Casio g shock ga 2100lxb
Berita Casio G-Shock GA-2100LXB Bocor, Tampil dengan Sentuhan Metalik
Casio kembali menggoda dengan bocoran seri G-Shock GA-2100LXB yang menawarkan sentuhan metalik pada desain resin hitamnya. Dua varian, GA-2100LXB-1A dan GA-2100LXB-1A9, hadir dengan bezel oktagonal khas “CasiOak” yang jadi favorit penggemar. Aksen warna yang membedakan, gelap metalik pada yang pertama dan nada emas pada yang kedua, memberikan pilihan gaya yang cukup menarik. Bodi resin hitam dengan ukuran 48,5 x 45,4 x 11,8 mmStruktur Carbon Core Guard yang tahan benturanWater resistant hingga 200 meterFitur stopwatch 1/100 detik, timer, dan alarm harian Desain Ikonik dengan Sentuhan MetalikGA-2100LXB memang mengandalkan bezel oktagonal yang membuatnya tampil beda di antara G-Shock lain. Namun, meski desainnya menarik, resin hitam yang digunakan bisa terasa standar untuk harga yang biasanya dibanderol G-Shock. Aksen metalik gelap dan emas memang memberi nilai tambah, tapi jangan harap ini mengubah kesan jam resin biasa. Pilihan warna ini lebih soal gaya daripada fungsi.Mesin dan Fitur yang Familiar tapi AndalMesin GA-2100LXB memakai struktur Carbon Core Guard yang sudah terbukti tangguh. Ketahanan air sampai 200 meter dan baterai yang bisa bertahan hingga tiga tahun jadi nilai plus. Namun, fitur yang dibawa sebenarnya cukup standar untuk kelas ini, tanpa tambahan seperti konektivitas Bluetooth atau sensor canggih. Jadi, ini jam untuk yang butuh keandalan dasar, bukan fitur pintar.Ukuran dan Kenyamanan PakaiUkuran casing sekitar 48,5 mm terasa cukup besar, tapi ketebalannya yang 11,8 mm membuat jam ini masih nyaman di pergelangan tangan. Strap resin yang digunakan juga lentur dan tahan lama. Tapi, bagi yang punya pergelangan kecil, bezel oktagonal bisa jadi terasa agak terlalu besar dan kurang pas.Kapan dan Berapa Harganya?Belum ada pengumuman resmi dari Casio soal tanggal rilis dan harga GA-2100LXB secara global. Namun, bocoran dari retailer Vietnam menyebut produk ini akan hadir sekitar Juni 2026. Prediksi harga kemungkinan akan berkisar Rp 2-3 jutaan, mengingat varian GA-2100 lain di pasar punya banderol serupa. Ini membuatnya bukan jam entry-level, tapi juga tidak terlalu mahal untuk kategori G-Shock metalik.Jadi, Pilih yang Mana?Kalau kamu mencari G-Shock dengan desain unik dan sentuhan warna metalik, GA-2100LXB layak dipertimbangkan. Varian dengan aksen emas cocok untuk yang ingin tampil lebih mencolok, sedangkan model metalik gelap memberi kesan lebih kalem dan maskulin. Namun, jika kamu butuh fitur lebih lengkap seperti konektivitas pintar, sebaiknya cari opsi lain.Harga dan VerdictEstimasi harga GA-2100LXB berada di kisaran Rp 2,5 juta sampai Rp 3 juta. Ambil jam ini jika kamu ingin gaya klasik G-Shock dengan desain bezel oktagonal dan keandalan dasar yang kuat. Skip jika kamu mencari jam dengan fitur pintar atau sensor tambahan. GA-2100LXB tetap pilihan solid untuk penggemar jam tangan analog-digital yang tak perlu ribet tapi ingin tampil beda.(Via)
- 26 May, 2026
- •
- Anif Sirsaeba
Berita Casio G-Shock GA-2100LXB dan GM-2100LXB Bocor, Apa Bedanya?
Casio kembali bikin heboh dengan bocoran dua model anyar dari seri G-Shock 2100 yang sudah dikenal sebagai “CasiOak” karena bentuk bezel oktagonalnya. Model dengan kode GA-2100LXB dan GM-2100LXB ini muncul di database retailer Asia, menandakan langkah Casio untuk memperluas jajaran 2100 dengan sentuhan mewah. Desain bezel oktagonal ikonik pada seri GA-2100LXBVarian metal dengan bezel stainless steel pada GM-2100LXBSeri ini diprediksi rilis bersamaan seperti ekspansi 2100 sebelumnyaBelum ada informasi resmi soal harga dan tanggal rilis GA-2100LXB: Tetap Resin, Tapi Lebih Mewah?GA-2100LXB diperkirakan masih memakai resin sebagai bahan utama casing, mempertahankan kesan ringan dan tahan banting khas G-Shock. Namun, penambahan kode “LXB” mengisyaratkan sentuhan desain yang lebih mewah dibanding versi standar. Meski begitu, tanpa gambar resmi, kita belum tahu seberapa jauh perubahan estetika dan materialnya. Resin besar tapi manajemen desain yang hanya “sedikit mewah” bisa membuatnya terasa kurang istimewa bagi sebagian penggemar.GM-2100LXB: Metal Case untuk Pencinta KilauBerbeda dengan GA-2100LXB, GM-2100LXB menggunakan bezel stainless steel forged yang dipoles dengan finishing mirror di sisi dan hairline di bagian atas. Ini jelas upgrade yang bisa menarik perhatian mereka yang ingin G-Shock dengan aura lebih premium. Namun, sisi metal yang lebih berat dan kemungkinan harga lebih tinggi bisa jadi pertimbangan, apalagi jika fitur internal tidak mengalami banyak perubahan.Mengapa Casio Meluncurkan Dua Versi Sekaligus?Casio telah membuktikan strategi merilis dua versi sekaligus di lini 2100 berhasil membidik segmen berbeda. Resin untuk pengguna yang mengutamakan fungsi dan harga bersahabat, metal untuk kolektor dan pengguna gaya. Namun, risiko keduanya terlalu mirip dari segi fitur bisa membuat pilihan jadi kurang menarik. Kuncinya adalah bagaimana Casio memposisikan harga dan keunikan desain masing-masing.Jadi, Pilih yang Mana?Kalau mengutamakan bobot ringan dan harga yang mungkin lebih masuk akal, GA-2100LXB layak dicoba. Sementara GM-2100LXB cocok untuk yang ingin jam tangan G-Shock dengan kesan premium dan tidak keberatan dengan bobot dan harga lebih tinggi. Namun, tanpa info resmi, semua ini masih spekulasi yang harus ditunggu kepastian dari Casio.Harga & VerdictBelum ada harga resmi dari Casio. Namun, melihat tren seri 2100 sebelumnya, GA-2100LXB bisa dibanderol mulai Rp2 jutaan, sedangkan GM-2100LXB yang memakai metal case kemungkinan menyentuh Rp4 jutaan ke atas. Ambil GA-2100LXB jika butuh G-Shock yang ringan dengan desain sedikit mewah. Pilih GM-2100LXB jika mengutamakan estetika premium dan tidak keberatan menambah budget dan bobot. Skip jika Anda mengharapkan fitur baru karena ini tampak lebih ke penyegaran desain.(Via)
- 22 May, 2026
- •
- Anif Sirsaeba