Topik Artikel

Asus

Asus Zenscreen E-paper 13,3 Inci Tawarkan Layar Warna dan Refresh Rate Tinggi Berita

Asus Zenscreen E-paper 13,3 Inci Tawarkan Layar Warna dan Refresh Rate Tinggi

Asus memperkenalkan layar e-paper warna berukuran 13,3 inci dengan resolusi tinggi 3.200 x 2.400 piksel dan kerapatan 300 ppi di ajang Computex 2026. Keunikan layar ini adalah refresh rate mencapai 35 Hz, cukup cepat untuk standar e-paper dan mampu menampilkan video YouTube secara lancar.Layar e-paper warna Asus berukuran 13,3 inci dengan resolusi 3.200 x 2.400 piksel dan 300 ppiRefresh rate 35 Hz memungkinkan tampilan video yang lebih halus dibanding e-paper biasaLayar dapat menampilkan 4.096 warna, bebas flicker, dan tanpa emisi cahaya biruTersedia port HDMI, Mini DisplayPort, dan USB-C di bagian bawah perangkatInovasi Asus di Layar E-paper WarnaBerbeda dari e-paper monokrom konvensional, Asus menghadirkan teknologi yang memungkinkan reproduksi 4.096 warna. Meski warna yang dihasilkan tidak secerah layar OLED, tingkat kecerahan dan kehalusan warna sudah cukup untuk penggunaan seperti membaca, presentasi, hingga menampilkan gambar statis dengan konsumsi daya rendah.Refresh rate 35 Hz menjadikan layar ini cukup responsif untuk kebutuhan menampilkan video, sebuah terobosan dari layar e-paper yang biasanya lambat. Asus bahkan memamerkan demo video YouTube yang berjalan lancar di layar ini.Desain dan Konektivitas LengkapModel MP13UC ini kemungkinan juga akan dipasarkan di Eropa, meski harga dan ketersediaan global belum diumumkan. Asus menyediakan aksesori berupa mini stand ATS01D yang fleksibel, bisa disesuaikan ketinggian, diputar, dimiringkan, dan dilipat untuk kemudahan mobilitas dan kenyamanan penggunaan.Dari sisi konektivitas, layar ini dibekali beberapa port penting seperti HDMI, Mini DisplayPort, dan USB-C. Tombol daya juga disediakan pada bagian bawah, memudahkan pengoperasian. Fitur ini membuat layar cocok untuk berbagai perangkat dan kebutuhan, termasuk sebagai layar kedua yang hemat energi.Manfaat dan Pertimbangan PenggunaBagi pengguna yang mengutamakan konsumsi daya rendah dan tampilan nyaman mata tanpa flicker serta cahaya biru, layar e-paper warna Asus ini bisa jadi pilihan menarik. Namun, untuk yang menginginkan warna cerah dan kontras tinggi seperti OLED, layar ini masih terasa agak pudar.Kemampuan menampilkan video dengan refresh rate cukup tinggi memberi nilai tambah, khususnya untuk presentasi atau hiburan ringan. Sementara itu, kemampuan layar menampilkan gambar tanpa daya membuatnya ideal untuk penggunaan sebagai bingkai foto digital yang hemat energi.Meski detail harga belum tersedia, potensi fungsi dan fitur yang ditawarkan membuat layar ini layak dipantau bagi yang mencari solusi layar sekunder atau perangkat yang nyaman untuk mata dan hemat energi.Via: Notebookcheck

  • 05 Jun, 2026
  • Senja Arunika
Asus ZenScreen OLED 14 Inch, Monitor Tipis dan Ringan dengan Kickstand Praktis Berita

Asus ZenScreen OLED 14 Inch, Monitor Tipis dan Ringan dengan Kickstand Praktis

Memiliki monitor tambahan saat bekerja di luar kantor atau saat bepergian kini semakin mudah dengan Asus ZenScreen OLED 14. Monitor ini hadir dengan bodi tipis hanya 8 milimeter dan berat kurang dari 500 gram, membuatnya sangat mudah masuk ke dalam tas laptop tanpa membebani.Monitor Asus ZenScreen OLED 14 hadir dengan bodi tipis dan ringan, mudah dibawa kemana saja.Layar OLED 14 inci beresolusi 1920 x 1200 piksel dengan rasio 16:10 dan warna DCI-P3 90 persen.Dilengkapi dua port USB-C yang dapat mengisi daya laptop hingga 85 watt saat monitor juga mendapat pasokan listrik.Belum ada informasi resmi mengenai harga dan ketersediaan di Indonesia.Desain dan Kemudahan Penggunaan yang Mendukung MobilitasZenScreen OLED 14 dirancang sebagai monitor mobile yang sangat praktis. Ketebalannya hanya 8 milimeter dan beratnya kurang dari 500 gram, sehingga tidak merepotkan saat dibawa bepergian. Monitor ini juga dilengkapi kickstand lipat yang mudah dibuka, membuatnya bisa langsung digunakan tanpa perlu aksesori tambahan.Dengan dua port USB-C, pengguna bisa menghubungkan monitor ke laptop sekaligus mengisi daya laptop melalui port lain, dengan daya hingga 85 watt. Ini sangat membantu agar perangkat tetap menyala tanpa harus membawa banyak kabel charger. Namun, monitor ini tidak memiliki baterai internal, sehingga tetap butuh sumber daya eksternal.Layar OLED dengan Kualitas Warna dan Kontras yang TajamLayar berukuran 14 inci menggunakan panel OLED dengan resolusi 1920 x 1200 piksel dan rasio aspek 16:10 yang cocok untuk produktivitas. Warna yang ditampilkan mampu mencapai 90 persen dari ruang warna DCI-P3, memberikan warna yang kaya dan akurat.Kelebihan OLED juga terlihat dari warna hitam yang sempurna dan waktu respons yang cepat, sehingga cocok untuk berbagai kebutuhan mulai dari bekerja hingga menikmati konten multimedia. Namun, Asus belum mengumumkan informasi terkait kecepatan refresh dan tingkat kecerahan yang biasanya menjadi pertimbangan penting untuk penggunaan di luar ruangan.Kompatibilitas dan Pengaturan MudahMonitor ini kompatibel dengan sistem operasi Windows dan macOS. Pengguna dapat mengatur kecerahan dan beberapa pengaturan lain dengan mudah melalui aplikasi Asus DisplayWidget Center, yang memudahkan penyesuaian tanpa harus menekan tombol fisik pada monitor.Status Harga dan KetersediaanHingga saat ini Asus belum mengumumkan kapan ZenScreen OLED 14 akan tersedia di pasar dan berapa harganya di Indonesia. Sebagai perbandingan, varian ZenScreen MQ16FC yang lebih besar sudah dijual sekitar Rp4 jutaan di pasar global. Dengan ukuran yang lebih kecil dan fitur OLED, harga ZenScreen OLED 14 kemungkinan akan berada di kisaran yang kompetitif untuk segmen monitor portabel premium.Bagi pengguna yang sering bekerja mobile atau membutuhkan layar tambahan dengan kualitas warna tinggi, monitor ini patut diperhatikan. Namun, perlu menunggu informasi resmi mengenai harga dan ketersediaan di pasar Indonesia sebelum memutuskan pembelian.Via: Notebookcheck

  • 05 Jun, 2026
  • Senja Arunika
Asus Perkenalkan Monitor ProArt 4K QD-OLED untuk Profesional Kreatif Berita

Asus Perkenalkan Monitor ProArt 4K QD-OLED untuk Profesional Kreatif

Memilih monitor yang tepat untuk pekerjaan kreatif bukan perkara mudah, apalagi jika standar warna dan performa layar menjadi kunci utama. Asus menjawab kebutuhan ini dengan meluncurkan jajaran monitor ProArt terbaru yang membawa teknologi 4K QD-OLED berperforma tinggi, khusus untuk para profesional kreatif yang mengutamakan akurasi warna dan kecepatan refresh.ProArt PA32USD hadir dengan layar 31,5 inci 4K QD-OLED dan refresh rate 240HzMonitor telah dikalibrasi pabrik dengan Delta E kurang dari 1 untuk warna akuratKonektivitas lengkap termasuk Thunderbolt 4 dan 12G-SDI mendukung multitasking profesionalLineup Asus ProArt baru diperkenalkan di Computex 2026, bersaing dengan merek lain yang juga mengeluarkan monitor OLED dan Mini LED canggihProArt PA32USD: Monitor 4K QD-OLED Andalan AsusAsus menghadirkan model unggulan PA32USD dengan panel QD-OLED berukuran 31,5 inci yang menawarkan resolusi 4K (3840 x 2160 piksel) dan kecerahan puncak mencapai 1000 nit. Refresh rate yang tinggi hingga 240Hz menjadikan monitor ini tidak hanya unggul dalam reproduksi warna, tapi juga responsif untuk berbagai kebutuhan, mulai dari editing video hingga animasi.Keakuratan warna menjadi fokus utama, dengan kalibrasi pabrik yang menjamin Delta E kurang dari 1. Ini berarti warna yang ditampilkan sangat mendekati standar warna asli, sangat penting untuk pekerjaan yang menuntut presisi warna tinggi seperti fotografi dan desain grafis.Konektivitas dan Fitur ProfesionalUntuk mendukung workflow yang kompleks, ProArt PA32USD dilengkapi dengan dua port Thunderbolt 4 yang dapat menghubungkan perangkat dengan kecepatan tinggi. Selain itu, monitor ini juga memiliki input 12G-SDI yang biasa digunakan dalam produksi video profesional. Fitur Auto KVM bawaan memudahkan pengguna mengendalikan beberapa workstation dengan satu keyboard dan mouse, meningkatkan efisiensi kerja.Jajaran Lengkap ProArt dan Persaingan di Computex 2026Selain PA32USD, Asus juga memperkenalkan model ProArt lain seperti PA329CDV dan PA279CDV yang turut menyasar segmen profesional. Peluncuran ini berlangsung bersamaan dengan sejumlah monitor canggih lainnya dari berbagai merek di Computex 2026, termasuk monitor gaming QD-OLED dari MSI dan Alienware yang menghadirkan teknologi panel baru untuk peningkatan kecerahan dan kejernihan gambar.Asus dan para pesaingnya tampak fokus pada pengembangan teknologi OLED dan Mini LED dengan refresh rate tinggi dan fitur AI untuk memberikan pengalaman visual terbaik bagi pengguna profesional dan kreatif. Ini menjadi pertanda bahwa pasar monitor profesional semakin dinamis dengan inovasi yang terus berkembang.Dengan harga yang diperkirakan akan sepadan dengan fitur dan teknologi yang ditawarkan, jajaran ProArt terbaru ini layak menjadi pertimbangan bagi para profesional yang membutuhkan monitor dengan performa dan akurasi warna kelas atas.Via: Notebookcheck

  • 04 Jun, 2026
  • Senja Arunika
Asus ExpertBook B5 Flip G2 Laptop Bisnis Fleksibel dengan Kamera Ganda dan Stylus Terintegrasi Berita

Asus ExpertBook B5 Flip G2 Laptop Bisnis Fleksibel dengan Kamera Ganda dan Stylus Terintegrasi

Asus memperluas jajaran laptop bisnisnya dengan meluncurkan ExpertBook B5 Flip G2 (B5406FMA) yang menawarkan desain convertible 360 derajat dan fitur yang mendukung kebutuhan profesional, edukator, serta pelajar yang menginginkan perangkat Windows yang fleksibel.ExpertBook B5 Flip G2 hadir dengan layar sentuh 14 inci NanoEdge berasio 16:10 dan kecerahan 400 nitsMendukung prosesor Intel Core 7 Series generasi ke-3 dengan NPU AI hingga 18 TOPSDilengkapi kamera ganda: kamera depan 1080p FHD+IR dan kamera belakang 5MP opsional dengan penutup privasi fisikStylus MPP 2.0 terintegrasi dengan pengisian cepat 15 detik untuk 60 menit penggunaanDesain dan Layar yang Mendukung Fleksibilitas KerjaLaptop ini menawarkan layar 14 inci dengan rasio aspek 16:10 yang lebih luas dan kecerahan 400 nits, memberikan tampilan yang cerah dan nyaman untuk berbagai kondisi pencahayaan. Desain engsel 360 derajat memungkinkan pengguna beralih antara mode laptop, tablet, tenda, dan tampilan, memudahkan penyesuaian sesuai kebutuhan aktivitas.Fitur unik lainnya adalah stylus MPP 2.0 yang terintegrasi langsung di dalam bodi laptop, memudahkan pengguna untuk mencatat atau menggambar. Pengisian cepat selama 15 detik memungkinkan stylus digunakan hingga 60 menit, mendukung produktivitas tanpa harus sering mengisi ulang.Performa dan Konektivitas untuk Tugas ProfesionalExpertBook B5 Flip G2 ditenagai oleh prosesor Intel Core 7 Series generasi ke-3, didukung grafis Intel dan Neural Processing Unit (NPU) yang mampu memberikan performa AI hingga 18 TOPS. Konfigurasi RAM hingga 32GB LPDDR5X dan penyimpanan SSD PCIe 4.0 hingga 1TB memastikan laptop ini siap menjalankan aplikasi berat dan multitasking.Untuk konektivitas, tersedia dua port Thunderbolt 4 USB-C, HDMI 2.1, dua port USB 3.2 Gen 1 Type-A, Wi-Fi 7, dan jack audio kombinasi. Fitur keamanan juga lengkap dengan chip TPM 2.0, BIOS sesuai standar NIST SP 800-193, opsi pemindai sidik jari, serta teknologi Windows 11 secured-core yang melindungi data dan privasi pengguna.Kamera Ganda dengan Fitur Privasi FisikSalah satu keunggulan yang jarang ditemukan pada laptop bisnis adalah keberadaan dua kamera. ExpertBook B5 Flip G2 memiliki kamera depan 1080p FHD+IR yang ideal untuk video call dan konferensi online. Selain itu, tersedia kamera belakang opsional 5 megapiksel yang dapat menangkap dokumen atau gambar saat digunakan dalam mode tablet atau tenda.Kedua kamera ini dilengkapi penutup fisik untuk menjaga privasi pengguna, memberikan kontrol penuh atas kapan kamera dapat digunakan tanpa khawatir diretas atau disalahgunakan.Dimensi Ringan dan Tahan LamaDengan bobot sekitar 1,34 kilogram dan ketebalan hanya 14,9 milimeter, laptop ini mudah dibawa bepergian. Bodi aluminium yang kokoh juga memenuhi standar ketahanan MIL-STD-810H, memastikan perangkat tahan terhadap kondisi penggunaan sehari-hari yang menantang.Status Harga dan KetersediaanAsus belum mengumumkan harga resmi untuk ExpertBook B5 Flip G2. Namun, laptop ini dijadwalkan tersedia di beberapa pasar pada kuartal ketiga tahun 2026. Informasi harga dan ketersediaan di pasar Indonesia belum dirilis, sehingga calon pembeli perlu menunggu pengumuman resmi dari Asus.Via: Gizmochina

  • 04 Jun, 2026
  • Anif Sirsaeba
Asus Zenbook 14 Copilot AI 2026: Laptop AI dengan Pilihan CPU Multiplatform dan Warna Earthy Berita

Asus Zenbook 14 Copilot AI 2026: Laptop AI dengan Pilihan CPU Multiplatform dan Warna Earthy

Asus kembali menghadirkan inovasi dengan meluncurkan empat varian Zenbook 14 Copilot AI untuk tahun 2026, yang mengusung CPU dari Intel, AMD, dan Qualcomm. Laptop ini bukan hanya menawarkan performa AI yang menjanjikan, tapi juga desain yang menarik dengan pilihan warna alami yang hangat dan tekstur tahan gores.Empat varian Zenbook 14 Copilot AI dengan CPU Intel, AMD, dan Qualcomm.Desain ceraluminum dengan warna Zabriskie Beige, Komodo Coral, dan Arctic Blue yang tahan gores dan noda.Layar OLED dengan opsi FHD 60 Hz dan premium 3K 120 Hz Lumina OLED.Daya tahan baterai hingga 21 jam dan fitur keamanan biometrik kamera IR.Varian CPU dan Performa AI yang BeragamZenbook 14 Copilot AI 2026 hadir dalam empat model dengan pilihan CPU berbeda. Ada UX3480KA dan UX3480GA yang memakai AMD Ryzen AI 7 345 dan Ryzen AI 9 465, masing-masing dengan kemampuan komputasi AI sebesar 50 TOPS. Sementara UX3480AA menggunakan Intel Core Ultra 9 386H dengan kapasitas AI serupa. Terakhir, UX3480QA ditenagai oleh Snapdragon X X1 26 100 yang menawarkan 45 TOPS.Perbedaan ini memberi kebebasan bagi pengguna memilih laptop sesuai kebutuhan AI dan preferensi platform. Dengan kemampuan AI yang kuat, laptop ini cocok untuk pengguna yang mengandalkan aplikasi produktivitas berbasis AI, kreator konten, maupun profesional urban yang butuh performa responsif.Desain dan Ketahanan yang Sesuai Gaya Hidup AktifZenbook 14 Copilot AI tampil dengan cover ceraluminum yang teksturnya unik dan tahan terhadap gores serta noda. Pilihan warna seperti Zabriskie Beige, Komodo Coral, dan Arctic Blue menambah kesan natural dan hangat, cocok untuk pengguna yang ingin perangkat stylish sekaligus tahan banting.Berat laptop sekitar 1,2 kg untuk mayoritas varian, dan sedikit lebih ringan 1,1 kg untuk model Qualcomm. Laptop ini juga sudah lolos uji MIL-SPEC, sehingga tahan terhadap benturan dan goresan sehari-hari. Ini penting untuk kamu yang sering bawa laptop kemana-mana tapi tetap ingin tampil keren.Layar dan Fitur Pendukung untuk Pengalaman PenggunaLayar OLED menjadi andalan Zenbook 14 dengan opsi FHD 60 Hz untuk model Ryzen AI 7 dan Snapdragon, serta opsi premium 3K 120 Hz Lumina OLED untuk model lainnya. Kualitas layar ini sangat menunjang aktivitas menonton, editing, dan kerja kreatif yang memerlukan warna akurat dan respons cepat.Di atas layar terdapat kamera IR Full HD yang memungkinkan login biometrik wajah. Ini fitur praktis dan aman yang mempercepat akses tanpa perlu mengetik password. Keyboard dengan jarak tekan 1,7 mm dan touchpad besar dilengkapi tombol khusus Copilot AI, memudahkan akses fitur AI langsung dari keyboard.Daya Tahan Baterai dan Audio untuk Mobilitas TinggiModel Intel menawarkan daya tahan baterai hingga 17 jam untuk pemutaran video, sedangkan model lain bisa bertahan sampai 21 jam. Ini angka yang cukup untuk penggunaan seharian tanpa harus sering mencari colokan, ideal untuk pekerja mobile dan keluarga muda yang aktif.Fitur audio Dolby Atmos dari speaker multi-magnet ganda memberikan pengalaman suara yang lebih hidup dan imersif, baik untuk rapat online, hiburan, maupun membuat konten.Port dan Konektivitas yang LengkapZenbook 14 menyediakan port HDMI, dua USB-C, jack headphone di sisi kiri, dan port USB-A di sisi kanan. Kombinasi ini memudahkan pengguna menghubungkan berbagai perangkat tanpa perlu adaptor tambahan, sebuah nilai tambah untuk pengguna yang mengutamakan kemudahan dan fleksibilitas.Dengan semua fitur ini, Asus Zenbook 14 Copilot AI 2026 tampak siap menjadi pilihan laptop AI yang praktis dan stylish untuk berbagai kebutuhan sehari-hari. Namun, informasi harga resmi dan ketersediaan untuk pasar Indonesia belum diumumkan, jadi kita tunggu kabar selanjutnya terkait hal ini.Via: Notebookcheck

  • 04 Jun, 2026
  • Senja Arunika
Asus NUC 16 untuk Windows 365 Tawarkan Cloud PC dengan RAM 8 GB Berita

Asus NUC 16 untuk Windows 365 Tawarkan Cloud PC dengan RAM 8 GB

Bayangkan desktop kantor yang hanya hidup saat terhubung internet dan menyimpan hampir semua data di cloud. Asus hadir dengan ide serupa lewat NUC 16 untuk Windows 365, sebuah mini-PC yang diposisikan sebagai perangkat Cloud PC dan datang dengan konfigurasi bawaan 8 GB RAM dan 128 GB penyimpanan. Asus memperkenalkan NUC 16 untuk Windows 365 sebagai solusi Cloud PC dengan RAM 8 GB dan storage 128 GB. Perangkat memakai Intel Core 3 304 dari keluarga Wildcat Lake, mendukung hingga 64 GB RAM dan 2 TB PCIe Gen 4. NUC 16 diposisikan sebagai alternatif lebih murah dibanding NUC 16 Pro, yang saat ini sekitar Rp9,3 juta di Amazon. Harga dan ketersediaan NUC 16 dan NUC 16 untuk Windows 365 belum diumumkan. NUC 16 untuk Windows 365 Bawa Konsep Cloud PCAsus menyebut NUC 16 untuk Windows 365 sebagai perangkat Cloud PC pertama mereka, dirancang untuk integrasi mulus dengan Windows 365. Klaim ini menekankan pemindahan pengalaman desktop ke cloud, dan Asus menyoroti keuntungan pengurangan risiko penyimpanan data lokal.Dari penjelasan Asus, tampak kemungkinan perangkat ini memang lebih mengandalkan koneksi online untuk fungsi utamanya. Namun Asus juga menyebutkan opsi pemasangan Windows 11 Home dan Windows 11 Pro, sehingga detail soal apakah perangkat harus selalu online belum sepenuhnya jelas.Konfigurasi Bawaan dan Ruang Untuk UpgradeModel untuk Windows 365 ditawarkan dengan prosesor Intel Core 3 304, yang merupakan opsi paling sederhana di keluarga Wildcat Lake. Prosesor ini punya kombinasi satu Cougar Cove P-Core dan empat Darkmont LP E-core, serta iGPU dengan satu Xe3 core menurut keterangan Asus.Walau hanya disertai 8 GB RAM dan 128 GB penyimpanan pada konfigurasi bawaan, Asus menyatakan NUC 16 mendukung hingga 64 GB RAM dan 2 TB penyimpanan PCIe Gen 4. Artinya ada ruang untuk upgrade jika kebutuhan memori atau kapasitas penyimpanan meningkat.NUC 16 vs NUC 16 Pro: Posisi ProdukAsus memposisikan NUC 16 sebagai alternatif yang lebih murah dibandingkan NUC 16 Pro. Untuk konteks pasar global, NUC 16 Pro tercatat sekitar Rp9,3 juta di Amazon, dan model Pro dapat memakai prosesor Core Ultra X9 388H dari generasi Panther Lake yang lebih bertenaga.Perbedaan prosesor dan kemungkinan konfigurasi membuat NUC 16 lebih cocok untuk tugas ringan, penggunaan cloud desktop, atau skenario di mana beban kerja utama berjalan di server cloud.Siapa Yang Mungkin DiuntungkanNUC 16 untuk Windows 365 tampak ditujukan bagi kantor kecil, tim administrasi, atau pengguna yang ingin desktop ringkas tapi mengandalkan layanan cloud untuk penyimpanan data dan aplikasi. Keuntungan yang disorot termasuk pengurangan risiko data tersimpan lokal dan integrasi yang familiar dengan Windows 365.Sisi lain yang perlu dipertimbangkan adalah ketergantungan pada koneksi internet dan keterbatasan konfigurasi bawaan. Jika koneksi sering bermasalah atau pekerjaan membutuhkan kemampuan grafis lokal tinggi, model ini mungkin kurang cocok tanpa upgrade komponen atau opsi model Pro.Keterangan soal harga dan ketersediaan NUC 16 serta NUC 16 untuk Windows 365 belum diumumkan oleh Asus. Bagi yang tertarik, langkah selanjutnya adalah memantau pengumuman resmi Asus untuk detail harga, konfigurasi Indonesia jika tersedia, dan opsi pembelian.Via: Notebookcheck

  • 04 Jun, 2026
  • Senja Arunika
Asus NUC 16 Mini PC Terbaru Usung Intel Wildcat Lake dan RAM 64 GB Berita

Asus NUC 16 Mini PC Terbaru Usung Intel Wildcat Lake dan RAM 64 GB

Mini PC kini semakin diminati karena ukurannya yang ringkas tapi tetap bertenaga. Asus baru saja memperkenalkan versi terbaru dari seri NUC 16 dengan pilihan prosesor Intel Wildcat Lake yang menjanjikan performa lebih baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun pekerjaan kreatif.Asus NUC 16 terbaru hadir dengan prosesor Intel Core hingga Core 7 350 berinti 6.Memori DDR5-6400 hingga 64 GB dan penyimpanan PCIe Gen 4 sampai 2 TB mendukung performa tinggi.Mini PC dan kit motherboard dengan ukuran kompak 144 x 117 x 42 mm.Dilengkapi Bluetooth 6.0, Thunderbolt 4, dan Wi-Fi 7 untuk konektivitas modern.Upgrade Prosesor Intel Wildcat Lake di Seri NUC 16Asus menyegarkan jajaran NUC 16 dengan prosesor Intel Wildcat Lake, termasuk Core 3 304, Core 5 320, hingga Core 7 350 yang memiliki 6 inti. Pilihan ini memberikan keleluasaan bagi pengguna untuk memilih performa sesuai kebutuhan, mulai dari penggunaan ringan hingga multitasking berat.RAM dan Penyimpanan yang Mumpuni Untuk Beragam KebutuhanAsus menyediakan opsi RAM DDR5-6400 hingga 64 GB, kapasitas yang cukup untuk menjalankan aplikasi produktivitas dan multitasking tanpa hambatan. Penyimpanan PCIe Gen 4 mencapai 2 TB juga menawarkan kecepatan transfer data yang tinggi dan ruang lega untuk file kerja maupun hiburan.Desain Kompak dan Konektivitas LengkapBaik versi mini PC lengkap maupun kit motherboard memiliki ukuran ringkas 144 x 117 x 42 mm, ideal untuk ruang kerja terbatas. Selain itu, fitur konektivitas modern seperti Bluetooth 6.0, Thunderbolt 4, dan Wi-Fi 7 hadir di semua versi kecuali motherboard saja, menjamin akses internet cepat dan koneksi perangkat periferal tanpa hambatan.Status Harga dan KetersediaanHingga kini, Asus belum mengumumkan harga dan tanggal ketersediaan resmi untuk pasar Indonesia maupun global. Namun, dengan spesifikasi yang ditawarkan, seri NUC 16 terbaru ini layak menjadi pertimbangan bagi yang mencari mini PC bertenaga dan kompak.Dengan peningkatan prosesor dan dukungan RAM serta konektivitas terbaru, Asus NUC 16 membawa keseimbangan antara performa dan ukuran yang praktis. Ini bisa jadi solusi menarik untuk keluarga muda atau pekerja urban yang butuh komputer kecil tanpa mengorbankan kemampuan.Via: Notebookcheck

  • 04 Jun, 2026
  • Senja Arunika
Asus Hadirkan Empat Vivobook Baru Dengan Layar OLED dan Klaim Baterai 25 Jam Rekomendasi

Asus Hadirkan Empat Vivobook Baru Dengan Layar OLED dan Klaim Baterai 25 Jam

Asus kembali memperbarui lini Vivobook dengan empat model baru yang menonjolkan layar OLED dan klaim daya tahan baterai yang panjang. Empat model Vivobook baru tersedia dengan layar OLED, meliputi dua ukuran 14 inci dan 16 inci. Semua model memakai prosesor Snapdragon X generasi lama dan memiliki RAM 16 GB yang disolder. Ruang penyimpanan disediakan hingga 512 GB PCIe 4.0 M.2 2280, baterai 50 Wh, dan klaim lebih dari 25 jam pemutaran video 1080p pada 150 nits. Harga dan ketersediaan di pasar belum dikonfirmasi oleh Asus.Empat Model Baru dan Opsi Layar OLEDAsus menyebutkan empat model Vivobook baru, yakni S5408, S5608, TP5408, dan TP5608. Keempatnya akan tersedia dengan panel OLED.Pilihan layar OLED umumnya menawarkan kontras tinggi dan warna yang lebih kaya, yang relevan untuk kerja konten dan konsumsi media sehari hari.Prosesor Snapdragon X dan Koreksi PenamaanKeempat Vivobook baru dibangun di atas prosesor Qualcomm Snapdragon X, tercatat sebagai X1P-26-100. Asus juga menyatakan ada kesalahan penamaan di beberapa halaman produk yang menampilkan X1-26-101.Perlu dicatat sebelumnya Asus sempat menyegarkan Vivobook S14 dan S16 pada Januari dengan varian prosesor lain, namun untuk rangkaian terbaru ini fokusnya pada versi berbasis Snapdragon X yang lebih tua.RAM, Penyimpanan, dan Pilihan BateraiSemua model dibatasi pada 16 GB LPDDR5X RAM yang disolder, sehingga pengguna tidak bisa menambah kapasitas RAM di kemudian hari.Untuk penyimpanan, Asus menyediakan opsi hingga 512 GB PCIe 4.0 pada format M.2 2280. Konfigurasi ini cocok untuk penggunaan harian dan tugas produktivitas ringan hingga menengah.Masing masing laptop dipasangi baterai 50 Wh, desain yang sama walau ada perbedaan ukuran layar antara versi 14 inci dan 16 inci.Klaim Daya Tahan Lebih Dari 25 Jam, Bagaimana Artinya Untuk PenggunaAsus mengklaim baterai mampu bertahan lebih dari 25 jam saat memutar video 1080p pada tingkat kecerahan 150 nits. Klaim ini memberi sinyal fokus pada efisiensi daya untuk kegiatan pemutaran media dan pekerjaan ringan.Namun, angka klaim seperti ini biasanya berdasarkan kondisi laboratorium tertentu. Dalam pemakaian nyata, durasi bisa berbeda tergantung pengaturan layar, aplikasi yang berjalan, dan skenario penggunaan sehari hari.Satu hal yang jelas, kombinasi layar OLED dan baterai 50 Wh menunjukkan Asus berusaha menjaga keseimbangan antara kualitas tampilan dan portabilitas. Bagi pengguna yang mementingkan layar untuk menonton dan mengedit ringan, opsi OLED bisa jadi nilai tambah.Status Harga dan KetersediaanAsus belum mengonfirmasi harga resmi dan jadwal ketersediaan untuk pasar manapun. Artinya, belum ada informasi khusus soal ketersediaan atau harga di Indonesia.Untuk pembaca yang mempertimbangkan pembelian, pantauan lebih lanjut diperlukan sampai Asus mengumumkan detail harga dan varian resmi untuk tiap pasar.Via: Notebookcheck

  • 04 Jun, 2026
  • Anif Sirsaeba