Wisatawan lokal dorong kenaikan okupansi hotel Indonesia di 2025
pertumbuhan wisatawan domestik indonesia 2025 mendorong kenaikan okupansi hotel, pemesanan lebih cepat, dan peluang optimasi pendapatan.
Oleh Wakhid Nusa Bakti
Analisis terhadap puluhan juta transaksi pemesanan mengindikasikan perubahan nyata di industri perhotelan Indonesia pada 2025. Pangsa tamu domestik naik menjadi 48%, menipiskan dominasi wisatawan asing hingga sekitar 52%. Pergeseran ini sejalan dengan pola perjalanan yang lebih singkat dan keputusan pemesanan yang dibuat lebih dekat dengan tanggal menginap.
Apa saja yang berubah dalam perilaku tamu
Data menunjukkan beberapa pergeseran perilaku konsumen yang relevan untuk operator hotel dan pengelola pendapatan.
- Angka pembatalan rendah: Tingkat pembatalan di angka 11,38%, menandakan pemesanan yang relatif lebih terkonfirmasi.
- Lead time pendek: Rata-rata waktu antara pemesanan dan menginap menyusut menjadi 19 hari, jauh di bawah rata-rata dunia.
- Malam singkat mendominasi: Sekitar 80% tamu memilih menginap satu malam, mengubah struktur permintaan kamar.
- Tarif terkoreksi: Rata-rata harga kamar turun sekitar 9,38%, menjadi sekitar Rp1.884.476.
Dampak praktis untuk pengelola hotel
Perubahan ini memengaruhi strategi distribusi, penetapan harga, dan produk yang perlu ditawarkan. Dengan lead time lebih pendek, ruang untuk promosi jauh hari berkurang dan fokus bergeser ke taktik yang efektif dalam jangka pendek.
Beberapa implikasi utama:
- Produk untuk one-night stay: Paket cepat dan pengalaman singkat menjadi lebih menarik. Penawaran sarapan cepat, check-in lebih fleksibel, atau paket malam akhir pekan bisa meningkatkan okupansi.
- Manajemen tarif dinamis: Penurunan rata-rata tarif menuntut penyesuaian strategi revenue management agar okupansi dan pendapatan tetap seimbang.
- Saluran distribusi: Campuran antara pemesanan langsung dan platform besar tetap penting. Pengelola perlu meninjau komposisi channel untuk menekan biaya komisi tanpa mengorbankan visibilitas.
- Kebijakan pembatalan dan fleksibilitas: Dengan pembatalan yang relatif rendah, struktur kebijakan yang jelas dan insentif non-monetary bisa menambah kepuasan tamu tanpa melemahkan pendapatan.
Platform yang menyumbang pendapatan
Beberapa nama platform tetap dominan sebagai sumber reservasi dan pendapatan bagi perhotelan lokal. Berikut daftar platform yang paling berkontribusi menurut data transaksi:
- Booking.com
- Expedia Group
- Agoda
- Situs Resmi Hotel (Direct Booking)
- Traveloka
- Trip.com
- Hotelbeds
- Tiket.com
- Luxury Escapes
- MG Bedbank
- Airbnb
- DidaTravel
Platform lokal mempertahankan posisi kuat, sementara platform global dan spesialis grup paket masih relevan untuk segmen tertentu. Pergerakan Trip.com ke posisi lebih tinggi tercatat bersamaan dengan kembalinya gelombang wisatawan asal Tiongkok.
Langkah cepat untuk menangkap peluang
- Sesuaikan inventori dan harga untuk malam singkat agar margin per malam tetap sehat.
- Perkuat kanal pemesanan langsung dengan paket eksklusif dan pengalaman lokal yang sulit ditemukan di platform lain.
- Optimalkan penawaran last-minute dan promosi jangka pendek untuk memanfaatkan lead time yang pendek.
- Analisis komposisi saluran secara berkala untuk menurunkan biaya distribusi tanpa kehilangan visibilitas.
- Investasi pada pengalaman tamu yang relevan untuk pasar domestik, seperti fasilitas keluarga atau layanan yang mendukung perjalanan singkat.
Perubahan permintaan ini memberi sinyal bahwa pengelola yang cepat menyesuaikan produk dan taktik distribusi akan lebih mudah menjaga pendapatan sambil memenuhi ekspektasi tamu lokal. Tren naiknya wisatawan domestik bukan sekadar angka; ini menuntut transformasi operasional yang konkret agar hotel tetap relevan dan menguntungkan di tahun ini.