flagship.
Strategi nilai dan perluasan lini produk
Di sisi lain, pemain yang menargetkan kisaran sekitar 1.000 yuan (sekitar Rp2,2 juta) terus mendorong volume lewat model entry-level dan mid-range. Perluasan seri dengan model baru pada berbagai titik harga membantu mempertahankan penetrasi di pasar massal.
Apa artinya bagi konsumen dan pasar di Indonesia
Perubahan struktur pasar di negara asalnya memberi beberapa sinyal yang relevan bagi pembeli dan pelaku pasar di Indonesia. Pertama, ketersediaan model dengan fitur kesehatan lebih serius kemungkinan akan semakin banyak di pasar internasional, termasuk region Asia Tenggara.
- Pilihan fitur: Konsumen bisa mengharapkan lebih banyak model yang menonjolkan pelacakan kesehatan dan integrasi lintas-perangkat, bukan sekadar notifikasi atau tampilan. Ini relevan untuk pengguna yang ingin perangkat yang lebih dari sekadar aksesoris.
- Harga dan nilai: Kenaikan harga rata-rata di pasar asal bisa mempengaruhi harga ritel impor, namun juga mendorong hadirnya model entry-level yang mempertahankan volume penjualan.
- Ekosistem: Jika produsen memperkuat layanan terintegrasi (misalnya sinkronisasi data kesehatan antar-perangkat), nilai tambah tersebut akan menjadi pertimbangan utama bagi pembeli yang menggunakan lebih dari satu perangkat dari merek yang sama.
Hal yang perlu diperhatikan saat memilih smartwatch sekarang
Memilih smartwatch kini bukan hanya soal desain dan baterai. Pertimbangkan beberapa faktor praktis berikut sebelum membeli:
- Kompatibilitas ekosistem: pastikan jam terhubung mulus dengan ponsel dan aplikasi yang dipakai sehari-hari.
- Fitur kesehatan: periksa jenis pemantauan (denyut, SpO2, sleep, ECG jika tersedia) dan apakah datanya mudah diekspor atau dibagikan ke layanan medis.
- Daya tahan baterai versus fungsi: jam dengan fitur lebih banyak seringkali punya trade-off pada ketahanan baterai; tentukan prioritas penggunaan nyata.
- Purna jual dan layanan lokal: ketersediaan pembaruan perangkat lunak dan servis di Indonesia memengaruhi pengalaman jangka panjang.
Tren 2025 menegaskan satu hal: pasar bergerak ke arah produk bernilai tambah yang terintegrasi, sementara segmen nilai tetap relevan untuk volume. Bagi konsumen di Indonesia, itu berarti lebih banyak pilihan yang mengombinasikan kesehatan, konektivitas, dan harga yang sesuai kebutuhan—asal pembeli memperhatikan kecocokan ekosistem dan dukungan lokal.
Perkembangan pasar akan terus pantau menuju 2026, terutama bagaimana strategi pabrikan memengaruhi ketersediaan model dan rentang harga yang masuk ke pasar regional.