Prediksi Trafik Internet Lebaran 2026: Aplikasi Mana yang Paling Ramai dan Siapa yang Siap Menjaga Jaringan

prediksi trafik internet Lebaran 2026 menunjukkan lonjakan untuk gaming, streaming, dan media sosial; puncak diperkirakan 20 Maret dengan 47.664 TB.

Prediksi Trafik Internet Lebaran 2026: Aplikasi Mana yang Paling Ramai dan Siapa yang Siap Menjaga Jaringan (Photo: GadgetDIVA, XLSmart)
Prediksi Trafik Internet Lebaran 2026: Aplikasi Mana yang Paling Ramai dan Siapa yang Siap Menjaga Jaringan (Photo: GadgetDIVA, XLSmart)

Lonjakan lalu lintas data saat momen Lebaran kembali menjadi perhatian operator dan pengguna. Prediksi trafik internet Lebaran 2026 memperlihatkan kenaikan signifikan pada layanan gaming, streaming, dan beberapa aplikasi media sosial yang paling sering digunakan.

Aplikasi yang Diperkirakan Paling Ramai

Data perkiraan menunjukkan layanan gaming akan naik hingga 25,14 persen, sementara layanan streaming meningkat sekitar 18,19 persen. Kenaikan ini berimplikasi langsung pada kebutuhan bandwidth—lebih banyak pengguna menonton video atau bermain game online di jam sibuk.

Untuk aplikasi sosial, beberapa nama menempati puncak lonjakan trafik. TikTok diperkirakan naik 20,46 persen, sedangkan Instagram menunjukkan lonjakan hingga 29,12 persen. Facebook dan YouTube juga mengalami kenaikan, masing-masing sekitar 10,70 persen dan 8,40 persen, sementara WhatsApp naik sekitar 5,93 persen. Angka-angka ini membantu memperkirakan layanan mana yang berpotensi menyebabkan penurunan kecepatan atau buffering pada jam puncak.

Siapa yang Menjaga Jaringan Saat Mudik dan Libur Panjang

Operator menyiapkan antisipasi untuk momen puncak trafik. Persiapan melibatkan pengoperasian lebih dari 100 MBTS, termasuk sekitar 60 MBTS 5G. MBTS adalah unit seluler sementara yang ditempatkan untuk menambah kapasitas jaringan di area dengan permintaan tinggi.

Penempatan MBTS fokus di wilayah Jawa, dengan ketersediaan 5G di 33 kota dan kabupaten selama Ramadan dan libur Lebaran. Untuk lokasi tujuan mudik, utilisasi jaringan diperkirakan mencapai 60 hingga 70 persen, terutama di jalur mudik dan kawasan wisata di Jawa Tengah serta Jawa Timur.

Apa Artinya bagi Pengguna Harian

Pencatatan puncak trafik diperkirakan terjadi pada 20 Maret 2026, dengan lonjakan data mencapai 47.664 terabyte. Perkiraan keseluruhan untuk periode Ramadan sampai Lebaran ada di rentang kenaikan 20 sampai 30 persen, angka yang cukup besar untuk layanan yang intensif data.

Bagi pengguna, arti praktisnya terlihat pada pengalaman sehari-hari: kemungkinan lebih banyak buffering saat menonton video, keterlambatan dalam pengiriman pesan berukuran besar, atau penurunan kualitas saat bermain game online pada jam-jam padat. Penambahan MBTS dan kapasitas 5G membantu memperkecil gangguan, tetapi titik-titik keramaian masih berisiko mengalami utilisasi tinggi.

Perkiraan trafik dan langkah penyiapan jaringan ini menunjukkan bagaimana pola pemakaian data berubah saat libur panjang; layanan video dan hiburan bergerak menjadi pemicu utama lonjakan, sementara komunikasi instan tetap naik namun dengan porsi relatif lebih kecil. Bagi sebagian pengguna, pengalaman terkelola operator akan terasa sebagai jaringan yang lebih stabil di area yang mendapat tambahan MBTS, sedangkan di jalur-jalur mudik yang padat, trafik tinggi bisa menjadi alasan kenapa akses terasa lebih lambat.

Perubahan pola ini sekaligus mengingatkan bahwa kebutuhan data saat Lebaran tidak lagi sama dengan hari biasa; lebih banyak waktu layar, konten video yang lebih panjang, dan pergeseran penggunaan ke aplikasi yang menuntut bandwidth besar. Untuk pengguna yang beraktivitas mobile-first, perencanaan kecil—seperti mengunduh konten sebelum perjalanan atau memanfaatkan Wi-Fi di tempat beristirahat—bisa membantu pengalaman digital tetap lancar dan minim gangguan, sementara operator terus menambah kapasitas di titik-titik kritis agar trafik tinggi tetap terlayani.