Topik Artikel

Casio g shock

Casio G-Shock XG: Kolaborasi Jam Tangan Dengan Desain Unik Berita

Casio G-Shock XG: Kolaborasi Jam Tangan Dengan Desain Unik

Casio membawa kolaborasi unik lewat G-Shock bersama grup musik XG, dengan dua model yang tampil beda dan menarik. Jelang peluncuran resminya di Jepang pada 12 Juni, kedua jam ini sudah memancing perhatian berkat desain dan warna yang tak biasa. Model GM-S5600XG-1 pakai kaca digital berwarna pelangi hasil vapor deposition yang beda tiap unit.GMA-S110XG-4A hadir dengan kombinasi analog-digital dan tali resin pink bermotif marmer unik.Kedua jam tahan air sampai 200 meter dan punya fitur umum G-Shock seperti stopwatch dan alarm.Casio gunakan resin berbasis bio untuk tali, mengurangi penggunaan plastik konvensional. GM-S5600XG-1 hadir dengan kaca digital berwarna pelangi yang unik. GM-S5600XG-1: Kaca Pelangi yang Bikin BedaModel ini mengusung desain kotak klasik G-Shock. Kaca digitalnya punya lapisan warna pelangi yang berubah tergantung sudut pandang. Setiap jam punya gradasi warna unik, jadi tak ada yang sama persis. Sayangnya, efek ini hanya pada kaca, sementara bodinya tetap hitam standar. Baterainya tahan sekitar tiga tahun, cukup wajar untuk jam digital.Sisi gelapnya? Efek warna memang menarik, tapi bagi sebagian pengguna bisa terasa gimmick belaka. Selain itu, warna kaca bisa mempengaruhi keterbacaan layar di kondisi tertentu.GMA-S110XG-4A pakai tali resin warna pink dengan pola marmer unik. GMA-S110XG-4A: Perpaduan Analog-Digital dengan Tali MarmerModel ini lebih besar dan menggabungkan layar digital dengan jarum analog. Tali resin pink dengan motif marmer dibuat lewat pencampuran resin warna saat produksi, bikin tiap unit tampil beda. Dialnya juga bisa berubah warna saat terkena cahaya. Baterainya lebih singkat, sekitar dua tahun, tapi masih standar untuk jam analog-digital.Namun, ukuran yang lebih besar bisa jadi kurang nyaman untuk pergelangan kecil. Selain itu, fitur analog-digital standar tanpa tambahan inovasi berarti.Fitur dan Kualitas Standar G-Shock Tetap DipertahankanKedua jam tetap tahan air hingga 200 meter dan tahan benturan, ciri khas G-Shock yang sudah teruji. Fitur-fitur seperti stopwatch, timer, alarm, dan lampu LED juga hadir. Casio juga melanjutkan penggunaan resin berbasis bio, sebagai langkah kecil tapi nyata untuk mengurangi plastik.Sementara itu, belum ada pengumuman resmi terkait rilis di luar Jepang, tapi bocoran di situs AS memberi indikasi peluncuran global segera menyusul.Jadi, Pilih yang Mana?Kalau mencari jam G-Shock dengan desain unik dan warna atraktif, GM-S5600XG-1 cocok untuk yang suka model ringkas dan digital. Namun, jika ingin jam dengan perpaduan analog dan digital plus tali berwarna mencolok, GMA-S110XG-4A bisa jadi pilihan. Pertimbangkan juga ukuran dan daya tahan baterai sesuai kebutuhan.Harga dan KesimpulanGM-S5600XG-1 dibanderol sekitar ¥36.300 atau setara Rp3,6 jutaan, sedangkan GMA-S110XG-4A lebih terjangkau di ¥25.300 atau sekitar Rp2,5 jutaan. Ambil salah satu dari seri ini jika kamu ingin G-Shock dengan sentuhan personal yang berbeda dari biasanya. Skip kalau kamu cari jam dengan fitur lebih revolusioner atau harga lebih murah tanpa embel-embel desain khusus.(Via)

  • 29 May, 2026
  • Senja Arunika
Casio G-Shock To Be Hero X: Jam Tangan Kolaborasi Penuh Warna Berita

Casio G-Shock To Be Hero X: Jam Tangan Kolaborasi Penuh Warna

Casio kembali meluncurkan jam tangan kolaborasi menarik lewat G-Shock x To Be Hero X. Model terbaru ini berbasis GA-110 dengan desain hybrid analog-digital yang kaya warna. Warna putih resin mendominasi casing dan tali, dipadukan jarum jam biru dan pink yang mencolok. Desain colorful dengan tema karakter Hero XFitur tahan guncangan dan air hingga 200 meterStopwatch 1/1000 detik dan lima alarm harianLED backlight memudahkan baca waktu gelap Desain yang Berani dan Penuh CeritaJam ini memakai casing dan tali resin putih dengan aksen warna biru, pink, dan kuning yang terinspirasi dari karakter To Be Hero X. Motif tali yang unik menambah keunikan, tapi warna mencolok ini bisa jadi kurang cocok untuk yang suka tampil understated.Fitur Hybrid GA-110 yang Masih RelevanModel hybrid ini menggabungkan layar analog dan digital, lengkap dengan stopwatch 1/1000 detik dan timer. Fitur tahan air 200 meter jadi nilai plus, tapi desain dan fitur ini sebenarnya sudah lama di seri GA-110. Jadi, jangan berharap teknologi terbaru.Kemasan Eksklusif Khusus Pasar ChinaDirilis 6 Juni di China, jam ini datang dengan kotak metal eksklusif. Sayangnya, kolaborasi ini kemungkinan besar tidak resmi masuk Indonesia. Jadi, yang tertarik harus siap cari lewat importir atau pasar gelap.Kelemahan yang Perlu DiperhatikanMeski desainnya menarik, jam ini tidak punya fitur modern seperti konektivitas Bluetooth atau sensor pintar. Jika butuh jam dengan teknologi lebih lengkap, model ini terasa agak ketinggalan zaman.Jadi, Pilih yang Mana?Casio G-Shock To Be Hero X pas untuk kolektor dan penggemar desain unik yang tidak terlalu peduli fitur terbaru. Jika mencari jam hybrid klasik dengan warna mencolok dan daya tahan tinggi, ini pilihan tepat. Tapi, jika butuh jam pintar dengan fitur terkini, sebaiknya pertimbangkan opsi lain.Harga dan VerdictCasio G-Shock x To Be Hero X GA-110 dijual khusus di China dengan harga sekitar 1.200 Yuan atau sekitar Rp2,7 juta. Harga ini cukup masuk akal untuk jam kolaborasi dengan desain eksklusif dan fitur tahan air 200 meter. Ambil jam ini jika ingin tampil beda dengan jam hybrid yang tahan banting. Skip jika butuh jam dengan teknologi pintar dan fitur terkini.(Via)

  • 27 May, 2026
  • Senja Arunika
Casio G-Shock Camouflage Face Siap Meluncur, Apa Istimewanya? Berita

Casio G-Shock Camouflage Face Siap Meluncur, Apa Istimewanya?

Casio bersiap meluncurkan dua jam tangan G-Shock baru dengan wajah bermotif camouflage. Model DW-6900CF-1 dan GA-700CF-1A sudah muncul di retailer Vietnam dan diperkirakan rilis pada Juni 2026. Meski belum ada konfirmasi resmi dan harga, kehadiran motif kamuflase ini cukup menarik perhatian. Desain camouflage dengan warna hitam, coklat, dan hijau mudaKetahanan air hingga 200 meter (20 bar)Fitur stopwatch dan LED backlightModel GA-700CF-1A hadir dengan aksen emas yang mencolok Casio G-Shock DW-6900CF-1: Simplicity dengan Sentuhan DigitalDW-6900CF-1 memakai muka digital dengan fitur Triple Graph khas G-Shock. Bentuk bulatnya cukup klasik dengan casing dan tali resin hitam yang kuat. Meski tampak sederhana, fitur stopwatch dan backlight LED masih diandalkan untuk kegunaan sehari-hari dan olahraga.Nah, sisi gelapnya, desain digital yang gelap kadang membuat tampilan agak sulit dibaca di kondisi cahaya rendah tanpa backlight. Jadi, kalau kamu butuh jam dengan tampilan yang selalu jelas, model ini mungkin kurang cocok.Casio G-Shock GA-700CF-1A: Hybrid Analog-Digital dengan Aksen EmasGA-700CF-1A hadir dengan jarum analog plus layar digital. Bezel yang tebal dan aksen emas jadi nilai jual utama. Kombinasi ini memberikan kesan kuat dan maskulin, cocok untuk yang ingin jam fungsional sekaligus gaya.Kendati demikian, bezel besar juga membuat jam terasa lebih berat dan kurang pas bagi pergelangan kecil. Selain itu, aksen emas yang mencolok mungkin tidak disukai semua orang yang lebih suka warna netral.Jadi, Pilih yang Mana?Kalau kamu mencari jam G-Shock dengan tampilan klasik digital dan simpel, DW-6900CF-1 bisa jadi pilihan. Sementara GA-700CF-1A pas untuk yang ingin jam hybrid dengan detail menarik dan gaya lebih kuat. Namun, perhatikan ukuran dan berat sebelum memutuskan agar nyaman dipakai.Harga dan VerdictHarga resmi belum diumumkan, tapi biasanya G-Shock di kelas ini berkisar Rp2 jutaan sampai Rp3 jutaan di Indonesia. Ambil DW-6900CF-1 jika butuh jam digital tahan banting dan simpel. Pilih GA-700CF-1A jika ingin jam hybrid dengan tampilan maskulin dan tidak keberatan ukuran lebih besar. Skip jika kamu menginginkan jam dengan desain ringan atau warna yang lebih kalem.(Via)

  • 26 May, 2026
  • Senja Arunika
Casio G-Shock Baru dengan Kaca Polarized dan Ukuran Lebih Kecil Berita

Casio G-Shock Baru dengan Kaca Polarized dan Ukuran Lebih Kecil

Casio baru saja merilis koleksi baru G-Shock di AS yang mengusung ukuran lebih kecil dan kaca dengan efek unik. Seri ini terdiri dari empat jam tangan hybrid analog-digital dengan desain oktagonal yang dikenal sebagai CasiOak. Fitur utama yang menarik adalah kaca polarized yang berubah warna tergantung sudut pergelangan tangan Anda.Kaca polarized memberikan efek warna berubah saat terkena cahaya.Desain dan Efek Kaca PolarizedCasio memakai proses polarized vapor deposition pada kaca mineral untuk menciptakan efek gradasi warna yang berubah saat terkena cahaya. Ini memberi tampilan menarik, tapi ada catatan penting: perubahan warna dan pantulan pada kaca kadang bisa membuat angka jam sulit dibaca, terutama di kondisi pencahayaan tertentu. Jadi, kalau Anda butuh jam dengan tampilan yang selalu jelas, fitur ini mungkin kurang ideal.Model resin ringan cocok untuk penggunaan sehari-hari dengan berat hanya 40 gram.Varian Resin Transparan dengan Bobot RinganModel GMA-P2100SR-7A dan GMA-P2100SR-1A hadir dengan bahan resin transparan pada case dan tali, menghasilkan tampilan kasual yang ringan, hanya 40 gram. Harga di AS adalah US$135. Dengan bobot ringan dan desain yang cukup kecil, jam ini cocok untuk yang punya pergelangan kecil atau ingin jam yang tidak berat dipakai sehari-hari. Baca juga: Vidu Claw, Platform AI untuk Iklan Otomatis dalam Hitungan Menit.Model stainless steel hadir dengan bobot lebih berat dan tampilan lebih klasik.Model Stainless Steel dengan Tali Bio-Based ResinVarian lain adalah GM-S2110SR-1A dan GM-S2110SR-7A yang menggunakan bezel stainless steel dengan bobot 56 gram, dijual seharga US$210. Tali pada model ini menggunakan resin berbahan bio-based, bagian dari upaya Casio untuk mengurangi dampak lingkungan. Model ini menawarkan tampilan lebih tradisional dan cocok untuk yang ingin jam G-Shock dengan sentuhan logam namun tetap ringan.Fitur Standar G-Shock yang LengkapSelain kaca polarized dan ukuran kecil, jam-jam ini tetap mempertahankan fitur khas G-Shock seperti ketahanan terhadap guncangan, tahan air hingga 200 meter, world time untuk 31 zona waktu, stopwatch, timer hitung mundur, dan alarm harian. Lampu LED bawaan juga memudahkan melihat waktu di gelap. Daya tahan baterai sekitar tiga tahun menggunakan baterai CR1025 standar.Ketersediaan dan Catatan Sebelum MembeliKeempat model sudah tersedia di pasaran. Untuk pengguna di Indonesia, perlu diperhatikan kemungkinan belum ada garansi resmi atau toko resmi yang menjual, jadi cek dulu sebelum membeli. Efek warna pada kaca bisa jadi menarik sekaligus mengganggu tergantung kebutuhan Anda. Jika mengutamakan kemudahan baca waktu, sebaiknya pertimbangkan hal ini. Namun, untuk yang ingin jam G-Shock dengan desain unik dan ukuran pas di pergelangan kecil, pilihan ini cukup menarik.(Source)

  • 15 May, 2026
  • Senja Arunika